
Sedangkan di Kampus Universitas Indonesia
Ospek Maba hari kedua sudah berlangsung, Clarissa yang hari itu begitu bersemangat mengikuti ospek nya, ia tak ingin melakukan kesalahan untuk yang kedua kalinya. Hari ini ia akan mengikuti kegiatan nya dengan begitu baik.
Saatnya semua panitia penyelenggara membuka kegiatan nya. Agenda Hari kedua adalah pengenalan lingkungan kampus, ruangan kelas, pengenalan dengan dosen dan ditutup dengan games.
Hari kedua Ospek, semua mahasiswa di kampus tersebut begitu antusias dan bersemangat, karena tak lama lagi mereka akan memulai pembelajaran menjadi seorang mahasiswa.
Mereka yang sudah berada di Aula gedung rektorat di persilahkan untuk duduk dibangku yang sudah disediakan, mereka semua diharuskan untuk mengikuti semua arahan dari ketua panitia ospek. Ketua nya sendiri adalah Bryan.
Bryan sudah sangat bersiap mengatur semua kegiatan hari ini.
"Oke Adik-adik calon Maba kita buka kegiatan kali ini diawali dengan berdoa terlebih dahulu, mudah mudahan ospek hari kedua berjalan dengan lancar tanpa ada hambatan" ujar Bryan dan langsung memposisikan tubuhnya dengan berdo'a
"Berdoa sesuai dengan kepercayaan dan keyakinan masing-masing, berdoa di mulai"
"Selesai"
Setelah berhasil berdoa Bryan beranjak berdiri dan ia menginformasikan acara selanjutnya.
Ia berdiri mematung didepan calon mahasiswa baru nya.
Dibarisan pertama Clarissa duduk dengan menegakkan badannya, ia juga fokus menatap ke depan.
Bryan yang saat itu berdiri sejajar dengan Clarissa, tanpa sengaja ia begitu merasakan ada sesuatu di dalam hatinya yang tak biasa. Saat netra coklat nya sudah berhasil menatap ke arah wajah Clarissa dengan begitu lama, perasaan nya mulai campur aduk, entah apa yang sebenarnya ia rasakan. Baru kali ini ia begitu terpana melihat kecantikan Clarissa.
Clarissa hanya diam tak bergeming. Ia seakan tak merasakan apa-apa saat Bryan tengah memandangi wajahnya.
"Shutttt ko Lo malah diam saja, ayo lanjutin acaranya" bisik Fajar yang sudah menyenggol lengan Bryan, sehingga ia mulai tersadar
"Eh sorry... sorry" sahut Bryan
"Lo kenapa ga fokus, ahh gua tau Lo lagi menatap adik tingkat itu kan???" tanya Fajar berusaha menggoda
"Apaan sih, adik tingkat yang mana lagi" jawab Bryan sedikit berbohong
"Itu tuh yang duduk didepan sejajar dengan Lo.. ya sih gue ga bohong dia memang cantik" timpal Fajar kembali menunjuk jari tangan ke arah Clarissa
"Apaan sih dasar cowok playboy, gua laporin ke Intan biar tau rasa!!!" ancam Bryan
"Ck main lapor lapor aja kaya polisi" ucap Fajar terkekeh
Seketika Bryan merasa senang, ia juga tak bisa membohongi hatinya, memang ia juga menyadari bahwa Clarissa memang begitu cantik.
__ADS_1
"Gue mengakui memang itu cewek cantik, ahh mikir apa sih gue.. pokonya gue harus bersikap profesional!!!" batin Bryan
Bryan tidak ingin terus terusan memikirkan sesuatu yang menurut nya tidak penting, ia dengan segera melanjutkan kembali ke acara ospeknya.
"Adik adik sekalian sekarang saatnya kita mengenali semua ruangan yang berada di kampus ini. KK berharap selama kegiatan berlangsung kalian harus tetap bersikap tenang dan jangan membuat keributan.. kalian paham!!!" ucap Bryan
"Paham kak" Sahut semua calon mahasiswa baru
"Oke baiklah lah,.mari kalian mulai berdiri"
"Kalian berjalan dengan berbaris ya, jangan saling bersenggolan KK minta kalian tertib" titah Bryant
"Baik kak"
"Ya sudah mari ikuti langkah KK" pintanya kembali
...****************...
Mereka semua akhirnya berkeliling menyusuri setiap ruangan kampus yang berada disana. Mulai dari ruangan Rektor, Dekan, ruangan perpustakaan, ruangan UKS, ruangan dosen, ruangan kelas semua jurusan, ruangan laboratorium, ruangan kantin, toilet, dan juga gedung olahraga yang berada disana. Mereka semua menyusuri setiap ruangan tanpa ada yang terlewat.
"Nah adik adik ini adalah ruangan Laboratorium" ucap Bryan berusaha menunjukkan ruangan itu
Calon mahasiswa baru semua bergantian masuk, begitu juga dengan Clarissa yang mulai masuk, saat kakinya berusaha masuk kedalam dari ambang pintu dirinya berpapasan dengan Bryan.
Clarissa tersenyum dan mengangguk
Bryan tak merespon ia hanya cuek.
"So manis banget sih" batin Bryan
Clarissa berkeliling melihat ke arah sudut ruangan laboratorium. Ia juga melihat-lihat disana sudah banyak alat laboratorium mulai dari gelas ukur, corong gelas, labu takar, erlenmenyer, tabung reaksi dll yang berada di ruangan itu.
Clarissa berusaha menyentuh tabung reaksi, saat tangan nya hampir saja menyentuh dari arah belakang datanglah Bryan
"Jangan disentuh" tukas Bryan dengan nada tinggi sehingga Clarissa terperanjat dan terkejut
Clarissa mulai menoleh dan membalikkan badannya
"Disini itu kita hanya lihat lihat saja, jangan mencoba menyentuh. Kamu paham???" tanya Bryan dengan tatapan sinis.
"I-iya paham kak" jawab Clarissa menunduk dan tak berani menatap ke arah wajah Bryan
"Bagus, kemarin kamu sudah melakukan kesalahan. Hari ini jangan mengulang nya kembali. Apa mau kamu aku kasih hukuman, dan nilai kamu yang paling kecil" umpat Bryan
__ADS_1
"Tidak kak" balas Clarissa
"Ya sudah sekarang kamu boleh tinggal kan ruangan ini, giliran sama yang lain" pintanya
"Baik kak" ucap Clarissa dengan berlalu pergi
Setelah Clarissa pergi dari hadapannya, sebenarnya Bryan merasa tak enak hati.
"Maafkan aku, habisnya kamu selalu buat aku kesal" batin Bryan
**
Setelah semua calon mahasiswa baru sudah selesai memasuki ruangan laboratorium, kini mereka kembali melanjutkan langkahnya menyusuri ruangan yang lain. Kali ini adalah ruangan UKS yang mereka datangi
"Nah adik adik disini adalah ruangan UKS.. siapa yang sudah pernah kesini???" tanya Bryan
Seketika Clarissa yang tersadar menundukkan kepalanya, sedangkan Bryan yang berdiri dihadapan semua calon mahasiswa hanya menatap tajam ke arah Clarissa. Lagi-lagi Bryan sudah berhasil membuat Clarissa merasa bersedih.
Clarissa berusaha kuat, karena tujuan ospek itu, baginya untuk melatih mental dan juga kedisplinan. Ia tak merasa ambil pusing dengan perbuatan KK tingkat nya itu, yang memang sudah membuat perasaan Clarissa tercabik.
"Oh ya saya minta kamu kesini, kehadapan saya sekarang" pinta Bryan kepada Clarissa
Clarissa yang awalnya masih ragu, tetapi karena KK tingkat nya menunjuk dirinya ia akhirnya memutuskan untuk melangkah mendekati Bryan, karena ia sendiri pun tidak ingin mendapatkan hukuman untuk yang kedua kalinya.
"Iya kak ada apa??" tanya Clarissa yang sudah mendekati Bryan
"Saya minta,.kamu menjelaskan kepada rekan kamu yang lain tentang ruangan UKS. Kamu jelaskan diruangan ini ada apa saja, dan tujuan ruangan ini untuk apa. Dengan jelas dan detail !!!!" pinta Bryan
"Baik kak" ucap Clarissa dengan menengakkan badannya dan mengatur nafas terlebih dahulu
"Baik rekan-rekan mahasiswa sekalian, perkenalkan nama saya adalah Clarissa Aulia, saya adalah calon mahasiswa baru di kampus ini. Saya mengambil jurusan informatika dan teknik komputer" ucap Clarissa
"Saya gak minta kamu memperkenalkan diri, saya minta kamu menjelaskan kepada rekan kamu tentang ruangan ini" sanggah Bryan
"Iya sebentar dulu dong kak,.saya juga harus memperkenalkan diri dulu kepada mereka" balas Clarissa yang sudah dibuat sangat kesal terhadap KK tingkat nya
"Oke silahkan tapi jangan lama, saya beri waktu kamu 1 menit untuk menjelaskan nya, di mulai dari sekarang" pinta Bryan dengan senyuman mengejek
Clarissa menoleh dan memainkan bola matanya
"Hushh kenapa sih harus berurusan terus sama KK tingkat yang satu ini, kelakuan nya nyebelin banget" gerutu Clarissa didalam hatinya
"Oke rekan rekan jadi di ruangan UKS itu didalamnya terdapat brankar, kotak P3K, nakas, kursi, selimut. Terus ruangan UKS sendiri adalah ruangan yang disediakan bagi mahasiswa yang sedang sakit saat sedang melakukan kegiatan pembelajaran di lingkungan kampus, mereka akan ditangani oleh dokter yang sudah ditugaskan menangani mahasiswa yang dibawa ke UKS" ungkap Clarissa
__ADS_1
"Ya sudah informasi yang kamu sampaikan sudah cukup"
"Sana kembali lagi ke barisan" titah Bryan