
Lala dan Nafis pun pulang telat karna Cika yang tak mau berurusan dengan kakak kelas tadi. Setelah semua siswa siswi pulang semua Cika Lala dan Nafis segera pulang.
di depan gerbang ternyata ada kak Rizal yang dari tadi menunggu Cika keluar dari gedung sekolahan, Cika yang melihatnya jadi mempercepat langkahnya dan tak ingin menengok ke arah kak Rizal.
" ni orang ngapain juga ada di depan pintu, gara-gara dia aku di katain cewek ke gatelan " gumam cika dalam batinnya.
Rizal yang melihat kedatangannya Cika dia melambaikan tangan.
" hai Cik " kata Rizal sambil melambaikan tangannya.
" apaan si ni orang pakek nyapa aku segala lagi " gumam Cika dalam hatinya
Cika tak balas sapaan dari Rizal dia lebih mengabaikannya dan trus berjalan dan tiba-tiba tang Cika yang di tarik sama Rizal.
" apa si kak lepasin " kata Cika mencoba melepaskan tangannya yang di pegang oleh Riza
" pulang bareng aku ya " kata Rizal.
" aku gak mau dan jangan pernah deketin aku lagi " kata Cika dengan menekan kata-katanya yang terakhir lalu menggebaskan tangannya yang di pegang oleh Rizal.
" kenapa ? " kata Rizal.
Cika tak memperdulikan pertanyaan dari Rizal dia trus berjalan yang di ikuti oleh Nafis, sedangkan Lala menjelaskan kenapa Cika marah seperti itu.
" kak, Cika marah kayak gitu karna ulah anak kelas kakak " kata Lala.
" ada apa dengan teman kelas ku ? " kata Rizal kebingungan.
" tadi Cika Lala dan Nafis selesai istirahat kita mau masuk kelas, dan tiba-tiba temen kakak menghadang perjalanan kita bertiga dia marah-marah sama kita bertiga lalu Cika di katain cewek ke gatelan " kata Lala
__ADS_1
" siapa yang bialng gitu ? " jawab Rizal .
" gak tau namanya aku kak " kata Lala.
" ciri-cirinya gimana ? " kata Rizal.
" biasanya dia bertiga trus dia kayaknya the geng gitu ". kata Lala.
" MILA " kata Rizal sambil marah.
batin Rizal " awas aja besok mil akan ku habisi kamu "
" siapa itu kak? " kata Lala .
" dia yang gangguin kamu tadi itu Mila namanya "
" ooh... yaudah kakak aku pergi dulu " kata Lala.
iya sama-sama kak " kata Lala sambil melangkah pergi.
setelah percakapan Lala berakhir dia langsung melangkah menuju Cika dan nafis sambil nyungingkan mulutnya berbentuk senyuman.
" kesambet apa lho kok senyum-senyum " kata Nafis dengan wajah bingun.
" hahahaha gak papa, cuma kasian aja liat kalian nunggu aku kayak gini, seperti orang ilang nyariin Ibunya aja kalian " kata Lala dengan ketawa dan mengejeknya.
" enak aja kalo bicara kamu " kata Cika dengan sinis.
" yeee, sinis aja kamu cik " kata Lala dengan ketawa
__ADS_1
" udah la ayo kita pulang " kata Cika dengan melangkahkan kakinya
yang di ikuti oleh Nafis dan Lala.
" eh jangan pulang dulu dong " kata Nafis
" trus mau ngapain " jwab Cika dengan datar
" Cik kita ke caffe dulu yuk " kata Nafis
" iya ayo... lagian aku udah bosen dengan hari ini " kata Cika yang menyetujui perkataan Nafis.
" kamu ikut gak " kata Nafis bertanya pada Lala .
" aku kan anaknya setia, jadi aku ngikut aja deh " kata Lala sambil ketawa.
"ih... tumben si kamu itu " kata Nafis yang mengidik-gidikkan bahunya.
di ikutin Cika dan Lala yang tertawa terbahak-bahak.
sekarang mood Cika kembali normal lagi, Cika mulai ikut ketawa bersamaan-sama dengan Lala dan Nafis karena tingka teman-temannya itu.
" eh makasih ya, kalian setia deh sama aku dari tadi " kata Cika dengan senyuman manisnya..
" ok sama-sama " kata Nafis dan lala di jawab bersmaan sambil senyum.
mereka bertiga mampir ke ke caffe dulu yang deket dengan sekolahannya, setelah sampai di caffe mereka duduk di deket cendela.
SABAR YA GAES UNTUK MENUNGGU KE TITIK POINNYA, AUTHOR BUATNYA JUGA PELAN-PELAN KARNA AUTHOR JUGA SIBUK KE SALON DAN KE PESANTREN ππππ
__ADS_1
DAN AUTHOR PASTIKAN SETIAP HARI UPDATE.
semoga kali senang ya denga ceritanyaπππ