Bodyguard Nency

Bodyguard Nency
12. Duel Masih Berlanjut


__ADS_3

Tidak terasa kejadian itu sudah berlangsung 2 jam, tentu saja media sudah berdatangan untuk meliput kejadian itu secara live.


"Ton...kau masih disitu???"


"Heii...bung kau tidak apa apa??"


"Ya...hanya terkena pecahan kaca saja, Ton hubungi komandan mu, aku melihat helikopter salah satu stasiun televisi wara wiri dari tadi, minta komandam mu menghentikan helikopter itu"


"Media sudah berdatangan bung.."


"Celaka...!!!"


"Kenapa bung??"


"Segera hentikan helikopter itu, itu membahayakan posisiku bahkan helikopter itu sendiri, salah salah bisa jadi sasaran empuk sniper itu dan menambah korban


..segera...!!"


"Baik bung..kukerjakan"


Beberapa saat kemudian.


"Izin komandan, komandan bisakah kita minta helikopter itu berhenti mengudara, Helikopter itu membahayakan Andi dan dirinya sendiri, mereka meliput live"


"Benar...segera ku isolasi helikopter itu, kenapa tidak terpikirkan oleh ku, terima kasih Ton"


"Terima kasih komandan"


5 Menit kemudian Helikopter itu sudah tidak terlihat lagi mengudara di atas taman.


*****


Sementara itu di suatu tempat yang jauh.


Hmm...siapa.melindungi siapa, siapa menjadi target siapa, Sniper vs Sniper..hmmm, ku coba hubungi Nency, karena ini di kotaku...atau jangaaan.....jangaaaannn itu Andi...!!!


Segera Steven mengambil Handphone nya, untuk menghubungi Andi, ternyata tidak aktif, kemudian Steven menghubungi Nency, sama tidak aktif juga.


Hmmm....kenapa semua tidak aktif, ada aoa ini??? ooh Jimmi...ya benar Jimmi


Tuuut....tuuut....


"Halo...iya tuan Steven"


"Aku melihat berita di Televisi, apa yang terjadi?? di kota ku??"


"Maaf Tuan kami tidak mengabari anda, itu Andi sedang berduel dengan sniper gelap yang mengincar Nona Nency???"


"Apa????!!!!!!, bagaimana keadaan Nency???"


"Nona Nency terjebak, ditengaj tengah duel ini tuan, kami sedang berusaha mengevakuasinya, namun masih belum memungkinkan"


"Segeraaa.....segera kau selamatkan Nency...!!! aku tidak mau tau caranya bagaimanapun, segera keluarkan Nency...!"


"Tuan kami sedang mengusahakannya, ini sniper tuan, tidak terlihat, sangat berbahaya tuan, semua tertahan Tuan kita tidak bisa ambil resiko , terlalu bahaya Tuan"


"AKU TIDAK MAU DENGAR ALASAN APAPUN...!!!"

__ADS_1


"Tuan tolong dengarkan kami, ini menyangkut nyawa banyak orang tuan, di gedung itu saja banyak karyawan tertahan, kami berharap tidak ada jatuh korban atau sandera disana"


Steven terdiam dan memikirkan semua kata kata Jimmi.


"Iya kamu benar, kemudian bagaimana sekarang???"


"Kita berharap Andi segera menyelesaikan semuanya dengan baik tuan"


"Baik...akan kuusahakan segera terbang kesana"


"Baik Tuan, saya koordinasi dulu dengan komandan"


*******


Sepertinya dia sudah tidak dapat menemukan ku disini..baiklah saatnya menuntaskan semuanya, cukup sudah


Andi mundur 3 blok ke belakang dan berada di atap salah satu gedung yang tinggi.


Ya ampun aku lupa dengan drone ku,..


Andi mengambil IPAD nya dan memeriksa dimana keberaraan drone nya.


Wah tergeletak di dekat pohon, kucoba hidupkan lagi, mudah mudahan masih normal, nah ternyata masih bisa.


Digedung persembunyian sniper musuh.


Tidak bisa bergerak kau sekarang,ku bikin kau tidak bisa keluar..rasakan kau..tidak terlihat ada gerakan apa apa disana.


Sniper musuh itu salah memprediksi sasarannya, dia mengira Andi di dalam gedung itu, sekian lama sniper itu berjaga namun tidak menemukan apa apa.


Sial...kemana dia kabur, sepertinya aku harus pindah lagi.


Coba ku arahkan ke sebelah sana drone ku..hmm banyak karyawan di gedung itu, sepertinya kurang efektif.


Andi mematikan drone nya dan mengambil binoculas nya,dengan binoculas elektriknya Andi menyisir tiap gedung dengan zoom 5000x..akhirnya Andi melihat sosok orang tiarap dengan Senapan lengkap.


Disitu rupanya kau, baik segera ku akhiri drama ini sobat..


Andi menghitung jarak dan kecepatan angin, dengan binoculas elektriknya.


Jarak 950 yar, kecepatan angin 5 knot, 3/4 dorong ke kanan, "Tiiiikkk.....tiiiikk....tiiikkk"


Andi mensetting tele di senapannya, Andi menarik nafas dan sekejap menenangkan diri, agar senapannya tidak terlalu goyang karena gerakan tubuhnya, sekejap kemudian. setelah tenang dan siap


"BLAAAARRRRR.....PRANGGG....!!!"


Andi mengambil binoculas nya, memeriksa keadaan, nampak tubuh itu tidak bergerak..


pyuuuuhhhh......


"Ton...kau masih disana???"


"Siap membantu mu bung"


"Apakah ada pasukan khusus yang standby??"


"Sebentar kutanyakan komandanku"

__ADS_1


"Jika ada, segera menuju gedung kosong di sisi tenggara jaraknya kurang lebih sekilo"


"Apakah kau sudah mengalahkannya??"


"Sepertinya....segera lah cek"


"Siaaapp...!!!"


Tidak berapa lama sati geru pasukan khusus menyisir gedung yang di maksud Andi.setelah masuk ke dalam gedung itu dan menyisir semua ruangan, mereka menemukan se sosok orang berbaju hitam tergeletak tidak bernyawa, lengkap dengan senapan runduk nya.


"Lapor komandan, kami sudah menemukan tersangka, tersangka sudah finish"


laporan dari komandan regu pasukan khusus itu.


"Baik..segera bereskan".


Drrrtttt.....


"Siap...."


"Target sudah selesai, kerja bagus dari rekanan mu"


"Siap komandan"


Sementara Andi masih berbaring di atas atap gedung itu sambil mengatur nafas nya..


Akhirnya selesai juga drama ini...pyuuuhhh


" Bung, sudah selesai...kerja bagus bung"


"Yah...syukurlah...hehehe"


"Kau berada dimana bung?"


"Aku ada diatas, kira kira 1,5km dari taman"


"Apa??? sejauh itu kah kau berlari tadi??"


"He.hehehe.....oya segera jemput Nona Nency"


"Baik"


Tak lama kemudian Toni menghampiri Nency yang masih tiarap di tempat semula.


"Nona....."


Nency menengadahkan kepalanya, ketika melihat Toni yang datang Nency langsung berdiri.


"Semua sudah aman?? dimana Andi??"


"Sudah di selesaikan Andi nona..dia ada sekitar 1,5km dari sini dan selamat"


"Hah...!!! jauh sekali..tapi dia selamat??"


"Hanya luka ringan saja".


Toni pun membawa kembali Nency dan memberinya air mineral..mereka pun bersiap untuk pulang.

__ADS_1


-----------


Ayoooooo......author di bantu yaaa....vote, like dan masukannya


__ADS_2