Bodyguard Nency

Bodyguard Nency
03. Tamu Tak Di Undang


__ADS_3

Gerimis malam itu membuat udara dingin semakin menusuk di tulang,Andi berada di kamarnya sambil mengawasi layar LCD TV dan IPAD nya, sambil mengawasi seluruh sudut rumah Steven. Andi hanya menggelengkan kepala melihat Toni dan Jimy diruangannya tertidur pulas.


Andi menyandarkan tubuh nya di kepala Spring bednya, tidak lupa Andi menghidupkan semua Alarm yang sudah di instalnya di semua sudut rumah


Dua jam kemudian..


Tiiit..ttiiittt...tiiiitttt....tititititiiiiìiiiiiiit


Alarm yang di pasang Andi berbunyi, Andi terjaga langsung melihat ke Layar LCD dan IPAD nya, Andi melihat 2 orang bergereak mengendap endap di dekat pintu dapur, Andi segera menyiapkan peralatannya, Kemudian Andi memasang thermal dan mematikan lampu di beberapa ruangan, segera Andi turun ke bawah.


Dekat kolam renang Andi melihat salah seorang Andi mendekati dan dengan sekali gerakan Andi mengunci dan melumpuhkannya, kemudian Andi mengendap mencari yang seorang lagi dan Bingo....dua kali gerakan Andi melumpuhkan mereka, setelah dilumpuhkan Andi mengikat keduanya


"Apa yang kalian ambil?!!"


"Aampuuun pak...aaa.ampun...kami hanya ingin mencuri TV dan PC itu paaakk.."


"Plakkk...!!!!


Jimy menampar mereka


"Berani berani nya kalian masuk ke kandang singa..,cari mati kalian...!!!!"


"Tttiiiidaaak paak...aaa ampuun..."


"Kau urus mereka, aku akan memeriksa ke dalam"


"Baik bung "..

__ADS_1


Kemudian Toni dan Jimy membawa mereka ke sebuah ruangan, sementara Toni menelpon rekan rekan nya di kantor.


Tok...tok...tok...


"Siapa???"


" Saya Nona...Saya Andi, Apakah Nona Nancy baik baik saja??"


Andi menanyakan keadaan Nancy dari balik pintu


"Ya aku baik baik saja, siapa mereka??"


"Hanya pencuri biasa Nona, baiklah jika Nona tidak apa apa, saya pamit"


Tidak mungkin mereka hanya ingin mencuri TV dan PC...Pasti ada maksud lain dari mereka..PC???


Ke esokan harinya


"Bung mereka hanya pencuri biasa, mereka sudah ku serahkan ke kantor Polisi "


"Bisakah aku minta orang khusus kepada kantormu untuk mengawasi mereka??"


"Ada apa??? mereka hanya pencuri biasa bung, kenapa kau sangat berlebihan"


"Tidak...mereka bukan pencuri biasa, mereka sindikat yang ingin membahayakan Nona Nancy"


"Ah..kau terlalu mengada ada bung, sudah lah ke khawatiranmu berlebihan,Selama ada aku Nona Nancy akan baik baik saja"

__ADS_1


Andi menoleh dan memandang wajah Toni dengan tatapan serius


"Baiklah, kita lihat saja nanti"


Andi berlalu pergi meninggalkan Toni yang masih tidak faham dengan maksud pembicaraan Andi..


Andi terlihat sedang menerima tlp dan berdiri di pinggir kolam renang


"Markas sudah menganalisa mikrochip itu,mikrochip itu ternyata mengandung rahasia di dalamnya"


"Rahasia data transaksi keuangan salah satu pejabat terpandang di negara saat ini kamu berada, masih di selidiki maksud mereka apa melakukan ini semua"


"Baik Komandan di mengerti, saya harap komandan support saya"


"Itu pasti, nanti jika ada perkembangan lainnya, akan saya kabari, lebih tingkatkan kewaspadaanmu, utamakan tugas utama mu"


"Siap..!! laksanakan..!!!"


Andi menutup telponnya, Andi terlihat berfikir keras


Apa tujuan mereka melakukan ini semua, seberapa penting dan kenapa mereka membawa ke dalam rumah ini dan menyeret Nona Nancy ....


---------------


"Permintaan mu di kabulkan Komandanku bung"


"Terima kasih atas bantuanmu , hal ini sangat penting"

__ADS_1


Toni semakin tidak mengerti dengan apa yang di katakan Andi


__ADS_2