
"Kawan kawan kita tidak bisa terus terusan bertahan seperti ini.."
"Lalu apa rencana mu bung???"....
"Beri aku tembakan perlindungan, aku akan berlari ke arah mobil.."
"Kau yakin????!!!"
"Andi....itu terlalu berbahaya...." ucap Nency kepada Andi dan di aminkan pula oleh Steven.
"Tidak ada cara lain lagi nona...tuan dan ini harus saya lakukan..."
Baku tembak masih terjadi...tidak berap lama nampak dari kejauhan lampu strobo milik polisi mendekat ke lokasi, setelah tiba di lokasi polisi segera membentuk parameter perlindungan.
"SEMUANYA HARAP MENYERAH....HENTIKAN TEMBAKAN SEKARANG JUGA....!!!!" suara komandan polisi setempat menggema melaluo pengeras suara.
"SEKALI LAGI SAYA.......DOOOR!!!!!.DOOOORR!!!!!!!!!! DOOOR!!!!....tembakan mengarah ke polisi....Dengan segera Polisi juga membalas tembakan itu,...TREETETETETET...suara senapan polisi menyalak ke arah penembaknya.
"Cover me!!!!!....aku segera menuju ke mobil...!! bantu mereka (Polisi) ...."
Secepat kilat Andi berlari menuju mobil Steven.
CIIIIITTT...!!!!! BRUUUMMMM.......sekejap mobil Steven sudah ada di depan mereka.
"Tuan...!!! Nona....!!! cepat masuk...!!!
"Bagaimana dengan Toni dan Jimi..???!!!"
"Mereka tidak akan apa apa...cepat masuk...!!!"
"Cepaaaat nonaaa....masuuukkk mobill...!!!!!" Toni sedikit berteriak.
"COVER IN FIRE....!!! DOOOR....DOOOOR....DOOOOR....!!!! Steven dan Nency menuju mobil..
DOOOR!!!!!....DOOOOR!!!!!....TRAAAAANG!!!! Peluru baru saja menembus kaca mobil Steven.
"KALIAN YANG DI MOBIL HITAM JANGAN LARIIII..!!!!!" Polisi setempat juga memberi peringatan kepada Andi.
BRUUUUMMMMM!!!! ......CIIIIITTT...Andi menginjak gas mobil sekuatnya, agar segera keluar dari kekacauan disana.Steven nampak terengah engah, sedangkan Nency menangis sejadinya.
__ADS_1
"Haaah...haaahh....hhhuuuh...tenanglah sayang...kita sudah lolos"
Nency tetap saja menangis sejadi jadinya, segera Steven memeluk untuk menenangkan Nency,mobil terus dikemudikan Andi dengan kecepatan tinggi,andi melihat ke spion luar nampak kelap kelip lampu strobo polisi mengejar mereka.
"MOBIL HITAM DI DEPAN.....BERHENTI ATAU KAMI LUMPUHKAN MOBIL KALIAN...!!!!!" Andi tidak peduli dengan peringatan itu.
DOOOR....DOOOORR!!!! tembakan peringatan di lepaskan oleh polisi yang mengejar mereka
"Aaaaaaa........aku takuuuutttt....!!!!" Nency berteriak di dalam mobil.
"Tidak apa nona...nona tenanglah"
"Iya sayang...semua akan baik baik saja, bung menepilah nanti...biar kujelaskan dengan mereka, mereka salah sangka bung...segera tepikan mobilnya bung..."
Sebenarnya Andi merasa tidak yakin, namun ini adalah perintah Steven orang yang mengontraknya.
"Baik tuan...biar saya yang keluar, tuan dan nona di dalam saja, kunci pintu"
"Tidak...biar aku saja, wajahku cukup di kenal"
Setelah mobil berhenti, Steven langsung keluar mobil dan melambaikan tangam ke arah polisi yang mengejar mereka.
"Tenang pak, tenang.... kami ini korban...kami tidak terlibat dengan kelompok tadi."
"ANGKAT TANGANMU DAN BERLUTUT...!!!!"
"Apakah kalian tidak mengenali ku???....Aku Steven Wu...pemilik SUN Coorporation.."
"BANYAK BICARA KAU..!!! BUUUKK...!!!" Sebuah tongkat menghantam ulu hati Steven sontak membuat Steven terhuyung jatuh, Secepat kilat Andi mengamankan Steven dan menghajar 4 orang polisi itu dalam waktu kurang dari 2 menit.
"Tuan.....tuan....tuan..!!!" Steven yang kena hantam ulu hatinya ternyata pingsan, segera Andi memapah tubuh Steven ke dalam mobil, baru saja selesai Andi memasukkan Steven, tiba tiba datang mobil sedan dengan kecepatan tinggi.
"Nona..!!!! tutup pintinya segera...!!!!....Benar saja dua pucuk moncong senjata keluar dari dalam mobil dan memberondong mereka, sigap Andi membalas tembakan mereka.
"DOOORR!!!!....DOOOORRR!!!....DOOOORR!!!..DOOORR!!!!....sambil menyetir Andi membalas tembakan orang tak dikenal itu.Andi mengarahkan mobil nya ke bawah Fly over.
Oke..kutunggu kalian disini....
"Nona....kau tidak apa apa???"
__ADS_1
"Aku tidak apa apa" Nency menjawab dengan nada ketakutan.
"Nona...kau di dalam mobil saja, biar kubereskan dua mobil tadi"
"Tapi.........."
"Aku tidak akan jauh dari Nona dan tuan Steven"Nency mengangguk pelan.
Segers Steven menyembunyikan mobil Steven di daerah yang gelap.
BRUMMMMMM.......mobil orang tak dikenal itu berjalan pelan menyisir kolong Fly over yang gelap..
"DOOOORRR!!!!!.....DOOOOORRR!!!!!!....DOOOORR!!!!.DOOOOR!!!!!....
4X tembakan di arahkan Andi ke tangki mobil itu agar segera musnah.
BLAAAAARRRRRR!!!!!......Mobil itu meledak seketika.
DOOOORR!!!!.....DOOOOORR!!!!!.....Andi mendapatkan tembakan balasan dari mobil satu nya,andi membalas tembakan itu dan berusaha mengincar Tangki bahan bakar mobil orang tak di kenal itu, namun mereka bersembunyi di balik tiang.
Mengendao endap Andi berjalan berputar sambil reload pistolnya.Nampak dua orang turun dari mobil dan mengendap endap pula.
Andi segera memasang kaca mata Thermalnya.kedua orang tadi berpencar.
Oke....sebelah kiri dulu kuhabisi....
Andi mengeluarkan sangkurnya, mengendap endap mendekati yang seorang dan....
JLEBBBB....Andi mengunci tubuh orang itu dari belakang dan menusukkan sangkurnya.
Satu tumbang....dimana kau....
Kembali Andi mengendap endap mencari target berikutnya, namun ternyata....
BUUUK....!!!! sebuah tendangan mengenai dada Andi. Andi sedikit terhuyung kebelakang, perkelahian tidak terelakkan berapa kali mereka jual beli pukulan.Tendangan keras Andi membuat orang tadi terhuyung, dengan segera Andi menguncinya.
KRAAAAKKK....terdengar suara tulang patah, seketika tubuh itu tidak bergerak, Andi kembali melakukan pemeriksaan secara detail di lokasi dan mendekati mobil orang orang tadi secara hati hati.
-----------------
__ADS_1
Terima kasih............ Untuk yang sudah mampir dan membaca Novelku....ayo dong kasih like, Vote and masukannya.....biar semangat lanjutinnya.