
"Apa yang terjadi? kenapa kau membuat ulah di acara pernikahan ku!" Isabella terus saja mengomeli Alejandro yang sudah membuat kekacauan. Mulutnya tak henti bicara, sedangkan tangannya membantu mengolesi salep di luka lebam pria itu.
"Aww! pelan pelan, Isabel." ia meringis, Edgar sungguh membuatnya babak belur. Sekujur tubuhnya tak lepas dari amukan paman dari wanita yang ia cintai.
"Biar saja, rasakan ini!" Isabella sengaja menekan luka, kesal sekali! Bisakah Alejandro tidak mengganggu kehidupannya? pergi jauh saja dari pandangannya?
Alejandro tidak punya pilihan lain lagi, selain mengatakan hubungan masalalu dirinya dan Isabella. Karena ia yakin, hanya cara itu yang bisa menggagalkan pernikahan tersebut. Biarlah dia mendapatkan amukan dari keluarga Isabella, yang terpenting Isabella akan tetap menjadi miliknya.
Si bodoh Markus tak kunjung datang setelah Alejandro memerintahkan untuk bersiap, menculik Isabella. Karena tak sabar menunggu lebih lama, Alejandro pun dengan percaya diri mengungkapkan yang sebenarnya. Benar saja, Edgar yang pertama kali maju dan memberikan puluhan pukulan hingga terkapar.
"Aku sudah curiga, dan ternyata benar kau menyukai calon istri ku." Jordan menyela perdebatan kecil kedua insan itu. Pria itu juga yang telah membantu Alejandro lepas dari Edgar.
Alejandro menetap sinis, Jordan sudah tahu semuanya. Jadi ia tidak perlu berpura-pura baik pada saingannya. "CK! kalian batal menikah, jadi jangan menyebut Isabella calon istri mu lagi. Aku geli mendengarnya." nadanya begitu ketus. Jordan ini sok terlihat tampan saja di depan Isabella!
"Diam kau!" seru Isabella sambil menekan luka lebam lelaki yang sedang kesakitan tetapi masih saja terlihat arogan.
"Aww! sakit sayang.."
Kali ini Jordan yang berdecih. "Kau memang tidak tahu malu." ejeknya.
"Kau..." Alejandro ingin membalas ucapan Jordan. Ia tidak terima mendengar ejekan pria itu, namun Isabella menegurnya.
__ADS_1
"Kau bisa diam tidak! kalo tidak, urus sendiri luka mu ini!"
"Iya sayang, aku diam." Alejandro mencegah pergelangan tangan Isabella saat wanitanya hendak beranjak.
Alejandro merasa senang, Isabella masih memperdulikannya. Buktinya, wanita itu dengan telatennya mengobati luka lebam di wajahnya. Mendapatkan perhatian dari Isabella, pria itu semakin percaya diri jika Isabella masih mencintainya.
"Kau sudah tidak waras?" suara Jordan kembali terdengar mengejek. "Aku tahu calon istri ku ini cantik luar biasa, kau di larang mengaguminya." meski pernikahan mereka resmi dibatalkan, Jordan masih saja menganggap Isabella adalah calon istrinya.
"Aku tidak mendengar mu." jawabnya acuh. Terserah mau bilang apa, yang terpenting pernikahan mereka gagal. Dan Alejandro berharap bisa menggantikan Jordan, dan membawa Isabella ke altar.
"Ini sudah selesai, aku akan menemui nenek ku." dirasa sudah selesai, Isabella ingin melihat keadaan Elizabeth yang pasti syok mendengar kabar buruk ini.
Jordan muak melihat adegan dramatis itu, "Ayo Isabella, kita harus menemui nenek dan kedua orang tua ku." sebelum Alejandro membujuk dan mempengaruhi pikiran Isabella, ia harus membawa wanita itu pergi dari sana.
Tanpa menghiraukan ocehan Alejandro yang kesal atas sikapnya, Jordan menggiring Isabella untuk menemui keluarga besar mereka.
***
Berita mengenai Isabella yang pernah menjadi seorang budak sungguh membuat malu keluarga Smith. Keluarga bangsawan nan terhormat itu kini menjadi bahan berbincang orang-orang yang menyaksikan aksi Alejandro mengungkapkan kebenaran tersebut.
Elizabeth terduduk lemas. Wanita itu sangat menyesali kemalangan yang menimpa cucu perempuannya. Seharusnya, ia lebih dulu menemukan mereka dan membawanya pulang ke rumah. Sehingga peristiwa buruk ini tidak pernah terjadi.
__ADS_1
"Sudah Bu, jangan terlalu di pikiran. Ingat kesehatan ibu." Edgar menemani sang ibu yang tengah menangisi nasib malang Isabella.
"Ibu menyesal, kenapa tidak dari dulu kita mencari Anne dan anaknya." sekuat menahan tangisan agar tidak keluar, wanita berkulit keriput itu tetap saja tidak bisa membendung tangisannya.
"Ini sudah takdir. Bukan salah ibu atau siapapun."
"Tapi cucuku.. dan nama baiknya telah buruk. Bagaimana dia bisa melanjutkan hidupnya. Semua orang pasti akan menggunjingkannya." Elizabeth khawatir, kehidupan Isabella selanjutnya akan berdampak buruk. Semua orang akan menatapnya dengan hina. Elizabeth tidak terima cucu perempuannya di pandang sebelah mata hanya karena masalalu yang sama sekali tidak pernah diinginkan.
"Aku akan mencari pria yang mau menikahinya." mencari pengantin pengganti sangat mudah Edgar lakukan, mengingat mereka adalah keluarga bangsawan. Siapa yang akan menolak untuk menjadi bagian dari keluarga Smith?
"Jangan lakukan itu, ibu tidak mau nasibnya sama seperti Anne, putri ku. Isabella harus bahagia dengan pilihannya sendiri." ucapnya. Solusi yang amat sulit didapatkan untuk menyelesaikan masalah ini. "Ibu akan memikirkannya, untuk sekarang kau harus menutup mulut semua orang yang telah mendengar berita ini. Cukup terdengar di rumah ini saja, jangan sampai tersebar ke luar rumah apalagi sampai pihak kerajaan mendengarnya." para tamu undangan yang hadir belum diizinkan untuk keluar rumah ini. Sebelum ada perintah dari sang pemilik rumah.
"Baik, Bu." Edgar patuh. Bagaimanapun mengatasinya harus memikirkan dengan baik dan matang agar masalah tersebut cepat selesai, serta tidak terungkit di masa depan. "Aku akan membereskan pria brengsek itu!"
Elizabeth tidak menanggapi ucapan terakhir Edgar. Ia harus menenangkan diri agar kesehatannya tidak memburuk.
Tanpa mereka berdua sadari, Isabella mendengar semua pembicaraan tersebut. Wanita itu juga mendengar ucapan yang tidak enak di dengar mengenai dirinya sepanjang langkah untuk menemui Elizabeth.
Isabella sangat merasa bersalah, belum lama ia datang di keluarga Smith tetapi Isabella sudah mencoreng nama baik keluarganya. Ia tidak tega melihat Elizabeth dan Edgar menanggung malu atas kesalahannya.
Isabella menghirup udara dengan satu kali tarikan nafas, lalu mengeluarkannya perlahan. Isabella mulai melangkah mendekat. "Nenek..." panggilnya. "Aku akan menikah dengan Alejandro. Aku mencintainya nek." mungkin inilah jalan satu-satunya agar bisa mengurangi masalah yang ia timbulkan. Menikahi Alejandro, itu berarti ia kan pergi dari rumah ini. Semua akan baik-baik saja jika ia tidak lagi tinggal di keluarga Smith.
__ADS_1