Cassanova Penikmat Sepupu

Cassanova Penikmat Sepupu
Bab 106


__ADS_3

"Bagaimana Tuan, apa boleh aku sebentar lagi disini untuk menidurkan Naura dulu?"


"Ya sudah, lagipula aku mau mandi jadi kau temani lah Naura,"


Emilia pun tersenyum karena Gilbert mengizinkannya untuk tinggal lebih lama didalam kamarnya.


Sambil membacakan dongeng untuk Naura, Emilia berpikiran enak sekali menjadi Naura setiap hari tidur bareng dengan laki-laki setampan Gilbert, untung dia hanyalah anak kecil.


Lama membacakan dongeng untuk Naura membuat kedua mata Emilia sangat lengket ingin tertidur pulas,, hingga tak sadar Emilia pun tertidur sambil kedua tangannya masih memegangi buku dongeng dan posisinya duduk bersandar diheadboard ranjang.


Usai mandi Gilbert berpikir bahwa Emilia pasti sudah keluar dari kamarnya, sudah satu jam lebih Gilbert mandi! Tapi diluar dugaannya, Emilia ternyata ketiduran diatas ranjangnya lagi meskipun kali ini posisinya sambil duduk.


Terdengar dengkuran halus dari bibir Emilia, dilihatnya Naura juga sudah tertidur pulas! Gilbert pun ingin membangunkan Emilia, tapi melihat Emilia sepertinya sangat nyenyak sampai mendengkur halus, Gilbert pun mengurungkan niatnya itu


Berhubung dirinya pun sudah lelah ingin beristirahat, Gilbert duduk sini Ir ranjang dengan kepalanya yang ikut bersandar diheadboard! Tanpa berlama-lama kedua matanya terpejam dan mulai memasuki alam mimpi.


Entah siapa yang lebih dulu mengambil posisi berbaring, karena kenyataannya baik Gilbert dan juga Emilia kini tertidur berbaring diatas ranjang yang sama dengan Naura. Posisi tidur Naura yang tidak bisa diam, membuat Emilia bergeser-geser terus hingga mepet ke tubuh Gilbert.


Merasakan adanya kehangatan dan kenyamanan ditubuh Gilbert secara tidak sadar Emilia pun melingkarkan tangannya di pinggang Gilbert, dan Gilbert pun membalasnya karena berpikir kalau itu bantal guling.


Keduanya sama-sama saling menghangatkan satu sama lain. Hingga keesokan harinya, Emilia merasa bibirnya seperti disentuh oleh sesuatu yang membuat Emilia akhirnya terbangun dari tidurnya.


Betapa terkejutnya Emilia saat dia membuka kedua matanya, bibir Gilbert sudah menyentuh bibirnya tidak sampai disitu saja Emilia dan Gilbert tidur berhadap-hadapan dan saling memeluk satu sama lain.


Emilia yang sudah lebih dulu membuka kedua matanya, kedua bola matanya memutar sempurna dan disaat yang sama Gilbert pun terbangun dari tidurnya.


Aaaaaaa....


Emilia dan Gilbert sama-sama berteriak mendapati posisi tidur keduanya yang sudah seperti sepasang pengantin baru.

__ADS_1


Ckckckck..


Dibalik aksi Gilbert dan Emilia yang terkejut buka main mendapati keduanya tidur bersama dengan posisi seperti itu, Naura justru menertawakan aksi keduanya yang sudah heboh pagi-pagi buta begini.


"Tuan, apa yang sudah kau lakukan padaku? Bukankah semalam kau sudah janji untuk tidak lagi membahas janji ku pada mu, kenapa kau melakukan ini?" Emilia buru-buru turun dari ranjang sambil memperhatikan area bagian bawahnya.


"Melakukan apa? Aku hanya tidur di ranjang ku! Bukankah harusnya aku yang bertanya padamu, kenapa kau tidur di ranjang ini hah?"


Dipikir-pikir benar juga apa yang dikatakan oleh Gilbert. Emilia pun mencoba mengingat-ingat lagi kejadian semalam sebelum akhirnya dia tertidur pulas.


"Ya ampun, sepertinya aku ketiduran Tuan!Maaf Tuan aku sudah sangat lancang tolong jangan pecat aku Tuan,"


"Untung laki-laki itu aku, bagaimana jika diatas ranjang ini pria lain bisa-bisa kau sudah,, ah sudah lah cepat mandikan Naura!"


"Baik Tuan, sekali lagi aku minta maaf!"


Setelah meminta maaf dengan rasa menyesal, Emilia segera memandikan Naura karena hari ini adalah hari pertama dia sekolah.


Hari ini pun Gilbert mengantarkan Naura dan Emilia secara langsung, momen Naura pertama kali memakai seragam sekolah dan akan mulai menjadi siswi tentulah Gilbert tidak mau melewatkan hari ini.


Didalam perjalanan, Naura terus menerus meracau menceritakan tentang teman-teman sekelasnya yang dia temui kemarin.


"Dady, nanti Nola boleh kan undang teman-teman Nola ke lumah?"


"Boleh sayang, memang Naura sudah punya banyak teman?"


"Sudah Dady, kata meleka Nola cantik jadi meleka mau belteman sama Nola,"


Ckckckck..

__ADS_1


Mendengar hal itu Gilbert hanya tertawa kecil begitu juga dengan Emilia. Akhirnya sampailah di sekolahan Naura, ketiga turun dari mobil.


Gilbert mengantar Naura hingga anak itu masuk kedalam kelas!


"Aku pergi sekarang, nanti aku kirimkan orang untuk menjemput kalian!"


"Baik Tuan!"


"Satu lagi, untuk semalam aku minta maaf karena bibir ku sampai menyentuh bibir mu,"


"Tidak perlu minta maaf Tuan,"


"Tidak perlu minta maaf katamu? Apa kau memang senang dan menikmatinya?" goda Gilbert.


Seketika wajah Emilia langsung merah merona.


"Tidak begitu, dasar bos me sum,"


"Apa kau bilang?"


"Me sum!"


"Memangnya aku melakukan apa sampai kau mengatakan me sum padaku?"


Emilia pun tertawa kecil melihat Gilbert yang juga tertawa kecil padanya. Setelah saling melempar candaan Gilbert pergi meninggalkan Emilia.


Hari-hari berlalu, sudah satu Minggu lamanya dan hari ini Gilbert serta Naura akan menjemput kepulangan Domanick dan juga Lindsey. Masa bulan madu keduanya telah usai, dan semoga saja akan segera hadir adik untuk Naura dari rahim Lindsey.


Lanjut lagi engga???

__ADS_1


Like nya dulu dong, biar makk semangat 😁


__ADS_2