
♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️
Masih dihimbau untuk yang tidak terlalu suka adegan nganu boleh melipir dari bab ini ya, tapi kalau suka ya gas gas gas😄
Kalau ragu-ragu intip tipis-tipis juga boleh kok, yang penting Likenya jangan ketinggalan guys.
Dunia seakan keduanya genggam hanya ada rasa yang memabukkan jiwa membuat keduanya terbang bebas melanglang buana menuju puncak surganya dunia.
Saat lidah Domanick memainkan pucuknya membuat Lindsey memejamkan kedua matanya! Belum lagi kedua tangan Domanick kini sudah meraba-raba bagian perut langsingnya lalu meremat kedua pangkal paha Lindsey.
Lidah Domanick turun seiring dengan tubuhnya yang ikut membungkuk kemudian berjongkok menyusuri perut Lindsey, seolah terdapat satu garis lurus menuju bawah sana! Lidah itu terus turun disekitar perut lalu pusar hingga sampai dibagian inti milik Lindsey.
"Kakak please stop ah,"
Dibukanya kedua pangkal paha Lindsey, agar Domanick bisa leluasa menenggelamkan wajahnya kedalam sana!
"Buka kedua kakimu sayang!"
"Sudah kak,"
__ADS_1
"Lebih lebar lagi,"
Lindsey pun menurut kedua tangannya berpegangan kebelakang dimana ada wastafel dibelakangnya! Sementara kedua kakinya sudah lemas lunglai harus bisa menopang tubuhnya yang sebentar lagi akan dibuat lebih lemas dari ini oleh Domanick.
Domanick mendekatkan wajahnya pada bagian inti milik Lindsey! Melihat wajah Domanick mengikis jarak dibagian inti miliknya, Lindsey hanya bisa menggigit bibir bawahnya, kedua tangannya meremat wastafel dan pandangan kedua matanya fokus menatap pada apa yang akan dilakukan oleh Domanick.
Dan Domanick pun menenggelamkan wajahnya di dalam pangkal paha Lindsey, membuah tubuh Lindsey bergetar seperti tersengat aliran listrik yang menjalar keseluruh tubuhnya.
"Ah kakak sssthhh,"
Seolah tak puas dengan yang dilakukan olehnya, Domanick memainkan bagian inti itu dengan kedua tangannya! Sambil lidahnya menjulur menyusuri bagian inti yang sejak tadi sudah sangat lembab itu.
Wanita mana yang bisa tahan bila mendapatkan kenikmatan yang bertubi-tubi seperti ini dari laki-laki yang dia cintai, sungguh Domanick adalah laki-laki yang mengerti apa yang bisa membuat seorang wanita tidak bisa lepas darinya.
Entahlah laki-laki itu berbuat sesukanya pada bagian inti Lindsey, tidak peduli Lindsey sudah menjerit-jerit Domanick tetap memainkan bagian inti Lindsey dengan kedua tangannya, sambil lidahnya ikut meliuk-liuk keluar masuk dari dalam sana.
Dimainkannya dengan jari jemari Domanick sambil sesekali Domanick menye sapnya dan itu sukses membuat Lindsey menjerit sekencang-kencangnya!
"Aaaahhhh oughttt Fu ck!"
Lindsey menekan wajah Domanick agar lebih masuk lagi dan saat itu Domanick semakin gencar untuk kembali menye sapnya dengan kencang dan berkali-kali, hingga Lindsey merasakan sesuatu akan meledak dibawah sana!
__ADS_1
"Kakak aku mau ah, kakak aku hampir emthh," Lindsey menekan kuat wajah Domanick agar semakin tenggelam dibawah sana.
Tubuh Lindsey mendadak menegang, wajahnya mendongak keatas dan tubuhnya bergetar hebat hingga akhirnya, Lindsey berhasil mencapai puncaknya.
Tanpa memberikan waktu terlebih dahulu untuk menikmati sensasi berada di puncaknya! Domanick langsung berdiri dan mengarahkan lobak import miliknya kebagian inti milik Lindsey.
Nafas Lindsey pun masih terengah-engah namun lobak import itu sudah melesak memadati area intinya, membuat Lindsey hanya bisa menge rang sambil menatap wajah Domanick.
"Sey kau suka sambil berdiri?"
"Iya kakak lebih terasa ah,"
"Puaskan kakak Sey kita lakukan sampai kakak puas sayang!" sambil memaju mundurkan pinggulnya Domanick mengajak bicara Lindsey.
Keduanya tenggelam dalam balutan hasratt yang saling beradu mencari jalan menemukan kenikmatan yang sesungguhnya! Kini Lindsey sudah tidak terlihat kaku lagi, dia sudah mulai ikut bergerak melakukan perlawanan atas apa yang dilakukan oleh Domanick.
Dinaikkannya tubuh Lindsey keatas wastafel kemudian di gerakannya lagi pinggul Domanick maju mundur sementara tubuh Lindsey duduk dan bersandar pada kaca wastafel.
Malam itu keduanya melakukan belasan kali, karena Domanick tidak pernah puas jika hanya sekali atau dua kali saja! Setiap sudut kamar mandi menjadi saksi keduanya bermain dengan begitu liar.
Berbeda dengan Domanick dan Lindsey yang sedang berusaha sama-sama memberikan kepuasan! Dipusat kota Gilbert sedang berjalan dengan satu wanita bayaran dan satu pria yang menjual wanita bayaran tersebut.
__ADS_1
Maksud hati ingin menikmati malam yang indah ini bersama wanita yang masih ori, sehingga Gilbert harus membayar extra mahal! Tapi memang dilihat-lihat wanita itu terlihat masih sangat muda dan polos.