
Setelah kejadian di pameran itu Gilbert jadi trauma bertemu dengan gadis itu lagi, karena setiap kali bertemu dengannya pasti ada saja kesialan yang dialami olehnya.
Sekarang Gilbert berharap tidak akan pernah lagi bertemu dengan gadis itu.
Hari Sabtu Minggu ini Domanick memiliki waktu senggang yang cukup untuk mengajak Lindsey berkencan! Jumat malam begitu selesai mengerjakan pekerjaannya, Domanick pergi untuk menemui Lindsey di rumahnya.
Tiba di kediaman Lindsey sekitar pukul 01.00 dini hari! Domanick pun menelpon Lindsey saat sudah berada didepan gerbang rumahnya.
Yang ditelpon rupanya sudah berada dialam mimpi, tapi sering handphonenya yang kencang membuat Lindsey akhirnya terbangun. Diraihnya handphone untuk melihat siapa yang menelepon malam-malam begini.
"Kak Nick?"
Lindsey segera mengangkat telepon dari Domanick.
"Hai cantik,"
"Kakak kenapa telpon malam-malam begini?"
"Coba buka jendela kamar mu!"
"Jendela kamar?"
"Hmm,"
Lindsey turun dari ranjang menuruti permintaan Domanick untuk membuka kaca jendelanya. Dari jendela kamar Lindsey memang bisa terlihat jalanan disekitar tempat tinggalnya, dan terdapat mobil Domanick di sebrang gerbang rumah Lindsey.
"Kakak kau kesini? Aku kangen!" rengeknya.
"Iya Kakak tau makanya kakak kesini untuk menculik mu, kau mau aku culik malam-malam begini?"
"Hmm mau,"
"Kalau begitu cepatlah turun!"
Lindsey tersenyum bahagia beginilah perasaan bahagia bagi pejuang hubungan jarak jauh ketika rindu menghadirkan temu maka akan sangat membahagiakan rasanya.
Domanick memang sosok yang penuh kejutan kadang menghilang bagaikan jin tomang tapi kadang datang tiba-tiba macam jelangkung. Tapi apapun itu Lindsey selalu dibuat jatuh cinta olehnya setiap hari.
Saat kedua security tertidur, Lindsey keluar rumah karena temanya kali ini diculik jadi Lindsey harus bisa meloloskan diri dari security rumah! Barulah bisa dikatakan kalau Lindsey diculik karena tidak ada yang tau kemana Lindsey menghilang.
Saat berhasil keluar rumah dari gerbang samping yang tidak sebesar gerbang utama! Lindsey berlari menghampiri Domanick yang sudah menunggunya.
Langsung dilu matnya bibir Domanick oleh Lindsey untuk melampiaskan kerinduannya selama ini. Tak tinggal diam Domanick pun membalas setiap lu ma Tan yang dilakukan oleh Lindsey.
Setelah beberapa detik keduanya berciuman,. Domanick melepaskan ciumannya.
"Sayang jangan disini,"
"Maaf maaf, habis aku kangen,"
"Kau kira aku tidak kangen? Ayo masuk ke mobil kita akan bersenang-senang,"
Kata bersenang-senang yang diucapkan oleh Domanick ialah kata keramat yang mengandung arti bersenang-senang sama halnya dengan menghabiskan waktu diatas ranjang!
Mobil itu melaju dini hari menuju sebuah tempat yang sudah disiapkan oleh Domanick
__ADS_1
"Kita mau kemana kak?"
"Ketempat indah," Domanick melu mat bibir Lindsey.
"Kakak, fokus nyetir jangan cium-cium kalau sedang menyetir bahaya tau!"
"Iya iya maaf ya sayang,"
Entahlah hasratt Domanick selalu tidak bisa dikendalikan setiap kali berdekatan dengan Lindsey, ingin langsung melahapnya sampai puas dan lemas.
Mobil itu tiba disebuah glamping dengan private beach yang berjarak 2 jam dari tempat tinggal Lindsey.
"Glamping? Kita akan menginap disini?"
"Hmm, kau suka?"
"Suka, asik kebetulan aku terlalu banyak bekerja kak sampai-sampai otakku hampir meledak karena stres,"
"Nanti kakak sudah siapkan orang untuk sementara memegang perusahaan mu sampai kita memiliki keturunan,"
"Sampai memiliki keturunan?"
"Iya, kalau kau melahirkan banyak anak nanti salah satunya yang akan mewarisi perusahaan yang kau pegang sekarang, jadi cepatlah hamil agar kau tidak stres oleh pekerjaan,"
"Ish kakak,"
Keduanya turun dari mobil untuk check-in di glamping tersebut.
"Bagaimana kau sudah beritahu Dady Tan tentang rencana kita menikah lagi?"
"Belum,"
"Iya iya, aku bilang kan sibuk kak kemarin-kemarin,"
"Alasan,"
"Tidak alasan,"
"Awas kau ya,"
"Awas apa?" keduanya saling berpandangan.
Domanick membuka pintu glamping yang sudah dia sewa!
"Wah bagus sekali view-nya langsung ke pantai,"
"Iya itulah kenapa namanya glamping dengan private beach, karena hanya orang yang menyewa glamping ini yang bisa bermain di pantai indah itu,"
"Besok kita berjemur ya kak?"
"Iya, nanti kita belanja bi ki ni dulu untuk mu,"
Lindsey tersenyum dia tau apa yang sedang dipikirkan oleh Domanick saat ini.
"Aku mandi dulu ya, tadi dari markas aku langsung ke rumah mu!
__ADS_1
"Jangan lama-lama tapi,"
"Kalau begitu ikutlah mandi denganku!"
"Hah?"
Domanick mencium bibir Lindsey sambil membawanya memasuki kamar mandi. Domanick melepaskan pakaiannya satu persatu sambil bibirnya terus menye sap bibir Lindsey.
"Emthhh,"
Setelah membuka seluruh pakaian dan celana kerjanya, Domanick menyingkap rok mini yang dikenakan oleh Lindsey.
Tangan besar Domanick pun menyentuh bagian inti milik Lindsey dari dalam rok tersebut.
"Eungh," Lindsey me le nguh.
Disusurinya daerah inti milik Lindsey hingga Domanick menurunkan celana da lam Lindsey kini tangan besar itu bisa dengan leluasa menikmati sensasi-sensasi dari bagian inti yang sudah polos dibalik rok yang dikenakan Lindsey.
"Kakak emthh,"
Domanick tak mengizinkan Lindsey untuk mele nguh lagi, dia kembali melu mat bibir Lindsey untuk membungkam suara-suara seksinya.
Sambil tangannya terus menggerayangi area inti milik Lindsey, keduanya tetap berciuman. Domanick selalu berhasil membuat Lindsey melayang-layang di udara atas kenikmatan setiap sentuhan tangannya yang sangat magic.
Lindsey melebarkan kedua pangkal pahanya, agar Domanick bisa lebih leluasa lagi menggerakkan tangannya didalam sana.
Mulailah jari-jari Domanick bermain-main dibagian inti Lindsey sampai membuatnya lembab!
"Lembab sayang," bisik Domanick.
"Ah kakak, emthh,"
Domanick meloloskan satu jarinya kedalam bagian inti Lindsey hingga membuat Lindsey menjerit.
"Ahhhh oughttt Fu ck!"
"Kau suka Sey?" bisik Domanick.
"Iya kak, enak kak emthh mainkan sesuka kakak," dengan suara manja.
"Tentu honey,"
Domanick mengigit daun telinga Lindsey lalu menggerakkan satu jarinya didalam sana! Mulanya jati itu bergerak pelan sambil terus menikmati sensasi-sensasi lembab dibawah sana.
Tapi lama kelamaan Domanick geregetan sendiri dan ingin membuat Lindsey menjerit lebih kencang lagi!
Di glamping dengan private beach ini tidak akan ada yang menganggu, Lindsey bisa bebas berekspresi ataupun berteriak sekencang-kencangnya saat Domanick memainkan setiap inci tubuhnya.
"Kakak, eunghh," Lindsey merasakan dibagian intinya semakin dimainkan oleh Domanick.
Jari itu keluar masuk semakin kencang didalam sana, hingga membuat tubuh Lindsey lemas karena terlalu banyak mendapatkan kenikmatan dari jari Domanick dibagian intinya.
♥️♥️♥️
Aduh babang Nick maak mau dong diculik, ga apa-apa engga dibawa ke glamping juga di Empang juga jadi kalau sama othor mah asal sama kamu bang😃😃😃
__ADS_1
Pagi-pagi udah bikin otak pada nganu aja😄
Jangan Lupa ya pengumuman Give away tanggal 31..