Cassanova Penikmat Sepupu

Cassanova Penikmat Sepupu
Bab 93


__ADS_3

Kedua tangan Lindsey tak lagi menutupi bagian inti miliknya, sehingga nampak jelas dihadapan layar teleponnya! Membuat Domanick segera mengelus-elus lobak import yang sejak tadi sudah mengeras sempurna.


"Sey kakak ingin sekali menye sap milik mu sayang,"


"Emthhh me nye sap pelan atau dengan kencang kak?"


"Tentu saja dengan sekencang-kencangnya sayang, sampai milik mu itu keluar,"


Mendengar Domanick ingin menye sap bagian inti miliknya seketika hasratt Lindsey makin tidak tertahankan lagi, kedua kakinya sudah gelisah bergerak kesana kemari.


"Sayang buka pangkal paha mu dengan lebar, kakak ingin lihat,"


Lindsey menuruti keinginan Domanick dengan membuka kedua pangkal pahanya lebar-lebar, bahkan tanpa diminta oleh Domanick! Lindsey mendekatkan bagian intinya lebih dekat lagi ke kamera handphone yang ada dihadapannya.


Sehingga saat ini bagian inti itu terlihat besar dilayar handphone Domanick.


"Kakak ji lat ya Sey, kau mau kan?" Domanick terus mengelus-elus lobak import dengan tangannya sendiri.


"Iya kak, aku mau diji lat oleh mu,"


Semakin lama Lindsey semakin gelisah menginginkan sebuah kepuasan, dia membayangkan kalau saat ini Domanick benar-benar tengah menji lati miliknya.


Terlihat dikamera handphone Lindsey, Domanick menjulurkan lidahnya seperti sedang memainkan sesuatu dengan lidahnya.


"Sayang, kau rasakan kalau lidah kakak tengah menghentakkan milik mu dibawah sana, kakak putari sekeliling bagian inti mu rasakan sayang,"

__ADS_1


Suara-suara Domanick membuat Lindsey semakin tersugesti dan merasakan apa yang dikatakan oleh Domanick, bagian intinya benar terasa seperti sedang dimainkan oleh lidah Domanick yang menjulur dan meliuk-liuk disekitar bagian intinya.


Semakin lama Lindsey semakin tak tahan, kini tangannya sudah berada dibagian inti miliknya sambil mengelus-elus bagian inti miliknya Lindsey merasakan kenikmatan seperti saat Domanick memainkan lidahnya dibawah sana.


"Ah kakak emthh teruskan kak ah emthh," imajinasi Lindsey benar-benar liar membuat pikirannya terbawa arus yang tak sanggup lagi dia kendalikan.


Tubuh Lindsey meliuk ke kanan kemari ke depan ke belakang, satu tangannya meremat semangka import miliknya yang sudah mulai me ne gang sementara satu tangannya lagi dia pakai untuk mengelus-elus bagian inti miliknya dibawah sana.


Domanick yang menyaksikan dilayar handphone miliknya kegiatan kedua tangan Lindsey, membuat Domanick semakin berg a i rah dan membayangkan kalau dialah yang sedang memainkan bagian inti Lindsey.


"Kakak ah, kakak," de sahan Lindsey semakin lama semakin nyaring terdengar, gerakan tangannya dibawah sana pun semakin cepat dan semakin nikmat.


"Sayang kakak masukin ya sayang, ahh kau membuat kakak tidak tahan lagi sayang," Domanick meracau sembari terus bersolo karier sementara kedua matanya fokus ke layar handphone.


"Kakak emthh enak kak,"


"Iya kak, basah pengen dimasukin kak aku sudah tidak tahan!"


"Iya sayang ini kakak masukin sekarang ya, lebih lebar lagi buka kedua pangkal paha mu sayang,"


Domanick merasakan angannya sudah jauh diatas sana, imajinasinya membawa Domanick merasakan seperti sedang menikmati bagian inti milik Lindsey yang sudah basah.


"Iya kak masukin kak ah," Lindsey semakin gencar mengelus-elua bagian intinya sambil kedua matanya fokus melihat lobak import milik Domanick yang sudah berdiri tegak disana.


Lindsey membayangkan kalau saat ini Domanick tengah menekan lobak import yang sudah mengeras itu kedalam inti miliknya, terasa bagian inti milik Lindsey sesak akibat lobak import memenuhi area intinya.

__ADS_1


Begitu juga Domanick yang sudah membayangkan lobak importnya sudah masuk kedalam bagian inti Lindsey, dirasakannya hangat bagian inti Lindsey lalu Domanick membayangkan kalau pinggulnya bergerak maju mundur membuat lobak importnya bergerak-gerak didalam inti milik Lindsey.


"Ah Sey enak sekali sayang ahh masih sempit sekali milikmu Sey,"


"Ah kakak terus kak jangan berhenti kak ah,"


Tangan Domanick bergerak lebih cepat lagi mengelus-elus lobak importnya dibawah sana, semakin lama lobak import Domanick semakin merasa keenakan, begitu juga dengan Lindsey semakin lama dielus bagian intinya semakin terasa sesuatu dibawah sana akan segera meledak.


"Kak aku mau Ahhhh kakak Ahhhh kak terus kak sedikit lagi ahh,"


De sah Lindsey semakin menggila saat bagian intinya sudah hampir mencapai puncak kenikmatan! Tak ingin ketinggalan oleh Lindsey, Domanick pun semakin cepat mengelus-elus lobak import miliknya, hingga wajah Domanick dan Lindsey sama-sama menengadah keatas dan keduanya menge rang panjang.


"Ahhhh aku sampai Sey ahh,"


"Ahh kakak,"


Keduanya berhasil secara bersamaan mencapai puncak kenikmatan meskipun tanpa saling bersentuhan, hingga lelehan lahar milik Domanick pun tumpah ruah diatas sprei.


Banyak yang tanya covernya ganti ya Thor??? Aku aja kaget ternyata yang ganti si akang ntoon guys!!!


Sama aku kau kasih tau nih sebelumnya aku minta maaf ya, karena novel Sekedar Dinikmati Bukan Dicintai itu aku revisi sedikit dibagian latar usia yang dipakai!


Semula yang dipakai kan usia 28 tahun di novel Bright dan Anna.


Tapi setelah aku pikir-pikir, aku revisi aja ke usia yang lebih pas yaitu usia 25 tahun.

__ADS_1


Sehingga novel Domanick bisa tetap diusia 28 tahun pengambilan latar usianya.


__ADS_2