
"Ayo Na keburu ketinggalan filmny nih",Kata Diana dengan terus menarik tangan sahabatnya itu.
"Iya iya Dii ya ampun pelan2 aja keles jalannya".
Akhirnya mereka pun sampai di di bioskop dan segera membeli tiket film yang mereka akan tonton.
"Akhirnya setelah sekian purnama aku bisa nonton bioskop lagi",
Kata Diana saat sudah berada dalam bioskop.
"Kalau aku sih nggak apa2 nggak bisa nonton bioskop asalkan bisa berduaan terus sama hot daddy kaya punyamu",
Kata Tiana sambil tertawa mengoda sahabatnya
"Dasar wanita haus belaian",
Balas Diana sinis,namun Tiana malah semakin tertawa renyah.
"Huussh diem filmnya udah mau mulai".
"Filmnya bagus ya Dii,akhirnya bisa nnton film ini juga",
Kata Diana saat berjalan keluar dari gedung bioskop itu.
"Iya filmnya bagus banget.oh iya kita abis ini mau kemana Na,masih jam segini nih kan sayang kalau mau pulang".
"Kita muter2 mall aja yuk Dii,sambil cuci mata".
"Oke lah ayok".
"Diana".
Diana menegok saat mendengar suaranya di panggil oleh seseorang.
__ADS_1
"Haaii Dii,apa kabar lama nggak ketemu ya".
Kata laki2 tampan yang tersenyum manis pada Diana.
"Ohh haaii,baik baik.kamu ngapain di sini kak?".
Tanya Diana pada Laki2 itu.
"Kebetulan tadi makan siang di sini,Dii boleh kota ngobrol berdua aja??"
Tanya Agestya pada Diana.
Sedangkan Tiana hanya bisa terheran2 melihat ketampanan Agestya.
"Boleh kak",
Kata Diana tanpa berpamitan dengan sahabatnya.
"Dii lahh aku gimana nih,di tinggali gitu?",Teriak Tiana kesal.
Jawab Diana sambil terus berjalan meninggalkan sahabatnya itu.
"Maruk itu anak,udah punya hot daddy juga eeh masih mau sama lain juga.apa nggak kasian nih sama aku yang jones mulu gini,kasih satu kek aku",Guman Tiana.
Sedangkan Diana dan Arka berjalan memasuki sebuah restoran di mall itu.
"Mau pesen makan apa Dii?"
"Aku pesen minum aja kak,tadi sebelum nonton film udah makan".
"Ooh Ok Dii"
"Dii aku mau minta maaf soal perjodohan kota dulu,aku tau itu buat kamu nggak nyaman dan lebih parahnya membuat hubungan kamu sama ayahmu jadi nggak baik".
__ADS_1
Kata Agestya panjang lebar.
"Aku juga minta maaf ya kak aku nggak bisa menerima maksud baik kakak sama keluarga,karenqa aku belum siap sama sekali saat itu kak".
"Udah Dii lupain masalah itu,kita mulai lembaran baru ya Dii.aku mau kita kayak dulu saat belum ada perjodohan itu".
Memang dulu hubungan antara Diana dan Agestya terbilang cukup dekat,karena mereka saling kenal saat merek masih kecil.saat Diana masih umur 7 tahun dan Agestya saat itu berumur 11 rahun.mereka dekat selayaknya Kakak dan adik.
Tapi saat mereka semakin bertumbuh dewasa Agestya mulai menyukai Diana melebihi suka antara adik dan kakak.Agestya memiliki perasaan lain pada Diana yang ia sembunyikan.
Sebenarnya saat Diana menolak perjodohan mereka itu membuat hatinya sakit.mulai saat itu ia mulai terobsesi ingin mendapatkan segala cara,bahkan sudah sejak lama ia memata-matai Diana.ia juga tau bahwa saat ini Diana berada dalam ikatan Arka.
Hal itu bukannya membuat dirinya mundur malah semakin membuatnya merasa tertantang untuk memiliki Diana cara apapun.
"Oke kak".
Kata Diana dengan senyum manisnya yang membuat Agestya semakin menggilainya.
"Dii kakak boleh minta nomor kamu yang baru?"
"Boleh kak,nomo aku 087........"
Dengan segera Agetya menulis nomor Diana di ponselnya.senyum kemenangan mulai terbit di sudut bibirnya.
"Aku masih boleh kan Dii telfon atau sms kamu kayak dulu?".
"Boleh kak,kenapa tidak"
"Nggak ada yang marah kan Dii?"
Tanya Agestya mencoba memancing Diana.
"Eemmbb Enggak kak enggak".
__ADS_1
Pertanyaan Agestya membuatnya ingat akan Arka,ia ingat bahwa dia kini adalah wanita milik Arka secara kontrak.walau sebenarnya sidikit banyak hati Diana sudah mulai mencintai Arka.