
"Paa tolong jelasin semuanya sama Diana,sejak kapan papa kenal dekat sama mas Arka.kenapa papa nggak pernah ceria soal semua ini sama Diana??",
Diana tanpa basa basi langsung menghujani papanya dengan segudang pertanyaan kepada papanya.
"Santai dulu dong sayang,baru datang kok sudah banyak banget pertanyaan kamu sama papa",
Papa Diana berkata sambil terkekeh melihat wajah putrinya yang sudah sangat tidak sabaran itu.
"Selamat siang om Bram,apa kabar?",
Kata Arka sambil menjabat tangan calon papa mertuanya dengan lembut dan sopan.
"Selamat siang juga buat calon mantu papa,silahkan duduk",
"Apaan sih Papa ini,calon mantu?Papa ini bener2 bikin Diana pusing,cuma Diana di sini yang tidak tau apapun soal hubungan kalian berdua",
Diana semakin di buat kesal oleh Papanya.sedangakan Arka dan Papanya semakin tertawa melihat Diana yang semakin kesal.
"Duduk dulu sayang,papa jelasin semuanya",
"Ayolah baby duduk dulu,katanya kamu penasaran dengan semuanya",
Bujuk papa Bram dan Arka.
Diana pun akhirnya duduk dan mendengarkan semua penjelasan Papanya.
"Begini sayang,Papa udah tau tentang hubungan kalian berdua,Arka yang sudah cerita semuanya sama Papa.Papa juga setuju kalau kalian secepatnya menikah.Kebetulan Mamanya Arka adalah teman kuliah Papa dulu jadi kan makin yakin kalau Putri kesayangan papa ini jadi anak mantunya Mayang,mamanya Arka",
"Jadi Selama ini Papa udah tau semuanya kalau Diana di sekap,di culik atau apalah itu sama Arka ini tapi Papa diem aja?keterlaluan tauk Pa.coba bayangin kalau aku sampai aku kenapa2 gimana Paa?",
Papa Bram dan Arka hanya tertawa mendengar semua ucapan Diana.
"Kenapa Papa malah tertawa,apa ini semua terlihat lucu?aku hampir gila tinggal serumah sama orang gila ini",Kata Diana sambil melotot ke arah Arka.
"Orang gila yang akhirnya membuat kamu tergila-gila kan sayang?",goda Papa bram.
"iiiihhh Papa",
Diana semakin kesal karena Papanya lebih memihak kepada Arka.walaupun semua yang di ucapkan Papanya adalah benar bahkan kini dia memang tergila-gila kepada Arka namun tetap saja Diana kesal saat teringat awal pertemuannya dengan Arka.
"Baby sekarang udah jelas kan semuanya,aku juga udah ngelamar kamu sama Papa kamu dan dia setuju,soo kita nggak perlu nunggu lama untuk menikah bukan?",
"Tunggu dulu,aku belum siap buat nikah secepat ini Paa,aku masih butuh waktu",
"Aku nunggu apa lagi sayang?Arka ini anak yang baik dia juga sangat mencintai kamu",
"Paa bukan soal itu,tapi aku masih terlalu muda untuk menikah Paa",
__ADS_1
"Sayang dulu kamu sudah pernah menolak pilihan papa satu kali,namun kali ini Papa nggak mau denger penolakan apapun dari kamu",
Kali ini Papa Bram berkata dengan nada tegas.
"Oke baik Paa",
"Apa ini tandanya lamaran aku di terima Baby?",
Kata Arka sambil menatap Diana.
"Iya,tapi aku punya permintaan sama kamu dulu",
"Oke baby,katakan apapun permintaan kamu aku penuhi",
"Pertama,Aku nggak suka ya kalau kita udah nikah kamu masih ada sama cewek genit kemarin,kedua walaupun aku udah nikah tapi aku masih boleh pergi kemana aja dan kapan aja tanpa kamu larang ini itu",
"Eemmb oke untuk permintaan yang pertama,tapi untuk yang kedua tergantung kamu pergi keman sama siapa dulu dong baby,aku juga nggak akan izinin kamu pergi kalau sama cowok lain selain aku",
Mereka berdua sedang asyik bernegosiasi segala aturan pranikah mereka.sedangkan Papa Bram hanya bisa menyaksikan dengan hati bagia karena putrinya kini akan segera di nikahi oleh lelaki yang menurutnya sangat tepat.
Pertemuan mereka bertiga pun akhirnya selesai,Diana akhirnya setuju segera menikah dengan Arka.Mama Mayang yang di telfon oleh Papa Bram pun sangat bahagia mendengar kabar itu.
"Mas aku pengen mampir ke salon boleh nggak,udah lama nih aku nggak ke sana rasanya udah nggak karuan nih bentukan satu badan",
"Oke lah,ke salon mana aku antar",
"Ke salon "AA" aja mas,aku biasa di sana",
Karena jarak yang mereka tuju tidak terlalu jauh akhirnya mereka pun sampai ke salon tersebut.
"Kamu nggak ikut turun mas?Eeh tapi kalau kamu mau nunggu di sini aja nggak apa2 kok mas",
Tanya Diana saat Arka terlihat enggan turun dari mobilnya.
"Aku temenin kamu ke dalam baby,tenang aja",
Kata Arka lalu turun dari mobil.
"Ini baru pertama kali ya buat kamu nganterin ke salon kaya gini,kalau kamu nggak nyaman nggak usah ikut masuk mas tunggu aja di sini",
"Nggak apa2 baby,aku ikut masuk aja",
"Oke kalau gt mas",
Arka pun mengikuti Diana masuk ke dalam salon,sesampainya di dalam Arka terkejut ternyata isinya semua adalah para perempuan yang sedang memanjakan diri.
"Selamat siang kakak cantik,kok lambreta nggak ke sindang",
__ADS_1
Sapa seorang laki2 dengan wajah kemayu.
"Maaf kak lola lagi agak sibuk aja akhir2 ini",
"Iiiisshh siapa itu neik,om2 hot bingit yang nganter kamu?Pacar kamu ya?
"iicch kak lola apa sih,kan jadi malu",
"Aahh bener kan pacar kamu,kamu pinter deh cari cowok.paatii uucch bingit itu,bisa kuat berjam2 kalau modelan kaya gitu neik,kamu pasti terkapar tak berdaya di buatnya",
Goda Lelaki pemilik salon itu dengan nada kemayu membuat Arka yang melihatnya bergidik ngeri.ini adalah kali pertama seorang Arka masuk ke salon perempuan,kalau buka demi Diana dia pasti sudah tidak sudi.
"Mas kamu tunggu di sini nggak apa2 kan?"
"Nggak apa2 baby,have fun ya kamu",
Kata Arka sambil memegang tangan Diana.
Diana pun langsung duduk di kursi yang udah di sediakan pelayan salon tersebut.Diana akan melakukan beberapa treatment hari ini dari ujung kaki sampai ujung rambut.
Sedangkan Arka hanya duduk di ruang tunggu sambil mengotak atik ponselnya membuka beberapa laporan pekerjaan dari Felix.
"Deeerrt deerttt",Ponsel Arka bergetar.
"Ya, ada apa Felix?",
Tanya Arka saat sudah menerima telfon masuk dari asistennya itu.
"Begini bos soal jadwal rapar besok pagi ada sedikit perubahan waktu,besok di mulai pukul 10.00",
"Oh soal itu baiklah nggak masalah,kamu urus saja semua untuk rapar besok",
"Baik bos,kamu lagi dimana sih rame banget suara cewek?jangan bilang kamu jam segini lagi ada di cafe?",
"Brengsek berani ngejek bos mu ya sekarang,kamu mau aku potong gaji ya??",
Mendengar Arka marah Felix justru malahan tertawa.
"Hahaha ampun bos,kan cuma tanya",
"Kamu tau nggak sekarang aku lagi dimana,aku lagi Salon nunggu Diana perawatan",
Kata Arka dengan Nada memelas kali ini.
"Apa bos,sejak kapan Seorang Arka masuk kesalon perempuan?",
Kata Felix sambil tertawa,hubungan Felix dan Arka memang saat ini semakin dekat.
__ADS_1
"****** tunggu gaji mu bulan ini aku potong",
Kata Arka sambil menutup telfonnya.