CEO Dingin Ini Telah Menjeratku

CEO Dingin Ini Telah Menjeratku
Malam pembalasan


__ADS_3

Tiba saatnya hari H pernikahan Arka dan Diana,Diana tampak cantik dan anggun mengenakan gaun berwarna putih dan polesan make yang tidak terlalu mencolok.Arka pun begitu tampak gagah dengan stelan jas hitamnya.


Arka tidak merasa grogi sedikit pun karena sudah sangat yakin memilih Diana sebagai istrinnya.ia berjanji akan menjaga dan mencintai Diana dengan sepenuh hati dan jiwanya.


"Dii kamu kok tegang banget sih ya ampun",goda Tiana sahabat Diana.


"Nggak tau nih rasanya nano2 banget",


"Haha ciiee yang udah mau resmi jadi nyonya Arka",


"Apa sih kamu Na,temen lagi grogi malah di godain",


Tiana hanya bisa tertawa melihat wajah tegang dari sahabatnya itu.


Beberapa saat kemudian tiba saat ijab Qobul,Arka dan di Diana duduk bersebelahan di hadapan penghulu dan para saksi.


Penghulu pun memulai acara dan Arka dengan tegas dan lantang mengucap ijab Qobul untuk meminang Diana.Para saksi pun mengucap sah tanda sudah terlaksana acara ijab Qobul dengan lancar.


"Selama nak kamu sekarang sudah menjadi seorang istri,semoga hidupmu selalu bahagia dan jangan lupa selalu berbakti kepada suami mu",


Papa Bram memeluk putri semata wayangnya dengan penuh kasih.


"Makasih Paa",

__ADS_1


Diana berbalik memeluk Papanya dengan air mata bahagia yang berlinang.


Kini Diana dan Arka sudah resmi menjadi Suami Istri di mata Agama maupun Negara.Suasana haru dan bahagia bercampur menjadi satu pada saat itu.


Setelah itu Diana dan Arka menyalami semua tamu undangan dengan bergandengan mesra,membuat setiap pasang mata yang melihatnya terpesona.


Acara hari itu akhirnya selesai dan berjalan lancar.


"Ya ampun aku capek banget",


Diana merebahkan tubuhnya di atas ranjang hotel tempat di gelarnya resepsi pernikahan tadi.


Diana kelelahan karena acara padat dari pagi sampai malam,menyalami setiap tamu yang hadir.


"Apa sih mas emang kamu nggak bisa apa mandi sendiri",


"Ini kan malam pertama kita jadi suami istri,minta mandi bareng masa nggak boleh sih",


Arka memang selalu ada2 saja kemauannya Diana nggak habis pikir kenapa Arka sama sekali tidak terlihat lelah setelah seharian berdiri menyalami tamu undangan.


"Aku nggak mau ahh mas kamu mandi duluan aja nanti aku belakangan",


Arka tanpa aba2 dengan paksa mengendong tubuh di Diana dan membawanya di dalam kamar mandi.Diana pun berontak sejadinya namun percuma Arka tidak bergeming.

__ADS_1


"Mas kenapa sih kamu maksa gini,lepasin aku",


"Kamu memang harus di paksa dulu biar mau baby",


Tubuh Diana di masukan kedalam bathtub yang sudah berisi air dan kelopak bunga mawar yang di hias sedemikian rupa oleh pelayan hotel.


Arka pun tanpa aba2 langsung melepaskan kimono mandinya dan ikut masuk ke dalam bathtub.


Langsung saja Arka melancarkan Aksi balas dendamnya setelah sekian hari ia tahan.ia mencumbui setiap inci lekuk tubuh istrinya sampai di pemilik tubuh menggeliat tidak karuan.


"Mas stop...",


"Ini pembalasan untuk kamu udah jual mahal sama aku beberapa minggu terakhir baby,kamu harus terima akibatnya",


"Aahhh mas...",


Diana hanya bisa pasrah menikmati setiap sentuhan Suaminya.


"Nikmati saja baby,kamu menyukainya bukan?",


"Eembb lagi mas eembb...",


Malam ini akan benar2 menjadi malam yang panas mereka berdua.Arka menghajar habis-habisan istri kecilnya.

__ADS_1


Sepanjang malam hanya rengekan dan desa...han yang menghiasi kamar mereka.


__ADS_2