CEO Dingin Ini Telah Menjeratku

CEO Dingin Ini Telah Menjeratku
AGESTYA YANG SEBENARNYA


__ADS_3

"Jika tujuan kakak menemui ku hari ini hanya untuk hal ini aku bener2 nggak habis pikir kak.dari dulu saat aku memutuskan membatalkan pertunangan kita sudah berkali-kali aku jelaskan bahwa aku tidak mencintaimu.aku hanya menyayangimu sebatas kakak dan adik",Tegas Diana.


"Dii coba pikirkan sekali lagi,aku mohon.aku benar2 mencintaimu",


Agestya berkata dengan memegang kedua tangan Diana berharap agar hati Diana dapat ia luluhkan.


"Maaf kak,aku tidak bisa memaksakan perasaanku agar bisa mecintaimu kak",


Kata Diana sambil beranjak berdiri ingin meninggalkan tempat itu.


Namun saat Diana ingin berjalan pergi tiba2 saja Agestya menahan tanhannya.


"Apa lagi kak,bukankah semuanya sudah jelas",


"Selama ini aku sudah cukup bersabar Dii.aku menunggu dan menunggu kamu sedikit mengerti akan perasaanku,tapi nyatanya kamu tetap sama tidak pernah menghiraukan rasaku"


Agestya berkata sambil memegang dengan erat tangan Diana sehingga membuat Diana meringis menahan sakit.


Diana terkejut saat melihat reaksi Agestya yang begitu mengerikan setelah mendengar penolakan darinnya.selama ini Agestya yang ia kenal adalah orang lembut dan manis,tidak seperti sekarang ini yang terlihat mengerikan.


"Kak lepaskan aku,biarkan aku pulang",


Diana meronta mencoba melepaskan cengkraman Agestya.


"Jika aku tidak bisa memiliki mu,maka orang lain pun begitu",


Suara Agestya terdengar sangat mengerikan.


Tiba2 saja ada dua pengawal yang datang dan membawa paksa Diana masuk mobil.dua penjaga sepertinya sudah di siapkan sejak awal karena mereka langsung sigap datang begitu Diana mencoba pergi.


"Lepaskan aku brengsek,aku bukan barang yang bisa kau seret semau mu",


Diana terus mengoceh dan berontak kepada 2 pengawal Agestya.


"Sayang jangan terus membuatku marah,patuhlah.jika tidak kamu akan tau sebenarnya aku orang yang bagaimana",kata Agestya.


"Oohh jadi semua ini sudah kamu rencanakan,kamu sengaja mengundangku hanya untuk melakukan ini semua?Aku benar2 kecewa sama kamu kak,aku pikir kamu adalah orang yang baik tapi nyatanya kamu hanya serigala berbulu domba",


Diana memaki tepat di hadapan Agestya,ia sangat marah sangat kecewa pada Agestya yang selama ini ia nilai baik nyatanya adalah iblis berwajah malaikat.


"Jika kamu menurut sejak awal mungkin saja kamu tidak perlu tau siapa aku sebenarnya Dii",


Belum sempat Diana membalas ucapan Agestya tiba2 saja salah satu pengawal membekapnya dengan obat bius sampai ia tak sadarkan diri.


Mobil milik Agestya pun melaju dengan cepat meninggalkan cafe menuju ke Vila pribadi milik Agestya yang sangat tersembunyi.


Sedangkan di tempat lain Arka sedang kebingungan mencari Diana di setiap sudut rumahnya,namun tidak juga menemukannya.


"Bik Diana pergi kemana?",

__ADS_1


Arka bertanya pada bik Inah pelayan senior yang mengurus segala sesuatu keperluan Diana.


"Maaf tuan tadi Nona Diana hanya pamit pergi keluar sebentar begitu",


"Sial dia pergi kemana kenapa jam segini belum pulang",


Arka terlihat sangat gelisah karena sedari tadi Ponsel Diana pun tidak bisa di hubungi.dia juga sudah menghubungi Papa Diana untuk memastikan apa Diana pergi kesana.


"Felix aku tunggu di rumah segera",


Arka merasa ada yang tidak beres karena tidak biasannya Diana menonaktifkan ponselnya.


"Ada apa bos,kenapa sepertinya ada hal yang penting sekali?",


Begitu sampai Felix langsung menanyakan ada apa gerangan sampai Arka memangilnya secara tiba2.


"Kita cari Diana,dia pergi dari rumah sejak siang tadi sampai sekarang belum pulang dan ponselnya tidak bisa di hubungi",


"Apa dia marah lagi?",tanya Felix spontan.


"Tidak kami baik2 saja,aku rasa ada yang tidak beres",


"Ok kita cari Nona Diana.bukankankah mobil Nona Diana terpasang JPS,kita bisa melacak keberadaannya dengan mudah bukan"


"Aahh iya kenapa aku tidak terpikirkan hal itu",


Saking paniknya Arka bahkan sampai lupa kalau mobil Diana di pasang alat pelacak.


"Nah sudah bos,Mobil Nona Diana terparkir di cafe xx",


"Kita langsung kesana",


Arka dan Felix pun dengan segera menuju titik lokasi mobil Diana.


Sesampainya di sana Arka dan Felix segera turun dan mencari keseluruh tempat di cafe xx namun tidak menemukan Diana.


"Bagaimana kamu menemukannya?"


"Tidak bos",


"Sebenarnya Diana kemana",


Arka semakin frustasi karena tidak bisa menemukan Gadi kecilnya.


"Aku sudah bertanya kepada penjaga parkir sejak kapan mobil itu terparkir di sana dan katanya sejak sekitar jam 10 pagi tadi bos",


"Cek semua Cctv di cafe,kita harus menemukan Diana atau aku hancurkan tempat ini dalam waktu sekejap",


Arka benar2 mulai marah kali ini,sifat iblis kembali muncul.

__ADS_1


"Baik bos",


"Kamu dimana baby",batin Arka.


"Bos anda harus melihat ini",


Kata Felix sambil menunjukan sebuah rekaman video pada dari Ponselnya.


"Brengsek,ternyata Agestya berani bermain2 dengan ku.seujung kuku saja kamu sentuh gadisku akan aku bunuh kamu",


Arka berkata sambil mengepalkan kedua tangannya.


Tanpa aba2 Felix sudah mengerahkan semua pasukannya untuk mencari Agestya di rumahnya,namun hasilnya nihil Agestya tidak ada di rumahnya.


"Bos sepertinya Agestya membawa Nona Diana ke tempat lain,karena di rumahnya kosong tidak ada orang satu pun bos",


"Cari tau segera di mana Dia mambawa Diana,dalam waktu 30 menit kamu tidak bisa menemukannya kepalamu jadi taruhannya",


"Baik bos",


Dengan sigap Felix mencari segala informasi tentang Agestya.


*Kembali ke Agestya dan Diana*


Diana tersadar dengan kepala yang masih terasa pusing karena pengaruh obat bius yang di berikan kepadanya tadi.


"Embbb aku dimana ini,kepalaku terasa pusing sekali",


"Kamu sudah bangun sayang?",


"Pergi dari ku aku tidak sudi kau sentuh,kamu bukan kak Agestya yang aku kenal.kamu adalah orang yang jahat dan kejam",


"Hahahaha iya aku memang orang yang jahat,tapi itu karena kamu yang selalu menolak cintaku sayang.mulai saat ini kamu adalah milik ku dan kita akan bersama selamanya",


Agestya berkata dengan seringai yang mengerikan membuat Diana takut,namun ia tetap berusaha tenan ia tidak ingin terlihat lemah di depan Agestya.dalam hati Diana ia yakin Arka akan segera menemukannya dan membawanya pergi dari tempat mengerikan ini.


"Aku ingin tau apa saja yang sudah Arka Laksamana Angkasa pada tubuh indah mu sayang,apa dia sudah pernah mengiri mu?,


Tiba2 Agestya mendekat dan tangan nakalnya mulai menjamah tubuh mulus Diana.


"Lepaskan aku jangan berani melakukan apapun atau kamu akan tau akibatnya",


"Haha akibat apa sayang?kamu akan membunuhku?atau kamu berharap calon suamimu akan datang menyelamatkanmu?hahaha jangan mimpi,tempat ini adalah tempat rahasia dan tidak seorang pun tau",


"Lepaskan aku,berhenti",


Sekuat tenaga Diana mencoba menahan agar Agestya tidak dapat menyentuhnya.namun sia2 karena Agestya berkali-kali lipat lebih kuat darinya.


Kini tubuhnya sudah setengah te..lan....jang...kerena pakaian bagian atasnya sudah di robek Agestya dengan ganasnya.

__ADS_1


"Pantas Arka sangat tergila-gila padamu,tubuhmu sangat indah sayang.aku juga ingin mencobanya",


Diana hanya bisa menangis berharap Arka segera menemukannya dan membawanya pergi dari tempat terkutuk ini.


__ADS_2