CEO Dingin Ini Telah Menjeratku

CEO Dingin Ini Telah Menjeratku
BUKA PUASA


__ADS_3

"Dasar kalian semua bodoh,hanya mencari kelemahan satu orang saja kalian tidak becus.aku harus segera mengambil gadis kecil ku yang menjadi tawanan di brengsek itu",


Saat ini Agestya sedang kelimpungan kesana kemari mencari celah Arka agar bisa mengoyahkannya.terlebih lagi saat mengetahui bahwa Diana sedang mengandung benih dari Arka membuatnya semakin kebakaran jengot.


Cinta tak terbalas membuat hati Agestya sangat hancur,sehingga membuatnya semakin nekat saja.


"Aku harus memisahkan mereka apapun caranya,aku sama sekali tidak perduli dengan hal apapun",


"Saya masih terus berusaha dan memantau setiap gerak gerik Arka dan perusahaanya bos,jadi anda harus sedikit bersabar lagi",


"Bersabar kata mu,saat ini gadis ku sudah mengandung benih dari si brengsek itu.aku benar2 tidak sanggup merasakan skait dan kecewa lebih dari ini.aku harus segera melihat Angkasa group hancur sebagai ganti dari rasa sakit ku",


Sebenarnya Dave sangat khawatir dengan keadaan bosnya,semenjak cintanya di tolak oleh Diana sikapnya semakin keras dan dia mulai sering menghabiskan malam bersama wanita2 malam untuk mengisi kekosongan di hatinya.


Kita tinggalkan kekisruhan Agestya dulu,kita kembali ke Arka yang semakin bucin dengan Diana istri kecilnya😄😄♥️♥️


"Sayang kamu jangan banyak gerak dulu dong,kamu harus istirahat aku nggak mau kamu dan anak kita kenapa2 lagi",


Arka langsung menghampiri istrinya yang ikut sibuk di dapur menyiapkan makan malam untuknya.Diana terlihat sangat cantik dan mempesona dengan dress selutut berwarna cream,terlihat sangat pas di tubuh mungilnya yang kini terlihat sedikit buncit di bagian perut.


"Mas aku ini hamil,bukan sakit keras.jadi nggak usah lebay gitu deh,lagian aku baik2 aja udah nggak sering mual muntah saat ini.jadi kamu nggak usah terlalu khawatir mas",


Diana mencoba meyakinkan suaminya itu,sebab semenjak dia di nyatakan hamil Arka semakin over protektif pada dirinya.walaupun sebenarnya ia bahagia di perlakukan bak ratu di rumah itu.namun terkadang ia merasa ruang geraknya sedikit di batasi.


"Tapi sayang kamu nggak perlu repot2 nyiapin makan malam buat kita,kan ada banyak pelayan di rumah ini.kalau perlu dan mau makan sesuatu kamu tinggal bilang sama bik Inah kan beres",


"Mas aku mau nyiapin masakan buat suami aku biar dia makin cinta sama aku,emang itu salah ya?",


Blusssh seketika pipi Arka memerah,ia merasa di perhatikan dan merasa Diana semakin bucin sama dia.


"Ok deh sesekali boleh bantuin masak cuma kalau capek jangan di paksa ya,kamu mau masakin aku atau pun tidak aky tidak masalah sayang,aku maunya cuma kamu dan anak ku sehat itu saja",

__ADS_1


Arka sebelumnya tidak pernah membayangkan bahwa rumah tangganya bersama Diana akan sehangat dan sebahagia ini.pasalnya awal bubungan mereka adalah berdasarkan pemaksaan semata.siapa sangka Diana akan luluh dan mencintainya seperti sekarang.


Semua makanan sudah siap di meja mereka berdua pun akhirnya makan dengan penuh tawa bahagia di setiap suapnya.Diana terlihat sudah bisa menerima makan seperti sedikala.tidak seperti minggu2 awal kehamilan yang membuatnya tidak bisa makan dengan lahap karena sering merasa mual saat memakan sesuatu.


Acara makan malam sudah selesai,mereka pun masuk ke kamar.Arka kembali fokus ke laptonya,karena masih ada sedikit pekerjaan yang harus ia periksa.


Sedangkan Diana sedang bercermin menatap setiap sisi tubuhnya yang menurutnya ada yang berbeda


"Mas aku kayaknya gendutan ya,liat deh badan aku",


Kata dia sambil memamerkan tubuh menggodanya di depan suaminya.


Arka tiba2 saja merasa sedikit pening saat melihat istinya yang kini sudah berganti pakaian tidur dengan bahan yang tipis sedikit menerawang.memamerkan setiap lekuk indah tubuh istrinya.


Dengan susah payah Arka menahan gejala di dalam dirinya.karena belakangan ini Arka menahan diri agar tidak menyentuh istrinya terlebih dahulu demi kesehatan si buah hati yang ada di dalam perut Diana.


"Mas kok malah diem gitu sih,aku gendutan ya aku udah nggak menarik lagi ya",


Diana kini menghampiri suaminya dengan wajah cemberut tapi sangat terlihat **** di mata Arka.dari jarak dekat kini gundukan indah nan ranum semakin terlihat nyata,seakan mengoda meninta di mainkan.


Arka semakin kelimpungan saat tiba2 Diana duduk di pangkuannya.


"Eembb enggak kok sayang kamu nggak gendutan,kamu masih cantik dan juga ****",


Kata Arka jujur dengan tatapan siap menerkam istrinya.


"Benarkah mas,tapi kamu janji ya kalau aku udah hamil gede perut aku semakin buncit kamu nggak akan ninggalin aku",


"Sayang kamu hamil itu adalah kebahagiaan luar biasa buat aku.mau kamu gendut kamu apapun aku tetap cinta kamu,karena kamu udah mau hamil anak aku sayang",


"Kalau gitu kamu elus dedek bayi di perut aku mas,dia kangen dady nya",

__ADS_1


"Degg",jantung Arka semakin berdetak kencang saat tangan mungil istrinya menuntun dirinya untuk meraba perut mulusnya yang sedang di buat bersembunyi calon penerusnya.


Mungkin karena efek terlalu lama puasa menahan hasrat sampai mengelus perut saja membuat pikiran Arka traveling😅🤣.


"Saya aku rindu kamu",kata Arka dengan nada parau karena menahan hasrat di sela2 ia mengelus perut istrinya.


Tanpa menjawab Diana malah langsung memberi kecupan hangat di bibir suaminya,membuat jiwa kelelakian Suaminya semakin bangkit.


"Apa aku sudah berkunjung menemui anak kita sayang?apa kamu sudah siap?"


Tanya Arka ragu2 karena ia tidak mau memaksa juga bila Diana belum siap.ia tidak ingin membuat Diana dan calon anaknya merasa tidak nyaman ataupun dalam bahaya.


"Aku juga rindu dan sepertinya anak kita juga rindu ingin di kunjungi Dady nya",


Kata Diana malu2 dengan pipi merah merona.


"Apa sudah boleh sayang?",bisik Arka sensual.


"Sudah mas,aku tadi udah konsul sama dokter wir saat priksa tadi siang.katanya keadaan ku dan calon baby kita sudah dalam keadaan baik dan sehat,jadi jika mau itu kita sudah di perbolehkan tapi dengan catatan pelan2",


Diana menjelaskan pada suaminya dengan nada canggung karena malu.


"Akhirnya sayang,aku sudah hampir gila menahan ingin menyentuh selam ini.oke anak dady yang baik dan kuat,izinkan dady berkunjung ya dan tolong kerjasamanya",


Kata Arka sambil mengelus dan menciumi perut istrinya.lama kelamaan ciuman itu semakin naik keatas dan semakin memanas.hasrat yang Arka pendam akhirnya tersalurkan malam ini.


"Eembb mas...",


Suara manja mengoda Diana mulai memenuhi ruangan saat Arka mulai memainkan permainannya.


"Are you ready sayang",

__ADS_1


"heemm ready mas,ayoo....",


Mereka pun melakukan menyatuan dengan sangat panas dan bergairah,memuaskan dahaya masing2 sampai akhir.


__ADS_2