
"Buka pintunya aku bisa jelasin baby,jangan kaya gini dong",
Arka sudah hampir satu jam di depan pintu kamarnya,menunggu Diana membukakan pintu.
Sedangkan Diana di dalam sedang menangis,entah mengapa dadanya terasa sesak air matanya pun terus mengalir.
"Kenapa aku bodoh sekali,aku kan memiliki kunci cadangan semua ruangan di rumah ini",
Kata Arka sambil menepuk jidatnya.
Arka pun mengambil kunci cadangan di ruang kerjanya dan memaksa masuk ke kamarnya.
"Aku bisa jelasin,kenapa sih harus kaya gini",Kata Arka saat sudah berada di dalam kamarnya.
"Aku nggak butuh penjelasan apapun,aku udah cukup tau",
Kata Diana dengan nada ketus.
"Dia cuma kenalan aku dulu,kamu salah paham,jangan ngambek gitu dong"
"Kenalan macam apa yang sampai panggil kamu sayang dan keliatan manja banget gitu",
Diana semakin terlihat kesal,raut wajah cemburu nampak sangat saat ini.
"Oke aku minta maaf kalau aku salah,udah dong jangan ngambek gini baby",
__ADS_1
Seorang Arka kali ini meminta maaf pada seorang wanita hanya karena kesalah pahaman hal sepele,ini sesuatu hal sangat langka.
Tapi demi gadis kecilnya Arka pun mau mengalah.rasa cintanya membuat Egonya menurun.
Diana masih diam seribu bahasa,ia masih kesal dengan wanita bernama gadis itu.
"Gimana kalau kita jalan2 aja,kamu bisa pilih mau pergi kemana.mau beli apa atau mau ngapain aja terserah kamu mau kemana baby",
Diana tetap tidak bergeming,dia tidak tertarik dengan semua iming2 Arka.
"Kamu maunya gimana,aku bingung juga kalau kamu diemin kaya gini baby",
"Aku nggak suka ya cowok buaya yang sukanya genit2 sama wanita lain",
Arka mencoba menahan tawanya saat melihat ekspresi cemburu dari gadis kecilnya.wajah Diana terlihat sangat mengemaskan saat cemburu.
"Oooh jadi kamu itu kalau cemburu tu kaya gini ya baby,ngambeknya lucu",
"Apa sih mas,siapa yang cemburu aku cuma nggak suka aja sama cewe kegatelan kaya gitu",
"Apa susahnya sih baby,bilang iya aku cemburu gitu",
Kata Arka sambil memegang dagu Gadis kecilnya.tatapan mata Arka yang tajam seakan menusuk tepat di jantung Diana membuat pemiliknya gelagapan karena salah tingkah.
Pelan namun pasti Arka mulai mendekatkan wajah ke wajah ughyfdb to ujhc yang hangat mulai menyapu wajah Diana yang sudah mulai memerah karena menahan malu.
__ADS_1
Tiba2 Cup,bibir Arka mengecup lembut bibir Diana.
Diana hanya bisa memejamkan mata,ciuman lembut kini berlanjut semakin menuntut.
Diana yang hanya bisa bisa pasrah dengan semua cu mbu an Arka yang semakin memanas.
"Emmbb kamu mau bunuh aku ya mas",Kata Diana sambil mengambil nafas sebanyak yang dia bisa setelah Arka melepaskan Ci um annya.
"Kita udah berkali-kali melakukan ini,tapi kamu masih saja belum terbiasa baby",
"Dasar kesempatan dalam kesempitan",
Diana berkata sembil mencoba membuat jarak dengan Arka.ia sudah berjaga-jaga jika Arka menyerangnya lagi.
"Tapi kamu suka kan baby?",
Goda Arka pada Diana yang membuat Diana kembali kesal.
"iiisshh dasar om2 mesum",
"Mesum sama calon istri emang nggak boleh ya baby?",
"Degg",Diana seperti terpaku saat Arka menyebut calon istri.Diana bergikir ini hanya rayuan atau memang benar Arka akan menikahinya.
Selama ini Diana tidak berani berfikir lebih,karena ia tau saat ini ia masih terikat dalam sebuah hubungan kontrak dengan Arka.
__ADS_1