CEO Dingin Ini Telah Menjeratku

CEO Dingin Ini Telah Menjeratku
KEPERGOK MAMA


__ADS_3

Adegan shower sudah selesai kini berpindah di atas ranjang empun nan mewah mili mereka.Dianq kini semakin bisa mengimbangi permainan,Arka pun semakin menggila di buat mabuk kepayang oleh setiap gerakan nakal Diana.


"Oohh baby kamu luar biasa hari ini,kamu terlalu hot",


Rancau Arka sambil terus memainkan benda bulat milik Diana.kini Diana yang memegang kendali dalam permainan ini.


"Aaahhh mas aku.....",


Arka pun segera membalikan posisi menjadi agar ia yang berganti memegang kendali,menuntun Diana mencapai puncaknya.


Diana pun terkulai lemah,keringat sudah membasahi sekujur tubuhnya.


Arka yang sedari tadi belum mencapai puncaknya terus melanjutkan permainan,mem....cum.....bu Diana membuat si pemilik tubuh kembali melayang.


"Tok tok tok",suara pintu kamar mereka di ketuk dari luar dengan sedikit keras.


"Mas tunggu,itu hlo ada yang ngetok pintu",


"Udah biarin sayang,tanggung hloh ini",


Arka tidak memperdulikan apapun saat ini,karena ia masih terfokus pada permainannya.


"Arka Diana apa kamu tidur siang",


"Astaga mas,itu kan suara Mama",


Diana terkejut saat mendengar itu suara Mama mayang.


"Ya ampun mama,ganggu aja sih.ada apa lagi sih dia kesini",kata Arka dengan nada frustasi.


"Udah mas ayok kit keluar,takutnya mama mayang maksa masuk lagi",


Diana buru2 mendorong tubuh Arka agar menjauh darinya,dengan terpaksa Arka pun mengakhiri permainan panasnya karena harus keluar menemui mamanya.


"Udah kamu di sini aja biar aku yang keluar",


Arka pun keluar menemui mamanya dengan wajah kesal.


"Iya Ma,ada apa sih ribut banget ma",


"Hay anak Mama yang paling ganteng,kamu udah ketemu sama Bramantyo ya,Papanya Diana?trus kapan kalian mau nikahnya??besok atau besoknya lagi?",


Mama Mayang sangat antusias sampai2 melontarkan beberapa pertanyaan sekaligus yang membuat Arka semakin merasa kesal.


"Ya ampun Ma,satu2 dulu aja aku bingung jawabnya",


"Pokoknya intinya mama mau kamu cepet2 nikah,kalau bisa besok juga nggak apa2 lebih cepat lebih baik",


Kata mama Mayang dengan wajah berbinar2.


"Ma Arka ini mau nikah,bukan mau ke mall beki sepatu yang sekarang pengen besok bisa berangkat,Nika kan harus ngurus ini itu ma",


"Oh iya Nak mama terlalu bersemangat sampai mama lupa.ngomong2 kamu abis ngapain sih Nak kok basah kuyup gitu,nggak pakai baju,rambut acak-acakan nggak jelas gitu",


Mama mayang dengan seksama memperhatikan Putranya yang terlihat berpenampilan sedikit berbeda.

__ADS_1


"Menurut mama aku lagi ngapain di dalem kamar berduaan sama calon mantu Mama itu?",Arka balik bertanya dengan nada kesal.


"Oohhh tidak,jangan bilang mama ganggu kalian yang lagi bercocok tanam?ya ampun mama datang di saat yang tidak tepat ya??ya udah lanjutin mama kebawah dulu",


Mama mayang pun langsung nyelonong ninggalin Arka dengan tanpa rasa bersalah sedikit pun.


"Aarrrggghh",Arka yang merasa kesal karena hasratnya belum terselesaikan.


ia pun kembali ke kamar berniat melanjutkan permainan,namun Diana sudah tidak ada di atas ranjang.Diana sudah buru2 kabur ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya.


"Aaahh sial pakai acara ngunci pintu segala lagi,trus giman ini masih belum keluar ini",


Arka frustasi karena saat ini menyusul Diana mandi dan melanjutkan pergulatan yang masih belum terselesaikan namun Diana sudah menolaknya secara halus dengan cara mengunci pintu kamar mandinya.


Beberapa saat kemudian Diana keluar dari kamar mandi dan melihat Arka duduk di atas ranjang dengan wajah masam.


"Kamu nggak mau mandi mas?"


"Nggak",jawab Arka ketus tanpa melihat Diana sama sekali.


"Kenapa sih kok gitu jawabnya,ketus amat mas?",


Diana sebenarnya tau kalau Arka lagi marah gara2 tadi,tapi dia pura2 tidak tau.karena kan nggak enak juga mama Mayang datang ke rumah trus mereka asyik2 bertempur panas di atas ranjang,pikir Diana.


"Kalau aku marah wajar nggak sih?",


"Oke aku minta maaf mas,aku cuma nggak enak aja mas ada mama kamu di sini",


"Ya udah aku tau,aku mau mandi",


"iihh ngambek beneran",


Diana yang bingung harus bagaimana membuat Arka kembali tidak marah pun akhirnya memutuskan duluan turun menemui Mama Mayang.


"Haii ma apa kabar?",


Sapa Diana saat menemui mama Mayang yang sedang menonton tv di ruang keluarga.


"Ohh haii sayang,baik nak Mama baik sekali.Maaf ya mama udah ganggu kalian tadi",


Kata Mama Mayang sambil memeluk tubuh Diana.


"Apa sih Ma,enggak kok nggak ganggu Ma",


Diana pun sedikit malu saat Mama Mayang membahas hal tadi.


"Nggak usah malu gitu kali sayang,Mama juga pernah muda kali",


Mama mayang berkata sambil tertawa.


"Arka kok belum turun?",


Masih di atas ma,baru siap2 tadi.Mama mau nginep sini lagi kan?",


"Rencana Mama mau nginep sini beberapa hari sayang.Tadi Papa kamu telfon soal kalian yang udah ketemuan tadi siang makanya Mama langsung kesini karena seneng banget dengar kabar dari kalian yang katanya udah setuju mau Menikah",

__ADS_1


"Hehe iya Ma tadi mas Arka udah minta restu sama Papa dan Papa setuju tadi",


"Syukur deh kalau gitu sayang",


Saking bahagianya Mama mayang kembali memeluk Diana.


"Mama itu sama Papa kamu temen kuliah dulu,temen satu jurusan.eehh taunya kita sekarang mau besanan",


"Diana juga kaget hlo Ma begitu Papa bilang kalau Mama ini temen kuliah Papa dulu,ya ampun ternyata bener kata pepatah Dunia tak seluas daun kelor ",


Meraka pun berbincang kesana kemari sambil tertawa.Terlihat sangat akrab satu sama lain.


"Eehheeemmbb",kedatangan Arka membuyarkan suasana antara mertua dan menantu yangs sedang asyik bercanda.


"Sini Nak gabung kita ngobrol",


"Sini mas gabung kita sini",


Diana dan Mama Kompak mengajak Arka ikut bergabung mereka.


"Nggak Arka mau makan,laper",


Arka menjawab dengan nada dingin.


"Kenapa sih anak itu sayang?kalian lagi marahan ya?",


"hehe Nggak kok Ma,cuma cemburu aja kalik mas Arka liat kita akrab gini",


Diana sengaja berkata tidak jujur karena kan tidak mungkin berkata kalau Arka lagi marah gara2 masih trune on tapi udah di tinggalin Diana kan🤣.


"Dasar udah tua juga masih kaya anak kecil anak itu.ya udah kamu susulin dian gih,mama juga mau istirahat di kamar",


"Iya Ma",


Mama mayang pun masuk ke kamarnya untuk istirahat.


"Mas kamu masih marah ya",


Diana menghampiri Arka yang lagi makan di meja makan.


"Menurut kamu?",


"Aku kan udah minta maaf mas,kamu kok masih ngambek sih?",


"Kamu pikir di tinggal pas belum selesai itu enak ya,asli ini bener2 nggak enak banget rasanya",


"Iya aku tau dan aku minta maaf mas,sebagai gantinya kita lanjutin nanti malam deh",Bujuk Diana.


"Udah nggak selera lagi aku",


Kata Arka sok jual mahal karena masih kesal


"Nanti malem kamu cukup diem aja biar aku yang kerja",kata Diana dengan nada genit.


Arka pura2 cuek,walau sebenarnya pikirannya sudah traveling membayangkan nanti malam dia di Go....yang patah2 sama Diana yang semakin hari semakin hot saja.

__ADS_1


__ADS_2