CEO Dingin Ini Telah Menjeratku

CEO Dingin Ini Telah Menjeratku
Agestya Lagi


__ADS_3

"Selamat pagi istri ku yang ****.ayo cepat bangun kita sarapan kebawah",sapa Arka pada Diana yang yang masih bergulung di bawah selimutnya.


Diana memang enggan turun dari kasur walaupun sudah bangun sedari tadi.pertempuran semalam memang membuat tenaganya hampir terkuras habis.


"Aku masih males mas,aku capek.kamu sarapan duluan aja nanti aku nyusul",


"Bukannya capek seperti ini kemauan mu ya,kamu sendiri kan pengen ngerasain gimana rasannya malam pertama.semalam aku mewujudkan semua mimpi kamu untuk malam pertama yang panas",goda Arka sambil menciumi pundak istri kecilnya.


"Dasar om2 mesum",


"Tapi kamu suka kan baby?",


"iiiiisshhh apa sih,aku mandi dulu kamu tungguin aku",


Diana akhirnya bangkit dari tidurnya lalu berjalan menuju kamar mandi.


"Mau aku temenin mandi baby?",


"Nggak perlu",


Kata Diana sambil menutup pintu kamar mandi.sedangkan Arka hanya bisa tertawa puas karena berhasil mengoda istri kecilnya.


Setelah mandi Diana pun segera berganti baju dan sedikit merias wajahnya agar terlihat segar.ia ingin selalu terlihat menarik di mata Arka.


"Ayo mas katanya mau sarapan kok malah sibuk main Hp sih",


"Ngecek kerjaan sebentar baby,ini hlo udah ayok",


"Bisa nggak sih nggak usah mikirin kerjaan dulu kita kan lagi menikmati momen berdua mas",


"Iya baby tadi cuma ngecek sedikit aja kok,udah aku serahin semuanya sam Felix juga.sekarang udah fokus lagi sama istri aku yang cantik ini",


Mereka pun akhirnya sampai di restoran Hotel tempat mereka menginap.mereka pun memesan beberapa makanan untuk sarapan.


"Mas aku ke toilet sebentar ya",


"Oke baby jangan lama2 ya",


"Iya mas",


Saat ia hendak masuk ke dalam toilet tiba2 saja ia di hadang oleng seseorang.


"Selamat menempuh hidup baru sayang",Sapa orang tersebut.


"Kak Agestya",Diana terkejut saat melihat Agestya berada di sana.


"Kenapa kamu terkejut,aku terlihat menakutkan?aku hanya ingin mengucapkan selamat untuk mu apakah aku salah",


"Iya kak makasih atas ucapannya,aku permisi",


"Haii haii tunggu sebentar kenapa buru2 sekali sayang,apa kamu tidak akan memberiku pelukan perpisahan",

__ADS_1


Agestya mencekal tangan Diana,membuatnya terkejut sekaligus ketakutan.ia teringat beberapa saat lalu saat Agestya nyaris memperkosanya.


"Lepaskan aku tolong",Diana mencoba melepaskan diri.


"Apa suami mu menyuh mu menjauhi ku,bukankah kita dulu pernah memiliki hubungan yang dekat?lalu kenapa kini kamu menjauh dari ku?",


"Iya kita memang pernah dekat layaknya kakak dan adik,tapi itu sebelum aku tau siapa kamu dan sebelum kamu hampir memperkosa ku.jadi sekarang lepaskan aku atau kamu akan menyesal",


"Hahaha kamu sekarang berani mengancam ku rupanya.gadis kecil yang dulu selalu ikut kemana pun aku pergi dan gadis kecil yang sangat ingin aku miliki kini sudah berubah ya rupanya",


Agestya sama sekali tidak berniat melepaskan tangan Diana,justru ia semakin mengeratkan cengkramannya sampai Diana meringis kesakitan.


"Sekarang kamu tau siapa aku yang sebenarnya,maka aku juga akan tunjukan siapa sebenarnya laki2 yang saat ini kamu sebut suami itu sayang",


Agestya berkata sambil berbisik di samping telinga Diana,membuat Diana semakin ketakutan.


"Brengsek apa yang kamu lakukan pada istri ku",


Arka berkat sambil memberikan tendangan T pada Agestya sampai ia terjungkal kebelakang.


"Oohhh haaii brother,sabar santai dulu.aku di sini hanya memberi ucapan selamat pada Diana atas pernikahan kalian,apa aku salah",


"Aku tidak butuh ucapan selamat dari mu dasar bajingan",


Diana segera berlari kepelukan Arka,tubuhnya sudah gemetaran saking takutnya.


"Sudah kamu aman baby",


"Jangan memamerkan kemesraan di hadapan ku,itu semakin membuat ku ingin merebut Diana dari sisi Arka Laksmana Angkasa",Kata Agestya.


"Kita lihat saja nanti",


Agestya berkata sambil berlalu pergi meninggalkan tempat itu.


"Brengsek",Arka berkata sambil mengepalkan kedua tangannya.


"Sudah jangan menangis baby aku ada di sini,kamu akan baik2 saja",


"Aku takut mas",


"Sudah lupakan",


"Hallo Felix awasi setiap gerak gerik Agestya,dia baru saja datang kesini mengancam Istri ku dan urus juga soal keamanan Hotel ini yang sangat buruk kenapa bisa tidak satu pun scurity yang berjaga di sini.",


"Baik bos",


"Ayo Baby kita kembali ke kamar",


"Ada yang sakit baby?",tanya Arka setelah ia sampai di kamarnya.


"Tangan ku mas",Diana berkata sambil menunjukan tangannya yang memerah karena bekas cengkraman Agestya tadi.

__ADS_1


Segera Arka meniup tangan Istrinya yang memerah tadi dengan lembut dan telaten.


"Mas setelah ini aku mau kemana-mana sama kamu,aku nggak mau di tinggal sendiri.aku takut Agestya datang lagi",


"Iya baby,kamu tidak perlu mengkhawatirkan soal itu",


"Masih sakit?",Tanya Arka di sela2 tiupannya.


"Udah nggak mas",


"Syukurlah baby",


Arka memeluk Diana dengan erat seakan ia takut jika terjadi hal buruk pada Istrinya.Agestya sudah benar2 nekat berani bekali2 mengusiknya.


"Tunggu pembalasan ku",Batin Arka.


"Baby hari ini kamu mau kemana?",


"Aku nggak mau kemana2 aku mau di sini aja sama kamu,mau seharian berduaan",kata Diana dengan nada manja.


"Beneran seharian mau berduaan nih,nggak nyesel?",


Kata Arka dengan tatapan mengoda.


"Heem aku mau manja2 sama kamu seharian ini",


"Oke Istri ku sayang aku siap melayani mu sepanjang hari"


"iiishh jangan mesum gitu aahh",


"Mesum sama istri kan sah2 aja baby,aku pengen cepet2 punya jagoan dari kamu",


Kata Arka sambil mengelus-elus perut rata Istri kecilnya.


Sedangkan di tempat lain Agestya sangat marah,ia terbakar cemburu.bayangan ketika Arka memeluk dengan mesra Diana tadi terus terbayang di kepalannya.


"Siiaalll,harusnya aku yang memeluk Diana bukan kamu Arka.seharusnya saat ini yang meminang Diana adalah aku,namun semua itu rusak karena kedatangan mu",


Agestya benar2 merasa frustasi karena tidak dapat memiliki Diana.


"Tunggu saja Arka sebentar lagi bahagia mu akan sirna,akan aku rebut Diana dari sisi mu.akan aku buat dia membenci mu",


Saat ini Agestya sedang menyusun rencana untuk memisahkan Arka dan Diana.segala daya upaya ia lakukan untuk hal itu.


"Bagaiman kamu sudah menemukan titik kelemahan Arka belum?",


Tanya Agestya pada Asisten kepercayaannya.


"Maaf bos sepertinya sangat sulit mencari itu,karena perusahaan Angkasa group terlalu kuat untuk kita cari kelemahannya",


"Dasar bodoh hal seperti itu saja kamu tidak becus,tetap cari sampai ketemu atau tidak usah datang ke kantor ku lagi",

__ADS_1


"Baik bos",


"Aku akan membuat mu hancur Arka,jangan besar kepala dulu.tunggu saja hari itu akan segera tiba.?


__ADS_2