CEO Dingin Ini Telah Menjeratku

CEO Dingin Ini Telah Menjeratku
Cemburu si Nona Manis


__ADS_3

Sudah 4 hari mama Mayang nginep di rumah Arka,akhirnya ia pun memutuskan untuk kembali ke rumahnya.


"Nak mama pulang dulu ya,kalian jaga diri baik2",


Mama Mayang berpamitan pada Arka dan Diana.


"Iya ma tenang aja,mama juga hati2 di jalan ya",


Jawab Arka sambil memeluk Mamanya.


"Sayang kamu baik2 ya sama Arka,kalau dia nakal bilang sama mama jangan sungkan",Mama mayang berkata sambil memeluk Diana.


"Iya ma siap",


"Baby aku juga mau berangkat ke kantor dulu ya,ada meeting udah hampir telat ini",


Kata Arka sambil mengecup kening Diana.


"Eembb iya mas,hati2 di jalan ya",


Diana pun kini berada di rumah sendirian,hari ini ia berniat untuk menyirami tanaman bunga miliknya.iq ingin membunuh rasa sepinya dengan berkebun hari ini.


Saat Diana kembali ke kamar untuk mengambil handphone miliknya tiba2 ia melihat handphone milik Arka masih tertinggal di atas meja.


"Ini kan Hp Arka,tumben sampai tertinggal",Kata Diana.

__ADS_1


Namun tiba2 saja Hp milik Arka bergetar,tanda ada satu pesan masuk.Diana pun kepo ingin tau siapa yang mengirim pesan pada Arka.


Ini kali pertama Diana memegang Hp milik Arka sejak awal mereka bersama.


Dengan sedikit ragu ia membuka pesan itu dan ternyata dari seseorang bernama Gadis.


"Sayang kamu ada acara malam ini?kita kan udah lama nggak ketemu.kalau ada waktu telfon aku ya",Begitu lah bunyi dari pesan dari seseorang bernama Gadis.


Sontak hal itu membuat tubuh Diana panas dingin dan jantungnya berdetak tidak karuan.


"Dasar laki2 brengsek ",Kata Diana sambil menahan amarahnya.


Diana dengan segera menelfon felix asisten Arka.


"Hallo Felix,tolong bilang sama bos kamu itu kalau Hpnya tertinggal dan ini dia juga udah di cariin tuh sama si Gadis",Kata Diana ketus.


"Maaf tuan tadi Nona Diana telfon",Kata Felix pada bosnya yang sudah sibuk di depan laptopnya.


"Kenapa dia telfon kamu,memang tidak bisa apa telfon ke nomor ku",


"Dia memberitahukan kalau telfon tuan Arka tertinggal di rumah",Jelas Felix.


"Apa telfon ku tertinggal",Kata Arka sambil meraba semua saku di celananya.


"Anda sepertinya harus segera pulang tuan,sesuatu yang buruk terjadi",Kata Felix lagi.

__ADS_1


"Maksud kamu?",Arka belum paham.


"Tadi Nona Diana menyebut Nama Gadis tuan,katanya dia menghubungi anda",Jawab Felix.


"Sial,bisa jadi masalah besar ini",


Mendengar Nama gadis Arka pun langsung bergegas meninggalkan ruangan kerjanya.ia tau saat ini sedang terlibat dalam sebuah masalah dengan Diana.


"Bodoh sekali aku kenapa aku bisa lupa dan lagi pula kenapa gadis itu tiba2 menghubungiku",


Kata Arka sambil mengemudi mobilnya dengan kecepatan tinggi,ia ingin segera sampai rumah dan menjelaskan yang sebenarnya pada Diana.q


Diana mencoba menetralisir semua pikiran buruk di dalam otaknya.ia merasa sangat kesal saat membaca pesan tadi,bahkan kini di kepala penuh dengan pertanyaan dia siapa,apa ada hubungan dengan Arka dan lain sebagainya.


"Kenapa sih aku ini,kenapa aku jadi kaya gini sih.apa aku mulai cemburu sama dia.ya ampun nggak boleh nggak boleh kaya gini.harusnya aku sadar posisi ku sebagai apa",


Diana mencoba meyakinkan dirinya sendiri.


Akhirnya Arka pun sampai rumah,dengan segera ia naik ke atas menuju kamarnya.


"Baby Aku boleh masuk",Kata Arka saat ingin membuka pintu namun pintunya terkunci dari dalam.


Dengan muka datar Diana membuka pintu lalu dengan berani melemparkan Handphone milik Arka.


"Tuh Hp kamu,buruan bales pesan dari Gadis dia nungguin kamu tuh Sayang",Kata Diana ketus sambil kembali menutup pintu.

__ADS_1


"Tunggu dulu aku bisa jelasin Baby,jangan marah gitu dong",Kata Arka dari luar pintu.ia tidak bisa masuk karena pintu kembali di kunci oleh Diana.


"Sial dia beneran marah,gawat nih aku harus gimana"


__ADS_2