
Iza sampai rumah langsung masuk ke kamar,dan mengurung diri,sekitar jam 4 sore Tiya mengetuk kamarnya,tidak juga di buka,dan pintu yang biasanya ngga di kunci sekarang di kuncinya.
Tiya turun ke bawah mencari kedua orang tuanya,ternyata belum pulang.
Tiya lalu menelfon Mamahnya menanyakan kapan pulang,dan Mamah bilang sekarang sedang bersiap untuk pulang.
Di dalam kamar ,Iza dari tadi menangis sambil terus melihat ke hpnya,karena Iza menunggu telfon atau pesan dari Beni,tapi dari tadi siang Beni sama sekali tidak ada kabar.
Tiya menelfon Zee memberi tau kondisi Iza sekarang.
"Kaka mu dari tadi belum pulang juga Zee,,"
"Iya belum,,awas aja tuh orang kalau pulang, Aku bejek bejek nanti,,"
"Emang kamu berani Zee,,"
"Berani aja,lihat aja nanti,,"
"Ya udah kalau gitu,nanti sambung lagi yah,"
Telfon pun mati,dan tidak lama Mamah dan Papah pulang,Tiya langsung bilang kalau Iza dari tadi di kamar aja ngga mau keluar.
"Ya udah ayo kita lihat ,emang tadinya kenapa Kak Adek bisa gitu,,kalian berantem,"sambil naik ke atas,sedang Agung mencari kunci serep di kamarnya.
"Ngga Mah,,kita ngga berantem kok,eemm tadi kita makan siang di restoran,terus Adek lihat Kak Beni dengan wanita,mereka terlihat akrab,dan Adek di cuekin,,"
"Loh kok gitu Beni,Adek sama Beni masih pacaran kan,,?"
"Masih Mah,,iya kita aja ngga tau kenapa kak Beni begitu,"
__ADS_1
Sampai di depan kamar,Mamah mengetuk pintu kamar Iza,dan Iza ngga mau membukanya juga,Papah datang sambil membawa kunci serep,lalu membuka pintunya.
"Adek,,,"Tiya langsung masuk dan mencari Iza,ternyata Iza ada di kamar mandi.
Iza keluar dari kamar mandi langsung kaget karena semuanya ada di kamarnya.
"Mamah,Papah sama Kaka ngapain,,kok bisa masuk,,?"
"Kita tuh kuatir sama kamu Dek,dari tadi siang ngga keluar kamar,terus di ketok pintunya ngga mau buka,,ya Kita takut Adek kenapa kenapa,"Iza diam.
Mamah mendekatinya lalu memeluknya untuk memberi kekuatan,setelah Mamah baru Papah yang memeluknya.
"Udah yah jangan sedih lagi,sekarang kita makan malam saja yuk,,"Iza menurut dan semuanya turun.
Iza yang dari siang belum makan,langsung makan sampai habis banyak,saat semua masih makan,mba datang dan bilang ada tamu .
"Itu Bu,Mas Beni yang datang,mau ketemu Adek katanya,"
"Oh suruh tunggu bentar yah,"
"Mba,,suruh pergi aja,Adek ngga mau ketemu sama dia,,"kata Iza dengan kesal.
"Sayang jangan kaya gitu,temui Beni siapa tau dia mau jelasin semuanya,"kata Papah.
"Ngga,,semuanya sudah jelas Pah,Adek sudah lihat dengan mata kepala Adek sendiri,Kaka juga lihat,,"
"Sayang,,tapi alangkah baiknya Adek mendengarkan penjelasan Beni,biar kalau memang kalian akan menyudahi ,kalian tidak ada ke salah faham an,Sanah temui,,"Iza diam sambil berfikir.
Lalu setelah kurang lebih 5 menitan, Iza bangun dari duduknya dan keluar menuju ruang tamu.
__ADS_1
Beni sedang duduk sendiri,Iza lalu duduk di Sofa yang cukup jauh dari Beni.
"Malam sayang,,"kata Beni.
"Jangan basa basi dan jangan lama lama,Aku ngga ada waktu buat bicara sama orang seperti anda yang munafik,"Beni hanya tersenyum mendengar perkataan Iza.
"Sayang,,Kamu makin cantik kalau lagi jutek gitu,"Iza melotot dan bangun dari duduknya.
"Silakan pulang,Aku ngga ingin bicara sama anda lagi,,semoga kita ngga akan bertemu lagi,"Iza akan masuk ke dalam tapi Beni langsung mengejarnya.
"Lepas,,"Iza bicara sangat keras,sambil menarik tanganya yang di pegang oleh Beni.
Mamah dan Papah juga Tiya yang mendengarnya langsung keluar,dan melihat Beni dan Tiya sedang berdiri.
"Adek,,ada apa sayang,,"kata Dinda.
"Malam Om,,malam Tante,Malam Tiya,,"sapa Beni.
"Malam,,"jawab ketiganya.
"Kalian kan sudah sama sama dewasa,bicara baik baik,jangan paket emosi,,"kata Papah.
"Iya om saya minta maaf,saya datang kesini mau jelasin tentang yang tadi siang saat saya dan Iza bertemu di Restoran,,"
"Ya udah ayo kita duduk,,Adek ayo sayang,dengarkan dulu penjelasan Beni,jangan emosi dulu,"
Semuanya pun duduk,Iza yang masih kesal hanya bisa diam,dan mendengarkan penjelasan dari Beni.
Jangan lupa like komentar dan votenya terimakasih...
__ADS_1