Cerita Cinta Dua F

Cerita Cinta Dua F
Tiya Minta Izin


__ADS_3

Acara lanjut ke makan makan,setelah para tamu memberikan selamat kepada kedua pasang yang bertunangan.


Tamu undangan hanya orang terdekat saja,Opa Hendra dan Oma Dea juga datang,tapi Tante Zara dan suami tidak datang karena sedang keluar negri keduanya orang sibuk.


"Aku ngga nyangka Ben kamu mau jadi adik ipar ku,,"kata Akbar saat keduanya sedang menikmati makan.


"Iya,,kita jadi sodara sekarang,,"keduanya senyum.


"Gimana kerjaan,,kalau nanti ke Surabaya lagi mampir lagi ke rumahku yah,,"


"Siap Kaka Ipar,,Pasti Aku akan mampir,lumayan ngga bayar Hotel,,"


"Dasar Brengsek kamu ,,"


"Kamu mau berapa hari di sini,,?"


"Malam Senin pulang,,"


"Kita ke makan kak Sila yuk,mau ngga,,Aku dah lama ngga ke sana,"


"Boleh,,besok kamu ke rumah yah,jemput Aku"


"Siap,,,"


Selesai makan makan,,tamu satu persatu pamit pulang,Oma Dea dan Opa Hendra juga izin pulang dulu.


Opa Doni dan Oma Dian ngga bisa datang,karena ngepasin ada pesanan kue yang cukup banyak.


Tamu pun sudah pulang semua,sekarang tinggal keluarga inti saja.


"Karena ini sudah malam,ayo kita pulang,,"kata Agung.


Semua lalu bersiap dan keluar dari hotel menuju parkiran.


"Hati hati di jalan Ya Pak,,"Agung menjabat tangan Papah Beni.


"Iya,bapa juga hati hati di jalan,,"


Papah Agung juga menyalami papah Torik dan bilang hati hati juga,semuanya sudah masuk mobil,lalu satu persatu mobil keluar dari parkiran hotel.

__ADS_1


Sampai rumah Kembar langsung masuk kamar karena mau bersih bersih.


Kembar udah risih dengan baju dan dandannannya.


Kembar di kamar masing masing menatap ke cincin yang melingkar di jarinya.


Pagi harinya karena hari libur jadi keluar dari kamar pada siang.


"Sayang,,,Mas mau minta izin nanti siang Mas mau ke makam sila,apa boleh,,"kata Abang,saat ini keduanya masih tiduran di kasur sambil saling peluk,mereka masih malas untuk bangun.


"Boleh,,tapi ada syaratnya,,"


"Apa syarat nya,,?"


"Mas sama Beni pergi ke makam,sedang Vivi mau ajak Mba Iis dan suaminya ke Mal,Vivi mau ajak Bibi jalan jalan,,gimana,,"Akbar sambil berfikir.


"Nanti Mas nyusul ke Mal,,bisa kan,,"


"Ya udah,,boleh deh,,"


"Makasih ya Mas,,"Vivi lalu bangun dan menuju kamar mandi,Vivi mau ke kamar mertuanya dan ke Mba Iis ,Vivi mau bilang ke mereka.


"Mas Vivi keluar dulu yah,,"


"Mau izin ke mamah sama Papah mau ajak Bi Iis jalan jalan,,"


"Iya,,nanti Mas nyusul,,"


Vivi keluar menuju kamar mertuanya,karena di ruang keluarga mertuanya belum ada.


Tok,,,Tok,,


"Mah,,"kata Vivi pelan,Mamah yang sudah bangun lalu membuka pintu.


"Vivi,,ada apa sayang,,"


"Vivi mau minta izin Mah,,"mereka masih ada di depan kamar Mamah.


"Izin apa,,?"

__ADS_1


"Vivi mau ngajak Bibi Iis sama suaminya jalan jalan ke mal,,apa boleh,,?"


"Oh gitu,,,ya boleh sayang,,ajak aja mereka jalan jalan,,"


"Iya Mah,,makasih ya Mah,,Vivi permisi dulu mau bilang Bi Iis,,"Mamah jawab iya.


Vivi lalu ke dapur mencari mba Iis,sedang Tiya di kamar nya sedang mengobrol dengan Torik di telfon.


"Sayang,,,kamu mau ngga ke rumahku,bantuin Aku beresin baju yang mau aku bawa besok,,"


"Kan ada Mamah Kaka juga ada mba kali masa Tiya yang suruh rapikan baju,"Torik tersenyum.


"Sayang,,ini cuman alasan saja biar nanti kamu izin ke orang tuamu ada alasan,,"


"Tapi nanti Kaka jemput Tiya ngga,,?"


"Ya udah Aku jemput deh,,kamu siap siap gih,Aku juga mau siap siap,,"


"Iya,,"telfon pun mati.


Tiya lalu turun ke bawah,ke kamar Mamahnya,Tiya langsung masuk,melihat papahnya masih tiduran Tiya naik ke kasurnya.


"Ada apa hemm,,,pasti ada maunya nih,,"kata Papah, Tiya tersenyum.


"Kak Torik besok mau berangkat keluar negri Pah,Trus Tiya di suruh main ke rumahnya,boleh ngga Tiya pergi ke sana,,Tiya mau bantu kak Torik beresin baju bajunya juga,"Papah tersenyum mendengarnya.


Mamah yang keluar dari kamar mandi melihat Tiya ada di kamarnya langsung bertanya.


"Kaka tumben kesini,ada apa,,?"


"Putrimu lagi minta izin nih Mah,,dia mau pergi ke rumah Aldo,,"


"Mau ngapain Kak,,?"


"Kak Torik besok mau berangkat,Tiya di suruh main ke rumahnya Mah,boleh yah,,"Papah dan Mamah saling tatap dan tersenyum.


"Ya udah pergilah,tapi ngga boleh pulang sampai sore,,"kata Mamah.


"Iya Mah,,makasih ya Mah,,"Tiya langsung bangun dari kasur dan memeluk mamahnya.

__ADS_1


Setelah itu Tiya ke luar dan ke kamarnya untuk bersiap.


Jangan lupa like komentar dan votenya terimakasih..


__ADS_2