Cerita Cinta Dua F

Cerita Cinta Dua F
Tiya Mematikan Telfon Torik


__ADS_3

Torik mendengar perkataan Tiya langsung berfikir malam Minggu kemarin dia dimana,dan siapa yang berani mengangkat telfonya.


"Jam berapa waktu kamu telfon Yang,?"


"Perkiraan di tempat Kaka jam 9 malam,"Dengan pelan Tiya menjawab.


"Ya Tuhan sayang,Itu Mey yang angkat,Mey memang bilang sama Aku katanya Kamu telfon dan dia angkat karena Aku lagi di kamar mandi,tadinya Aku mau telfon balik,tapi maaf Aku lupa,kemaren malam Minggu kan Aku dah bilang ada acara bersama teman teman kerja ke kamu kan Yang"Mey teman kerja Torik,dan Tiya sudah tau Mey ,Torik yang sering bilang ke Tiya kalau punya teman cewe bernama Mey.


Tiya hanya diam,Tiya diam karena menangis,Tiya merasa kalau Torik sengaja tidak menelfonnya balik karena dirinya sudah ngga begitu penting,masih penting teman temanya.


"Sayang,,kenapa diam,lihat kan wajahmu,Aku benar benar minta maaf,bukan maksudku untuk tidak menelfon mu balik,tapi Aku sungguh sungguh lupa,Aku paginya langsung telfon kamu kan sayang,"Tiya justru mematikan telfonya karena tidak mau Torik melihatnya menangis.


"Kenapa Aku jadi cengeng gini sih cuman gara gara ginian,Aku percaya sama Kak Torik kalau dia ngga mungkin macam macam atau selingkuh,tapi rasanya Aku cemburu saat hpnya kak Torik di pegang wanita apa lagi sampai berani mengangkat telfon ku,"


Saat Tiya masih terus mengusap air matanya,Mamah masuk ke dalam kamar Tiya.


"Sayang,,kamu kenapa,,kok nangis,,apa ada yang sakit,,"Tiya lalu tersenyum dan memeluk mamahnya.


"Tiya kangen Mamah,,"


Keduanya saling peluk,Mamah menciumi rambut Tiya dengan sayang.

__ADS_1


"Papah mana Mah,,?"


"Ada di luar sama Abang dan Beni,yuk kita keluar,kita sekalian makan malam,"


"Adek ada ngga Mah,?"


"Adek belum pulang,katanya nanti langsung ke sini,"Sambil Mamah menggandeng Tiya.


Hp Tiya tadi di matikan,karena masih kesal dengan Torik,Torik terus saja menghubungi Tiya tapi tetap tidak bisa.


"Ya Tuhan,,kenapa jadi gini sih,Lagian kenapa Aku bego banget waktu malam Minggu itu ngga telfon balik,pantas pagi nya saat Aku telfon Tiya nada bicaranya berbeda,"


Di rumah Abang semuanya sudah kumpul,dan sedang makan malam bersama,Tiya makan hanya sedikit dan masih tidak enak makan.


"Kak,,makan yang banyak,biar cepat sembuh,kamu pucat banget loh,"kata Abang.


"Iya Kak,,kamu pucat sekali,ada yang di pikirkan ,,?"tanya Papah.


"Ini juga lagi makan kok Bang,,Tiya hanya kecapean aja kok Pah,,"Kata Tiya tersenyum tipis.


Torik akhirnya menelfon Iza karena Tiya susah di hubungi.

__ADS_1


"Kak,,ini Kak Torik kok telfon Adek,hp Kaka mana,,?"


"Hp Kaka mati belum di cas,udah matikan aja,ngga usah di angkat,"Iza pun membiarkannya,tapi Torik terus saja telfon.


"Ada apa,,apa kalian lagi berantem,,?"tanya Mamah karena ngga biasanya Tiya menolak telfon Torik.


"Ngga kok Mah,kita baik baik aja,cuman kan kita lagi makan ngga enak kalau angkat telfon,nanti Kaka telfon kalau udah di kamar,"


"Oh ya udah kalau gitu,nanti habis makan jangan lupa minum obatnya yah,"Tiya menjawab Iya.


Selesai makan,Tiya masuk kamar dan minum obat,setelah itu Tiya ingin tidur langsung.


Hp Iza yang dari tadi di telfon Torik terus merasa risih,karena bikin berisik.


Beni lalu menyuruh Iza mengangkatnya,"Kak Tiya tadi bilang hpnya mati ,nanti Kaka akan telfon kak Torik katanya ,setelah hpnya di cas"


Setelah itu telfon di matikan,Iza ,Beni,Papah dan Akbar lanjut mengobrol,sedang Vivi bersama Mamah menikmati puding coklat di dapur.


Torik menelfon Mey dan bilang pada Mey kalau Torik mau ambil cuti satu Minggu,setelah itu Torik bersiap ,Torik rupanya tidak tenang dan akan langsung pulang ke Indonesia.


jangan lupa like komentar dan votenya terimakasih...

__ADS_1


__ADS_2