
Beni kesakitan karena miliknya di gigit,tapi Beni mendengar Iza yang muntah muntah langsung mendekatinya.
"Sinih Mas Bantu pijitin,,"Beni memijit leher belakang Iza.
Weekk,,wekkk,,,
Iza terus saja muntah,sampai isi perut nya keluar semuanya,Iza lemas dan akan jatuh,Beni untung langsung menangkapnya.
"Mas,,Aku lemas banget,,"
"Ayo kita ke kasur,,"Beni menggendong Iza menuju kasur.
Iza lalu di tidurkan di kasur,Beni mengusap keringat di keningnya dan di mulutnya.
"Maafin Mas yah sayang,,Mas ngga lagi lagi,Mas kapok di gigit, sama ngga tega kamu muntah muntah,,ini minum dulu,,"Beni mengambilkan minum untuk Iza,dan Iza langsung minum.
"Kamu istirahat aja dulu yah,apa mau tidur di sini,,?"
"Terserah Mas aja,,"
"Ya sudah kita tidur sini aja yah,"Iza mengangguk.
Beni lalu mengambil baju untuk di pakainya,dari tadi Beni hanya pakai handuk saja,Iza melihat wajah Beni sebenarnya kasihan,tapi mau gimana lagi.
Beni pakai baju,setelah pakai baju Beni ikut tiduran,"Kenapa ngga tidur,,?"
"Aku pengin di peluk Mas,,"
Beni lalu memeluk Iza,dan mencium keningnya,"Maafin Aku ya Mas,,"
"Minta maaf kenapa sayang,,kamu ngga salah kok,,"
"Mas jadi ngga bisa merasakan enak,,"
"Ngga papa,bisa lain kali,,ayo tidur,,"
Keduanya tertidur,sekitar jam 9 malam Iza terbangun karena hpnya berbunyi tanda panggilan,saat di lihat ternyata mamah yang telfon.
"Halo Mah,,"Dengan suara seraknya.
"Halo sayang,,kamu kok belum pulang,mau menginap di situ apa,?
"Hemm,,iya Mah,,ngga papa kan,,?"
__ADS_1
"Ya ngga papa sayang,mamah cuman tanya aja,kamu sudah tidur,,?"
"Sudah mah,,emang jam berapa sekarang,?"
"Jam sembilan sayang,,"
"Oh iya mah,,"
"Ya sudah yah kalau gitu,mamah matikan dulu telfonya,"
"Iya Mah,,"
Setelah telfon mati Iza bangun untuk menyalakan lampu,karena kamar sangat gelap,tadi waktu tidur masih sore soalnya,jadi lampu ngga di nyalakan,Iza menyalakan lampu tidur jadi tidak mengganggu Beni yang masih tidur.
Iza menuju kamar mandi untuk pipis,setelah selesai pipis Iza perutnya terasa lapar,Iza lalu membangunkan Beni.
"Mas,,,Mas,,mas Beni,,"Iza menggoyangkan tangan Beni.
"Kenapa sayang,?"
"Aku lapar Mas,,"
"Lapar,,jam berapa sekarang,?"
"Oh pantas kamu lapar,rupanya sudah malam,tunggu Mas cuci muka dulu yah,"
"Iya Mas,,"
Selesai dari kamar mandi ,Keduanya turun ke bawah,saat sedang turun dari tangga,papah juga baru masuk.
"Kalian di sini,,?"
"Iya Pah,tadi Beni mau ambil baju,tapi kita malah tertidur ,,"
"Kalian mau menginap,apa mau pulang,?"
"Kita mau menginap aja,ini sudah malam juga Pah,"
"Oh iya,terus kalian mau ngapain turun,?"
"Iza laper Pah,,Papah dah makan belum,?"
"Sudah,ya sudah Sanah kalian makan ,Papah mau istirahat dulu,"
__ADS_1
"Iya Pah,,"
Papah masuk ke kamar,sedang Beni dan Iza menuju meja makan.
Beni dan Iza makan malam bersama,keduanya sama sama lahap,selesai makan keduanya menuju kamar lagi,Iza ke kamar sambil bawa buah jeruk,katanya mulutnya jadi segar.
Sampai di kamar ,Iza dan Beni duduk di sofa yang ada di kamar,keduanya menikmati jeruk.
"Sayang,,ini makan,,"Iza menyuruh Beni untuk menggigit jeruk yang ada di mulutnya,jadi setengah di makan Iza dan setengah Beni.
"Enak kan makan kaya gini,"Iza sambil senyum-senyum.
"Iya enak,,jadi tambah manis,"
Beni tiduran dan kepalanya di letakan di pangkuan Iza.
Beni sambil menciumi perut Iza yang masih rata,"Sayang,,kamu pengin anak laki laki apa perempuan,?"tanya Beni.
"Aku apa aja asal sehat bayi dan Aku nya Mas"
"Itu sih harus sayang,kamu harus sehat dan anak kita juga,tapi Mas ingin punya anak Cewe yang pertama,"
"Kenapa pengin cewe dulu mas,"
"Ya ngga tau kenapa,Mas pengin aja cewe dulu,"
"Ya semoga ya mas anak kita cewe dulu seperti yang Mas inginkan,"
"Amin,,kita tidur lagi yuk Yang,"Beni mengajak Iza ke kasur,Iza pun mau.
Sampai di kasur keduanya saling peluk,Iza yang merasakan milik Beni bangun,dengan pelan tanganya masuk ke dalam celana.
"Sayang kamu ngapain,?"
"Aku hanya ingin bermain dengannya,rasanya gemas saat di pegang kenyal gitu,"Beni tersenyum,lalu menurunkan celananya agar Iza bebas bermain.
Di lain tempat Tiya dengan Torik sedang melakukan panggilan Vc,Tiya sedang menemani Torik berkemas,Torik sedang menata baju bajunya ke dalam koper.
"Akhirnya selesai juga,ya sudah kamu tidur gih,pasti sudah mengantuk kan,?"kata Torik.
"Iya kak,tapi Tiya pengun di temani tidurnya,kalau Tiya sudah tidur kaka baru matiin hpnya yah,"Torik tersenyum.
"Baik lah ,ya sudah pejamkan matanya,dan tidurlah,"Tiya menurut,Tiya memejamkan matanya dan tidak lama langsung tidur,Torik mematikan hpnya karena Tiya sudah pulas.
__ADS_1
jangan lupa like komentar dan votenya terimakasih..