Cerita Cinta Dua F

Cerita Cinta Dua F
Tiya kesal Dan Kecewa


__ADS_3

Setelah Tiya dengar cerita dari mamah tentang Iza yang kemungkinan Hamil ,Tiya langsung diam,Tiya tidak menyangka kalau Iza dan Beni sudah melakukan hubungan suami istri.


Tiya masuk ke kamar dan tiduran di kasur ,lalu mengambil hpnya,Tiya bukan menelfon Torik tapi Tiya telfon ke Vivi.


"Halo Kak,,"


"Iya Halo Tiya,,ada apa kok suaranya kaya lemas gitu,,?"


"Kaka sudah tau kalau Adek mau menikah hari ini,,?"


"Iya,,Kaka sudah tau,tadi Abang mu yang kasih tau Kaka,"


"Tiya sedih kak,,"


"Sedih kenapa sayang,,?"


"Ya kecewa aja sama Adek,kenapa sih Adek kok sampai hamil,kenapa Adek ngga mikir panjang,coba kemarin kalau Kak Beni ikut pesawat yang naas itu,Adek hamil gini,pasti akan jadi masalah besar,dan sekarang juga Mamah dan Papah yang jadi sibuk untuk acara pernikahan dadakan ini,kan kasihan,,Adek kenapa sih kaya gitu kak,,"


"Sayang,,Adek pasti juga ngga mau kaya gini,tapi ya namanya sekarang sudah terjadi kita tidak boleh marah sama Adek,mereka pacaran cukup lama dan sering bertemu juga pergi pergi berdua,pasti yang namanya setan sangat dekat dengan mereka,sudah ya sayang jangan sedih dan jangan kecewa,semua sudah terjadi,"


"Iya Kak,,Tiya hanya kecewa saja sama Adek,ya sudah ya kak,makasih sudah dengerin Tiya bicara,"


"Iya sayang sama sama,,ingat yah ngga boleh kesal ,kasihan mamah sama papah nanti,,"Tiya menjawab iya,lalu telfon pun mati.


Tiya lalu merasa perutnya lapar karena belum sarapan,Tiya turun ke bawah,di bawah Tiya melihat Iza yang sedang mencoba baju kebaya,tapi Tiya tidak mendekat ,Tiya langsung ke meja makan untuk sarapan.


Saat Tiya sedang makan, Iza datang dan ikut sarapan,saat Tiya mau bicara Mamah sama papahnya datang,Tiya tidak jadi bicara.

__ADS_1


Iza sudah selesai pilih baju kebaya,dan orang butiknya pun sudah pulang.


"Adek makan yang banyak,dan minum su*su juga yah,biar tidak lemas nanti,"


"Iya Mah,,"jawab Iza.


Tiya tiba tiba menyudahi makanya dan langsung pergi,tanpa Tiya berkata Iza tau kalau sodara kembarnya itu sedang marah,ikatan batin mereka cukup kuat.


Mamah juga tau Tiya kesal tapi mamah membiarkannya,karena kalau sedang kesal Tiya ngga bakalan mau di ajak bicara.


"Sudah selesai kan Dek,kalau sudah kamu istirahat,nanti jam satu acara akan di mulai,"


"Iya Mah,,Kalau gitu Adek ke kamar dulu ya Mah Pah,,"


"Iya sayang,,"


"Kak,,Adek masuk yah,,"Sambil mengetuk pintu lalu membukanya,Tiya diam saja tetap tiduran dan tidak menjawab.


"Kak,,Kaka marah yah sama Adek,,?"Sambil duduk di pinggir kasur.


"Adek minta maaf ya kak,Kaka pasti sangat marah dan kecewa sama Adek kan,Kaka boleh kok marahin Adek ,Adek akan terima karena Adek memang salah,Adek sama kak Beni khilaf kak,,kita juga melakukanya hanya sekali kok,Adek serius dan bicara jujur kak,,"Karena Tiya tetap ngga ada respon ,Iza lalu keluar dari kamar Tiya.


Iza di kamar jadi ikut sedih karena kakanya marah padanya dan ngga mau bicara,tanpa Iza tau Tiya tidur sambil memakai alat yang di pakai di telinga untuk mendengarkan musik,jadi Tiya ngga dengar ada Iza dan perkataan Iza juga.


Siang harinya jam 12 siang Iza di panggil mamahnya untuk makan siang dulu,setelah itu akan bersiap dan akan di dandani,karena orang yang mau mendandaninya sudah datang.


"Adek kenapa wajahnya kelihatan sedih gitu,Adek kan mau nikah,masa wajahnya malah sedih,tersenyum dong Dek,,"

__ADS_1


"Mah,,Kaka marah,Kaka ngga mau bicara sama Adek,"Air mata Iza keluar.


"Loh Adek kata siapa,,?"


"Tadi Adek ke kamar Kaka,Adek minta maaf dan bicara banyak lagi,tapi Kaka tetap diam,,"


"Masa sih,coba Mamah tanya ,Kaka marah kenapa yah,"


"Adek ikut Mah,,"


"Ya udah ayo,,"keduanya lalu masuk ke kamar Tiya,dan Tiya masih tidur di kasur.


"Kak,,Kaka,,,"Tiya tidak menjawab,lalu Mamah mengoyang kan badanya,Tiya terasa lalu membuka matanya dan bangun untuk duduk.


"Ada apa Mah,,"sambil melepaskan alat pendengar musik yang di telinga.


"Kaka dari tadi tidur sambil denger musik yah,?"Iza yang langsung tanya.


"Iya ,,emangnya kenapa,,?"


"Tadi Adek ke sini Kaka tau ngga,,?"


"Ngga,,Kaka tidur,emang ada apa,,?"


"Adek mau minta maaf karena bikin Kaka marah dan kecewa,Adek menyesal kak,Kaka jangan marah yah,,"


"Kaka emang kesal dan kecewa sama kamu,tapi kansemua sudah terjadi ,ya jadi kamu memang harus nikah dulu,"Iza langsung memeluk Tiya sambil menangis dan terus minta maaf.

__ADS_1


jangan lupa like komentar dan votenya terimakasih...


__ADS_2