Cerita Cinta Dua F

Cerita Cinta Dua F
Iza Ngga Mau Di Tinggal


__ADS_3

Iza sekarang setiap pagi,saat bangun tidur pasti merasakan mual,tapi yang bikin anehnya kalau siang ,sore atau malam,Iza tidak merasa mual lagi.


Pagi ini Iza bangun langsung lari ke kamar mandi,Iza muntah muntah,Beni yang mendengarnya bangun dan seperti biasa membantu Iza memijit lehernya.


"Mas,,perut Ku sakit banget,,"


"Iya sayang,,muntahan saja biar lega,,"


Wekkk,,wekkk,,,


Tiya bisa mendengar Iza muntah,rupanya Tiya juga ikut merasa ngga nyaman di perutnya,mual tapi ngga mau muntah.


Kamar mandi di kamar mereka bersebelahan,jadi kalau Tiya ada di kamar mandi bisa dengar Iza yang sedang muntah.


Tiya turun ke bawah,Mamah melihat Tiya berjalan sambil memegangi perutnya.


"Kak kamu kenapa,,kok megangin perut gitu,?"tanya mamah.


"Perut Kaka rasanya ngga enak mah,mual tapi ngga mau muntah,"


"Minum teh pait yang hangat yah,Adek lagi muntah lagi yah,"


"Iya Mah,,"


Mamah meminta mba buat teh pait yang hangat buat Tiya dan Iza, Mamah sudah tau kalau kedua putrinya memang sangat kuat ikatannya,karena dulu saat mereka masih kecil,satu sakit satunya ikut sakit,kalau satunya sedang sedih satunya pun merasakan kesedihannya.


Mamah membawa gelas yang berisi teh pait hangat ke atas menuju kamar Iza.


Tokk,,,Tokk,,

__ADS_1


Mamah mengetuk pintu kamar Iza, Beni yang membukanya.


"Pagi Mah,,"


"Pagi Ben,,ini mamah bawakan teh pahit buat Adek,,Adek muntah lagi,"


"Iya Mah,,silakan masuk Mah,,"Mamah masuk ke dalam,dan melihat Iza yang sedang tiduran di kasur.


"Sayang ini minum dulu tehnya,"


"Iya Mah makasih,"Iza lalu duduk.


"Nanti Mamah kasih obat biar ngga mual ya sayang,besok acara pernikahan kalian loh,Adek harus kuat,"


"Iya Mah,,maafin Adek ya mah jadi repotin,"


"Ngga kok sayang,,minum tehnya,nanti turun dan sarapan yah,,"Iza menjawab Iya.


"Masalah apa sih Mas,ngga mau ahh,,Mas ngga boleh pergi,,Aku ngga mau di tinggal,"Iza langsung cemberut.


"Sebentar aja ngga lama,,paling setengah jam doang,"


"Ngga mungkin,,pasti lama,perjalanan ke Kantor aja sekitar 20 menitan,belum di sana ,Trus nanti pulang juga lama lagi,ngga boleh,,pokoknya Mas ngga boleh pergi,,"sambil melempar bantal ke Beni.


Beni langsung mendekat ke Iza,"Sayang,,kok kamu jadi gini,,Mas kan cuman mau lihat kerjaan ,ada masalah di kantor,cuman sebentar sayang,,"


"Ngga boleh,Mas ngga boleh pergi,Aku ngga mau di tinggal,kalau Mas mau maksa pergi ,Mas ngga usah balik aja sekalian,"Iza bicaranya cukup kencang dan sambil nangis,karena pintu kamar Iza sedikit terbuka,yang di bawah dengar Iza bicara kencang.


"Mah,,Adek kenapa itu,,?"tanya papah.

__ADS_1


"Mamah ngga tau Pah,tadi mamah baru ke kamarnya Iza baik baik aja,"


"Coba mamah lihat,dia sedang hamil ngga boleh marah marah seperti itu,tidak baik buat kehamilannya,,"


"Iya,,mamah mau lihat dulu,"Mamah naik ke kamar Iza,sedang Tiya dan Papah lanjut sarapan.


"Adek,,Adek kenapa,,?"Mamah mengetuk pintunya dulu sebelumnya,setelah itu baru masuk dan mendekat ke Iza.


"Itu Mah,,Mas Beni jahat,,"Mamah langsung menatap Beni dan Beni menggelengkan kepalanya.


"Mas Beni Jahat mah,Mas Beni mau pergi ke kantor,padahal Adek ngga ngebolehin,tapi Mas Beni mau tetap pergi,,"Iza menangis dan memeluk mamah,Mamah hanya tersenyum mendengarnya.


"Beni mau ke kantor bentar Mah,soalnya ada masalah,tapi Iza langsung marah,"


"Sayang,,Beni kan hanya pergi sebentar,nanti juga pulang,,jangan gini ah,,masa udah nikah malah jadi cengeng sih,,"


"Tapi Adek ngga mau di tinggal Mah,Adek pengin nya sama Mas Beni,Adek ngga mau di tinggal,,"sambil terus menangis.


"Adek aja ngga tau kenapa jadi gini,saat dengar Mas Beni mau pergi Adek rasanya kesel dan pengin marah,"


"Ben,,ya begini orang hamil, jadi aneh,kadang cepat nangis,kadang cepat marah,dan sifatnya selalu berubah,kamu harus sabar yah,ini bawaan anak,,"


"Iya Mah,,Beni ngga papa kok,dan Beni ngerti,"


"Sayang,,sekarang kalau kamu ngga mau di tinggal ,mending ikut Beni aja ke kantor,jadi pekerjaan Beni selesai kamu pun ngga jauh dari Beni,"


"Iya Mah,,"


"Ya sudah kalau gitu mamah turun dulu,kalian sebelum pergi sarapan dulu yah,"

__ADS_1


Mamah turun ke bawah,Beni masuk kamar mandi untuk mandi,tapi menutup pintunya cukup kencang membuat Iza kaget,Iza yang merasa Beni marah padanya menangis lagi.


jangan lupa like komentar dan votenya terimakasih...


__ADS_2