
Torik masuk ke dalam setelah mobil Tiya sudah tidak lagi terlihat,Torik lalu mencari orang tua Tiya.
"Maaf Om,,Tante mengganggu sebentar,"kata Torik setelah di depan orang tua Kembar.
"Iya ngga papa,,ada apa ,,?"
"Eemm,,Saya mau minta no telfona nya Tiya Om,,Tante,,"Papah dan Mamah saling tatap,karena bingung mau kasih atau ngga,Kedua putrinya pernah berpesan kalau ada yang meminta no telfon ya suruh bilang dulu.
"Om dan Tante bukanya ngga mau ngasih,tapi kedua putri Tante itu pernah berpesan kalau ada yang minta no telfon nya suruh izin dulu,"
"Oh gitu ya Tante,,"
"Iya,Tante telfon Tiya dulu yah,bilang kalau kamu minta no telfon nya,,"
"Ngga usah Tante,,biar besok Saya main ke rumah aja,biar saya minta sendiri,"
"Oh gitu lebih bagus,,besok Tante tunggu yah,,"
"Iya Tante,,kalau gitu Saya permisi dulu,mari Om ,,Tante,,"
"Iya silakan,,"
Torik pun pergi ,Mamah dan Papah melihat jam ternyata sudah malam,lalu mereka mencari Aldo dan istrinya untuk berpamitan.
Kembar sampai rumah langsung masuk ke kamar,Iza sebelum masuk bilang ke Tiya,"Kaka harus jual mahal dulu,jangan biarkan kak Torik seenaknya sama Kaka,dia sudah permainkan perasaan Kaka,"Tiya hanya mengangguk.
Lalu keduanya masuk ke kamar,Tiya di kamar sedikit tersenyum karena ternyata Torik bukan yang tunangan.
Pagi harinya Papah,Mamah dan kembar mereka olahraga bersama mengitari komplek,hari ini hari Minggu jadi santai.
Selesai dua putaran mereka menyudahinya,"Kalian bersih bersih Sanah,lalu turun kita sarapan bersama,"Kata Mamah saat sampai rumah,kembar menjawab iya dengan kompak.
Jam 9 mereka berempat sudah duduk di meja makan,untuk sarapan bersama.
__ADS_1
"Mah,,Pah,, Adek mau pergi ke mal yah,,"
"Sama siapa,,?"
"Sama Kak Beni dan Zee,semalam kan ngga jadi pergi,"
"Kaka ngga ikut,,?"tanya Papah.
"Ngga ah,,Kaka mau belajar aja,besok kan sidang skripsi,"jawab Tiya.
"Adek juga harus belajar,pulangnya jangan ke sore an,"
"Iya Pah,,siap.."
Iza berpamitan untuk pergi,Tiya langsung ke atas menuju kamarnya,sedang papah dan mamah santai di teras belakang rumah.
Sekitar jam 11 an,Torik datang ke rumah Tiya,Mba menyuruhnya menunggu di ruang tamu.
"Siapa Mba,,?"tanya Mamah saat melihat Mba yang akan naik ke atas.
"Laki laki apa perempuan,,?"
"Laki laki Bu,,"
"Oh,,ya sudah Sanah panggil Kaka,,"Mba lalu naik,Mamah melihat siapa yang datang.
"Eh Nak Torik,,"
"Siang Tante,,"Torik sambil bersalaman.
"Siang,,mau ketemu Tiya yah,,"
"Iya Tan,, Tiya ada kan,,?"
__ADS_1
"Ada,,"
Tiya lalu turun,dan Tiya penasaran siapa yang datang,soalnya Mba di tanya siapa namanya ngga tau.
Tiya sedikit kaget karena ternyata yang datang Torik.
"Sayang,,ini Nak Torik datang,,"kata Mamah,Tiya hanya mengguk.
"Mamah tinggal dulu,kalian mengobrol lah,,"Mamah masuk,Tiya masih berdiri begitu juga dengan Torik.
"Aku ingin bicara sama kamu,,"
"Silakan Duduk,,mau bicara apa,,?"Tiya masih saja cuek.
"Aku mau minta maaf karena Aku tidak menghubungimu selama ini,,"
"Oh itu,,kan memang Kaka yang bilang begitu,katanya ngga akan ada komunikasi kan,jadi Tiya ngga ada masalah tuh,ngapain minta maaf,,"Torik mendengar perkataan Tiya yang terlihat jutek hanya bisa bersabar.
"Dan karena Aku sudah pulang seminggu tapi ngga menemui mu,,"
"Oh,,"Hanya itu yang keluar dari mulut Tiya.
"Aku sibuk membantu Mamah buat bantu menyiapkan pertunangan adik angkat ku,"Tiya masih diam dan mendengarkan perkataan Torik.
"Niatnya Aku akan menemui mu setelah acara pertunangan Adiku selesai,tapi kita malah bertemu duluan,,Aku minta maaf yah,,"Tiya masih saja diam.
"Apa kamu sudah punya pacar,,?"Tiya tidak menjawab,Torik lalu bangun dari duduknya dan mendekati Tiya.
"Aku harap kamu masih sendiri,dan masih menungguku,,karena Aku pun masih sendiri, Aku sampai detik ini masih mencintaimu,,"
"Jawab lah Tiya,,Jangan diam saja,,kalau Aku menyakiti mu Aku minta maaf,,"Sambil memegang tangan Tiya.
"Kalau kamu terus diam,Aku akan pulang ,"Sambil bangun dari duduknya.
__ADS_1
"Tunggu,,,,jangan pergi,,"
Jangan lupa like komentar dan votenya terimakasih...