Cerita Cinta Dua F

Cerita Cinta Dua F
Tiya Di Jemput Abang


__ADS_3

Jam istirahat Iza dan Beni makan siang bersama,keduanya makan di tempat makan langganan mereka kalau sedang bersama.


Beni suka sekali dengan tongseng kambing dan juga sate kambing,Iza yang tadinya ngga suka kambing karena baunya, akhirnya doyan juga,soalnya kambingnya tidak bau di tempat makan kesukaan mereka.


"Biasa ya Mas,sate dua porsi dan tongsengnya satu porsi aja,"Iza yang langsung pesan.


"Baik Mba,,di tunggu yah,"


Iza dan Beni menunggu pesanan datang sambil mengobrol.


"Yang,,kita nikah duluan aja yuk,,kita nikah nya akad aja dulu,nanti resepsi baru bareng Tiya sama Torik,,gimana,,?"Iza malah tersenyum mendengar perkataan Beni.


"Kaka serius Yang,,Kaka udah pengin banget nikah sama kamu,,malah kamu tersenyum gitu sih,,"


"Maaf Kak,,Aku juga mau nikah sama Kaka,tapi emang Kaka berani bilang ke orang tuaku kalau mau nikahin Aku secepatnya,,"


"Berani,,dari pada Kaka nahan terus saat sama kamu,,"


"Kak,,Kaka tuh ke Aku cinta apa hanya naf*su sih,kenapa setiap sama Aku Kaka maunya lakuin hubungan suami istri,,?"


"Ya Tuhan Yang,kamu ngomongnya gitu amat sih,,kalau Kaka hanya naf*su saja sama kamu ,Kaka udah dari dulu tuh nidurin kamu,Kaka paksa aja kamu juga ngga bakalan bisa melawan,orang kamu kecil gini,tapi Kaka ngga lakuin kan karena Kaka ngga mau nyakitin orang yang Kaka sayang dan cinta,,"


Belum juga Iza menjawab,Mas pelayan datang membawa makanan yang tadi di pesan.

__ADS_1


Saat Beni mau bicara lagi,Iza langsung menyetopnya,"Udah kak bicaranya nanti aja,Aku udah lapar,,ok,,"Beni hanya menggelengkan kepalanya.


Keduanya pun makan siang bersama dengan diam,Tiya di kamar sedang tidur pulas setelah tadi minum obat.


Sore harinya Mamah dan Papah datang dari Jakarta,karena tadi siang Vivi telfon dan bilang Tiya sedang sakit sudah 3 hari,Vivi hanya mengabari saja takut kesalahan,Mamah dan Papah rupanya kuatir dan langsung terbang naik pesawat menuju Surabaya.


Abang menjemput Tiya di asrama sambil jemput Vivi ,Abang akan mengajak Tiya kerumahnya,karena mamah dan Papah juga akan langsung kerumahnya.


"Dek,,Abang ajak Kak Tiya ke rumah,mamah sama papah juga sedang di perjalanan ke rumah Abang,nanti selesai tugas kamu ke rumah Abang langsung yah,"Akbar menelfon Iza saat sudah masuk mobil.


"Iya Bang,,nanti Adek ke rumah Abang langsung,"


"Ya udah,,hati hati nanti di jalan,"Iza menjawab iya lalu telfon pun mati.


"Tiya,,kamu pengin beli makanan apa ngga,biar Kak Vivi belikan,,mumpung belum sampai rumah,,"


"Ngga Kak,,Tiya ngga pengin apa-apa,,makasih,,"


"Kamu biasa suka pizza kak,,mau Abang belikan,,"


"Ngga bang,Tiya lagi ngga pengin,"


"Ya sudah kalau ngga pengin,tapi kalau nanti Tiya pengin makan sesuatu bilang sama Kaka yah,"Tiya hanya menjawab Iya.

__ADS_1


Sampai rumah Abang Tiya di tuntun Abang langsung ke kamar,Vivi meminta mba untuk memasak kan sayur bening bayam sama jagung manis,biar Tiya makan pake kuah.


Tiya lalu tiduran,Sedang Abang kembali ke kamar,"Yang kamu dah periksa Tiya kan,dia sakit apa sih,,?"tanya Abang ke Vivi.


"Sudah Mas,,Vivi sudah periksain,Tiya cuman kecapean ,soalnya tekanan darah nya juga normal,Tiya hanya butuh istirahat aja,"


"Tapi kok Tiya pucat,,apa kurang darah,?"Vivi tersenyum.


"Iya,,memang pucat,sepertinya Tiya ada yang di pikirkan,tapi Tiya ngga mau bilang ke orang,membuat nafsu makanya jadi turun,semoga nanti ada Mamah Tiya bisa terbuka,karena Tiya orangnya tertutup kan Mas,,"


"Iya ,,biar nanti Mas bilang ke mamah,biar Mamah yang tanya ke Tiya ada apa,,"


Tiya di kamarnya sedang Vc dengan Torik,rupanya Torik kuatir karena Tiya masih pucat .


"Yang,,Aku tau kamu sering sakit,tapi tumben sekarang kamu sakitnya sampai 4 hari ini,dan wajah kamu juga pucat,kamu itu dokter loh,pasti tau obatnya apa kalau kamu sakit,tapi kenapa sekarang lama,biasa cuman sehari atau dua hari juga sudah sembuh,kamu kenapa,,kamu ada yang di pikirkan,,coba katakan ke Aku,siapa tau Aku bisa bantu,,"


"Ngga kok kak,Tiya ngga ada yang di pikirkan,Tiya hanya butuh istirahat aja,nanti juga sembuh,sekarang kan Tiya sudah di rumah Abang,,Mamah sama Papah juga mau datang ke sini,pasti nanti Tiya sembuh,,"


"Tapi Aku ngerasa kamu ada yang di pikirkan,katakan Sayang,,jangan buat Aku juga di sini terus kepikiran,"Tiya melihat wajah Torik yang sedih,Tiya juga bingung kenapa sakit sekarang sampai 4 hari an.


"Waktu malam Minggu kemarin Kaka pergi kemana,Tiya telfon Kaka tapi yang angkat seorang wanita,?"


jangan lupa like komentar dan votenya terimakasih...

__ADS_1


__ADS_2