
Torik dan Tiya sampai duluan,Torik ikut masuk ke dalam,karena mau pamitan dengan orang tua Tiya.
Iza dan Beni juga sudah sampai di rumah,keduanya juga masuk.
Akbar dan Vivi juga ada di ruang keluarga bersama papah dan mamah,semuanya sekarang sedang berkumpul.
"Beni sama Torik jangan pulang dulu yah,kalian ikut makan malam di sini aja ,"kata Mamah.
"Iya Tante,,"Jawab keduanya.
"Mah Pah,,Abang sama Vivi nanti jam 9 sudah harus di bandara,makanya jangan kemalaman yah,,"
"Kenapa ngga besok pagi aja Bang,,?"tanya papah.
"Enakan malam Pah,biar besok pagi ngga buru buru ,soalnya besok pagi jam 9 Abang ada Klaten,"
"Oh gitu,,ya udah kalian hati hati yah,,"
Mamah masuk ke dapur untuk melihat masakan sudah siap belum.
"Mba,,gimana sudah matang semua belum,?"
"Sudah Bu,,tinggal kita tata di meja,"
"Ya sudah semuanya di tata yah,,kita sudah pada mau makan,,mba menjawab iya.
__ADS_1
Mamah juga membantu menata makanan,biar cepat selesai,setelah selesai Mamah memanggil semuanya untuk makan malam bersama.
Semuanya menuju ke meja makan,untuk makan malam bersama.
Vivi yang memang sudah menikah lama,tau apa yang harus di lakukan,Vivi melayani suaminya dulu untuk mengambilkan makanan,Akbar hanya duduk sambil menunjuk mana saja yang dia ingin makan.
Kalau Mamah ke papah juga dari dulu selalu seperti itu,cuman ngga seperti Vivi yang seperti tidak membolehkan Abang untuk bangun memilih makanan.
Iza dan Tiya saling tatap,lalu seperti saling kasih kode,kalau Mereka juga ingin melakukanya untuk pasangan mereka,keduanya mengangguk.
Iza dan Tiya berdiri,lalu mengambil piring pasangan masing masing,keduanya mengambilkan nasinya dulu,Mamah ,Papah ,Abang dan Vivi tersenyum milihat mereka berdua.
"Kita juga pengin jadi istri yang Solehah dan pintar melayani suami,iya ngga Kak,,,"
selesai keduanya mengambilkan nasi lalu menanyakan mau pakai lauk apa,Beni dan Torik lalu menunjuk mau lauk apa saja.
"Makasih,,"Torik dan Beni bersamaan,karena kembar memberikanya juga bersamaan.
Semua makan sambil mengobrol,"Bar nanti Aku yang antar ke bandara aja,Aku kan sekalian pulang,,"
"Kamu emangnya ngga mau ada acara lain,?"
"Ngga ada kok,,"
"Ya udah,,kalau gitu aku mau,,"
__ADS_1
Selesai makan Torik izin pulang,sekalian Torik pamitan,karena besok pagi mau berangkat ke luar negri.
"Kamu hati hati di sana ya Nak Torik,jaga kesehatan,"
"Iya Tante,,"sambil cium tangan.
Lalu Papah juga menasehati Torik,Torik pun menjawab Iya.
Setelah itu baru ke Akbar,Ke Vivi,ke Beni dan Iza,Torik bersalaman.
Torik keluar dari rumah Tiya,dan Tiya mengantarnya ke mobil,keduanya saling diam karena keduanya sama sama sedih.
"Kaka pergi dulu yah,,"Tiya hanya mengangguk tidak mengeluarkan suara karena sedang menahan tangis,Tiya juga menunduk.
"Ngga usah sedih,hanya setahun kok,setelah itu kita akan bersama,Kaka cari uang buat modal kita nikah,jadi jangan sedih tapi Kaka minta di doakan,"air mata akhirnya keluar juga dari mata Tiya.
Torik yang melihatnya langsung memeluknya,"sudah jangan menangis,Kaka malah ngga tega lihat kamu begini,"sambil mencium keningnya Tiya,Torik melepaskan pelukannya, lalu mengusap air mata di pipi Tiya.
"Kaka hati hati,jaga kesehatan dan jaga hati Kaka ,Tiya di sini menunggu kepulangan Kaka,"Torik tersenyum.
"Iya sayang,,Kaka akan lakukan seperti yang kamu minta,,"
Torik lalu masuk mobil,Tiya masih tetap di situ untuk melihat kepergian Torik,mobil berjalan pelan dan terus berjalan sampai akhirnya menjauh.
jangan lupa like komentar dan votenya terimakasih...
__ADS_1