
Tiya ,Iza dan Zee sudah selesai sidang,ketiganya merasa senang karena mereka sudah selesai sidang,dan hasilnya memuaskan dan semuanya di beri kelancaran tanpa ada salah,tapi Iza dan Zee keduanya merasa grogi,sedang Tiya tidak grogi karena memang sudah sangat siap.
Ketiganya sedang duduk di bangku panjang yang ada di kampus,mereka sudah pergi dari tempat sidang.
"Akhirnya kita sudah selesai juga,"Zee sambil sedikit teriak.
"Zee,,jangan keras keras,,mau,,"Tiya langsung menutup mulutnya.
"Hehee,,maaf,,soalnya Aku lagi seneng banget ,"sambil memeluk ke Tiya.
"Kita liburan yuk,,"Kata Zee lagi.
"Kita ngga bisa Zee,,kita berdua mau siapin buat acara tunangan kita,,"
"Tunangan,,kalian berdua mau tunangan,,?"Keduanya menganggukan kepala saat Zee melihat ke arah keduanya.
"Ya Tuhan,,,kok kak Beni ngga ngomong ke Aku sih,,nyebelin deh ih,,emang kalian mau tunangan kapan,,?"
"Belum di putusin harinya sih,tapi Minggu ini,soalnya kak Torik Minggu besok mau pergi ke luar negri lagi,"
"Oh gitu,,ya kita liburan ya nanti setelah kalian tunangan,bisa kan,,benar ngga,,"
"Ya kita lihat nanti aja yah,kita belum bisa bilang iya dulu sekarang,"
"Ya baiklah,,"
Hp Tiya berbunyi,ternyata Torik sudah ada di depan gerbang kampus.
__ADS_1
"Dek,,Zee Tiya duluan yah,Kak Torik udah jemput ,"sambil bangun dari duduknya.
"Kaka ngga tau mau kemana,Kak Torik ngga bilang soalnya,"
"Ya udah,,hati hati ya kak,,"Tiya bilang iya dan langsung pergi.
"Aku ikut kamu ketemu kak Beni ya Za,,"
"Makanya kamu tuh cari pacar kek Zee,biar ngga selalu ngikutin Aku sama Kak Beni terus,"
"Aku juga pengin,tapi Aku belum ketemu yang cocok ,,udah ayo kita pergi,,"
Keduanya juga pergi,mereka mau bertemu Beni di tempat makan yang biasa mereka datengin.
Torik melihat Tiya yang sedang berjalan menuju mobilnya,lalu Torik keluar dari dalam mobil,Torik tersenyum ke arah Tiya dan Tiya juga tersenyum.
"Selamat siang sayang,,"kata Torik saat keduanya sudah berhadapan.
"kita langsung pergi aja yah,"sambil membukakan pintu mobil.
"Iya,,,Trimakasih,,"Tiya lalu masuk ke dalam mobil,setelah itu di ikuti Torik.
"Gimana tadi sidangnya,,? kesulitan ngga,,?"
"Sidangnya lancar dan ngga kesulitan,,"
"Sukur deh,,ternyata pacarku pintar yah,,"Tiya tersenyum malu.
__ADS_1
"Ya karena Tiya belajar dan sudah mempersiapkan semuanya,"
"Iya sayang,,"Sambil mengambil tangan Tiya lalu menciumnya, Tiya benar benar merasa malu,di perlakukan seperti itu,keduanya lalu sama sama diam,dan Torik terus saja membawa mobilnya.
"Kak,,kita mau pergi kemana ini,,?"
"Kita mau ke tempat makan yang tempatnya bagus dan asik buat foto foto,"
"Di mana,,ini kayanya kita sudah jauh loh,"
"Iya memang sedikit jauh,tenang aja Aku tau tempatnya kok,,"Tiya lalu diam dan mengikuti Torik aja kemana mau membawanya.
Di lain tempat Papah dan Mamah sedang makan siang bersama Dokter dokter lainya,Papah baru saja selesai seminar di kampus ternama di Jakarta.
Selesai makan Papah dan Mamah langsung pulang,di mobil Mamah menelfon kedua putrinya,dan mereka ternyata sedang tidak bersama.
Jadi Mamah menelfon satu satu untuk menanyakan keberadaan kedua nya.
"Kenapa Mah,,?"tanya papah karena melihat mamah membuang nafas.
"Putri Putri kita ,mereka rupanya sedang makan siang dengan pasangannya masing masing,dan mereka beda tempat,yang satu di mana dan satunya dimana,"
"Ya mungkin mereka ingin suasana baru dan pengin berduaan saja,,"
"Ya tapikan hanya makan siang kenapa harus beda tempat gitu sih Pah,,"
Saat keduanya masih mengobrol hp papah berbunyi tanda telfon,dan ternyata dari papahnya Torik.
__ADS_1
Papahnya Torik ingin bicara dan akan datang kerumah Papah nanti malam,setelah telfon dari papah Torik mati ,hp papah berbunyi lagi ternyata no ngga di kenal,tapi Papah Mengangkatnya,ternyata Papahnya Beni,dan juga bilang ingin membicarakan masalah anaknya,lalu papah bilang untuk datang kerumahnya nanti malam,biar sekalian bareng sama orang tua Torik.
jangan lupa like komentar dan votenya terimakasih...