
"Apa Mas,,pake mulut,,ngga mau ah,,geli gitu juga,"
"Ngga Sayang,,ngga geli,kamu coba dulu,"Beni melepaskan tangan Iza di miliknya,Lalu Iza di suruh buka mulutnya,Iza mencium bau milik Beni aja sudah mual apa lagi masuk mulutnya,Iza menutup mulutnya saat Beni mau memasukannya.
"Kenapa sayang,,buka tanganya,kamu coba dulu,,"sambil menarik tangan Iza.
"Ngga,,itu Mas Bau,,"Beni langsung buang nafas.
"Ya Tuhan,,lagi pengin enak aja susah amat,pake di bilang bau lagi,,"kata Beni dalam hatinya.
"Ya udah Mas akan cuci dulu,kamu tunggu yah,biar wangi dan segar ini adik Mas,,"
Beni masuk ke kamar mandi untuk mencuci miliknya yang di bilang bau oleh Iza,(pasti bau keringat kan asem asem gimana gitu hehe...)
Iza keluar dari kamar dan ke bawah karena Iza merasa haus,"Mba,,Iza haus gelas di mana yah mba,,"
"Oh ini non gelasnya,,itu tempat minumnya,mau Mba ambilkan Non,,"sambil mengambilkan gelas.
"Ngga usah Mba biar Iza aja,,"
__ADS_1
"Iya Non,,non ini teko kecil yang suka di isi buat di kamar Mas Beni,,saya isikan ya Non,,"
"Oh iya Mba,,"Iza minum sedang mba mengisi teko.
Setelah itu Iza naik ke atas sambil bawa teko kecil dan gelas.
"Dari mana Yang,,?"tanya Beni saat Iza buka pintu,sedang Beni yang menunggu Iza sambil tiduran.
"Habis ambil minum,,ini,,"sambil melihatkan tekonya.
"Sini kan Yang,Mas mau minum,,"Iza mendekat ke Beni lalu Beni minum.
Milik Beni tapi sudah mengecil karena tadi habis di mandiin jadi kedinginan.
"Kok kecil gitu sih Mas,,"
"Iya kan tadi habis di mandikan,,sinih mendekat lah,,"Iza sedikit gimana gitu,Beni yang menilhat nya langsung menarik tangan Iza agar mendekat dan duduk di pinggir kasur.
Setelah Iza duduk,Beni melepaskan baju Iza,"Mas,,ngapain kok di lepas baju ku,,tadi kan udah Aku bilang kita belum boleh melakukanya dulu,,"
__ADS_1
"Iya mas tau,,diam lah,,"Iza pun diam dan menurut saja saat Beni melepaskan bajunya.
Setelah baju Iza terlepas,Beni tersenyum karena sekarang Iza hanya pakai penutup dada dan kain segi tiga,tadi Iza pakai dres jadi sekali lepas ya sudah deh kelihatan semuanya.
Iza sedikit malu dan menunduk,Beni mengangkat dagu Iza,"kenapa menunduk Hem,,Mas sangat suka lihat badanmu sayang,,sangat sempurna,,"sambil tangan Beni mengusap pundak Iza dan turun ke tanganya,lalu tangan Iza di ciumnya.
Beni mencium bibir Iza,mereka sama sama duduk di pinggir kasur,lalu saat mereka berciuman ,tangan Beni mengambil tangan Iza agar memegang miliknya,dan menuntun tangan Iza agar naik turun.
Setelah Iza sudah menggerakan tanganya baik turun,Tangan Beni menuju dada Iza,Beni mere*masnya dengan pelan agar Iza menikmatinya ,tidak kesakitan.
Iza sudah ke habisan nafas,lalu Iza melepaskan ciumannya,milik Beni sudah bangun,lalu Beni berdiri,dan menyuruh Iza untuk buka mulutnya, Iza tadinya ngga mau tapi Beni sampai memohon.
"Ayo sayang,,coba dulu,Mas udah ngga tahan ini,,Mas mohon yah sayang,,"Iza membuka mulutnya,Beni Tersenyum senang,dengan pelan Beni memasukan miliknya ke dalam mulut Iza,Iza membuka mulutnya lebar karena merasa geli saat milik Beni masuk.
Beni lalu menggerakan miliknya keluar masuk,Iza seperti ingin muntah tapi di tahannya.
"Sayang ini enak banget,,uuuhhhggg,,,"Beni ke enakan,tapi tidak dengan Iza dia merasa mual dan tiba tiba Iza menggigit milik Beni membuat Beni teriak kesakitan.
"Awww,,,, Yang sakit jangan di gigit,,"Beni langsung menarik miliknya,Iza lari ke kamar mandi karena mau muntah.
__ADS_1
jangan lupa like komentar dan votenya terimakasih...