
Buuggg,,, Buuggg...
"Papah,,,,"teriak Mamah dan Iza yang kaget melihat Beni di tonjok wajahnya oleh Papah.
Beni kesakitan dan langsung memegang wajahnya,"Itu untuk rasa kecewa Om pada kamu karena telah merusak kepercayaan Om Dan Tante untuk menjaga Iza,,"kata Papah.
"Mah ayo masuk ke kamar,,"
"Iya,,Adek obatin dulu luka Beni,,"
"I,,iya Mah,,,"Mamah dan papah masuk ke kamar,Iza menyuruh Beni untuk duduk lagi.
"Duduk dulu Kak,,Aku mau ambil obat dulu sebentar yah,,"Iza lari ke ruang pengobatan.
Iza mengambil kapas sama obat untuk membersihkan lukanya,juga salep.
"Aduhh,,,pelan sayang,,perih ,"saat Iza mengoleskan cairan ke lukanya.
"Iya ini pelan ,perihnya cuman sebentar kok,,tahan Kak,,"Iza sambil meniupinya.
"Maafin Papah ya Kak,,"
"Papah kamu ngga salah kok,Papah pantas marah dan kecewa sama Kaka,,"
Beni ujung bibirnya robek dan berdarah,sedang pipi nya lebam.
Selesai di obati Beni lalu pulang,"Hati hati ya kak,,"
"Iya,,besok tunggu kedatangan Kaka,kita besok akan menikah dan kita tidak akan terpisah,kita akan selalu bersama,,"Iza tersenyum,Tangan Beni sambil mengusap kepala Iza.
__ADS_1
Beni mencium kening Iza dulu,setelah itu Beni masuk ke mobil.
Setelah Beni pergi,Iza masuk ke dalam dan langsung masuk ke kamar.
Mamah dan papah di kamarnya sibuk dengan hpnya masing masing.
Papah menelfon seseorang yang papah pastinya sudah kenal,Papah meminta orang itu untuk mencarikan penghulu untuk menikahkan Iza besok siang.
Mamah sedang menelfon temanya yang punya butik,"Besok pagi kamu datang ke rumahku,bawa kebaya sekitar 5 baju agar Anaku bisa memilihnya sendiri,"
"Baik lah,,bukanya anakmu menikah dua Minggu lagi,,?"
"Anak ku yang satu sudah ingin menikah duluan,"
"Sudah ngga tahan rupanya anakmu,"sambil senyum senyum.
"Sudah jangan becanda,ingat yah besok pagi kamu harus datang ke rumahku,Aku tunggu,,"Teman mamah menjawab iya.
Papah menelfon Abang untuk memberi tau tentang besok pernikahan adiknya,Akbar cukup kaget dengarnya,tapi mau gimana lagi kalau memang sudah seperti itu.
"Pah,,tapi Abang besok ngga bisa datang,ada sidang penting soalnya,"
"Ya udah ngga papa besok ngga datang,yang penting acara pestanya Abang dan Vivi datang yah,"
"Iya Pah kalau pestanya pasti Abang sama Vivi datang,,"
"Ya sudah kalau gitu,Papah matikan dulu,"
Telfon pun mati,"Gimana Mah beres,?"
__ADS_1
"Beres Pah,,ya udah yuk kita tidur Pah, Mamah dah ngantuk,,hari ini rasanya sangat melelahkan,"
"Iya,,"Mamah dan Papah pun bersiap tidur.
Sedang Beni baru sampai rumah,"Mba,,Papah sudah masuk kamar yah,?"
"Iya Mas,,baru saja bapak masuk,"Jawa mba.
"Wajah Mas Beni kenapa itu ,,?"
"Ngga papa,hanya luka ringan,,"jawab Beni sambil jalan.
Lalu Beni mengetuk pintu kamar Papahnya,"Pah,,sudah tidur belum,Beni mau bicara sebentar,,"Papah yang belum tidur membuka pintu.
"Ada apa,,loh kenapa itu wajahmu luka gitu,,"Papah kaget melihat wajah Beni yang terluka.
"Ini ngga papa kok Pah,nanti juga sembuh,Beni mau bicara sebentar yuk di luar Pah,,"Papah Beni mengikuti Beni,lalu keduanya duduk di sofa.
"Ada apa,,ada yang penting,,?"
"Iya Pah ada yang ingin Beni katakan dan ini sangat penting,,"
"Apa,,katakan,,"
"Eemmm,,besok siang Beni mau nikahin Iza Pah,kita mau nikah siri dulu,,"
"Kamu itu mimpi apa gimana sih Ben,tadi kan sudah di bahas katanya ngga bisa,lagian ngapain sih kamu pengin nikah buru buru,orang dua Minggu lagi kok kalian nikah,kamu sudah ngga tahan,,iya,,?"Beni menggeleng.
"Bukanya ngga tahan Pah,tapi karena Iza sudah Hamil,,"
__ADS_1
"APA,,,,HAMIL,,,"
jangan lupa like komentar dan votenya terimakasih...