Cerita Cinta Dua F

Cerita Cinta Dua F
5 Hari Lagi


__ADS_3

Jam 5 sore Mamah sudah selesai masak,di meja makan sudah penuh makanan,lalu Mamah ke kamar untuk istrirahat dulu.


"Sudah selesai masaknya,,?"tanya Papah.


"Sudah Pah,,Mamah mau mandi dulu ah,gerah,,"Mamah lalu masuk kamar mandi.


Setelah Mamah selesai mandi,Papah me ngajak Mamah ke luar dari kamar,Papah ingin memanggil kedua putrinya,Papah dan Mamah ingin tau hasil Sidang skripsi mereka berdua.


"Mamah panggil mereka dulu ya Pah,,"Papah menjawab Iya.


Mamah ke atas menuju kamar kembar,lalu Mamah masuk ke kamar Iza dulu.


"Dek,,ditunggu papah di bawah,,"kata Mamah.


"Ada apa Ya Mah,,?"


"Papah ingin tau hasil sidang skripsinya tadi,"


"Oh iya Mah,,"


"Ya udah Mamah ke kamar Kaka dulu yah,,itu Zee tidur,,"


"Iya Mah,,Zee tidur,,"


"Ya udah biarkan saja,,biar Zee istirahat,"Mamah lalu keluar dari kamar Iza dan sekarang masuk ke kamar Tiya.

__ADS_1


"Kak,,di tunggu papah di bawah,Papah mau tanya tentang sidang tadi,"


"Iya Mah,,ayo kita turun,,"


Iza juga sudah menunggu depan pintu,jadi ketiganya turun bersama.


Samapi di bawah Papah langsung menyuruh kedua putrinya duduk.


"Gimana tadi sidangnya,,?"Papah langsung bertanya.


"Kalau Kaka tadi bisa menjawab semua pertanyaan dari dosen,dan ngga ada yang kesulitan,semua Dosen bilang Kaka sangat bagus dari segi menjawabnya,,"


"Jadi hasilnya,,sukses,,?"


"Iya Pah,,"


"Kalau Adek tadi ada yang kesulitan Pah,tapi Adek bisa menjawabnya,cuman sedikit lama dan grogi,,tapi hasilnya memuaskan kok,,"


"Sukurlah kalau gitu,setidaknya kalian berdua sudah selesai kuliah,dan besok setelah wisuda kalian harus menggunakan ilmu yang sudah kalian dapatkan saat kuliah untuk menolong orang sakit dan mengobatinya semampu kalian dengan sungguh sungguh juga dengan hati yang iklas,dan papah mau kalian pindah ke Surabaya,kalian ikut Kak Vivi di sana,karena Papah dan Mamah mendirikan rumah sakit di sana untuk kalian,kalian mau tidak mau harus mau,"Iza dan Tiya yang memang sudah tau kalau rumah sakit itu di buat untuk mereka pun mengangguk.


"Ya sudah sekarang kalian bersiap Sanah,dandan yang cantik,karena calon mertua kalian dan calon suami kalian akan datang,"


"Iya Pah,,Mah kita ke atas yah,"


"Iya,,"

__ADS_1


Iza dan Tiya ke kamarnya,keduanya lalu bersiap ,baju yang mereka pakai sama modelnya,tapi beda warna.


Sekitar jam 7 malam,keluarga Torik yang sudah datang duluan,selang 10 menit baru Beni dan Papahnya yang datang.


Zee juga sudah mandi dan memakai baju Iza,Mamah menyuruh mba untuk memangil kembar.


"Non,,di suruh turun sekarang,kata Mamah semua tamu sudah datang,"


"Iya Mba,,"ketiganya lalu turun ke bawah,Torik dan Beni melihat ke pasangan masing masing.


Zee mendekat ke Papah dan Beni,sedang kembar duduk di dekat orang tuanya.


"Maaf Pak Agung dan jeng Dinda,putri saya merepotkan di sini,"kata Papah Beni.


"Ngga kok Pak,Zee tidak merepotkan,Zee juga sudah saya anggap anak sendiri,"Jawab Mamah.


Lalu secara bergantian Papah Torik dan papah Beni bicara tentang keinginan anaknya yang akan melamar Tiya dan Iza.


"Saya sebagai orang tua Tiya dan Iza tidak keberatan kalau memang Nak Torik dengan Nak Beni ingin melamarnya,kalau mereka berdua sama sama suka dan cinta Kita sebagai orang tua hanya bisa mendoakan,"Jawab Papah Agung.


Semua mengucap sukur,setelah itu mereka membicarakan hari kapan mau tunangan,karena akan di adakan pesta, semuanya sepakat 5 hari lagi.


Untuk pernikahan mereka belum ingin membahasnya,karena Torik juga akan pergi keluar negri,sedang kembar baru saja lulus kuliah ,jadi papah Agung ingin kedua putrinya lebih dewasa dulu,dan bekerja dulu agar tau namanya tanggung jawab ke pada pekerjaannya.


Selesai pembicaraan,Mamah Dinda mengajak semuanya untuk makan malam.

__ADS_1


jangan lupa like komentar dan votenya terimakasih...


__ADS_2