Cerita Cinta Dua F

Cerita Cinta Dua F
Di Pingit


__ADS_3

Sampai di rumah Torik semuanya turun dari mobil,Tiya lebih banyak diam dan selalu mengikuti Torik.


Tiya duduk di sofa,Torik masuk ke kamarnya untuk meletakan kopernya dulu,Adek Torik masuk kamar juga untuk istirahat,sedang papah lagi telfonan,mamah menemani Tiya.


"Tiya makan malam di sini aja yah ,nanti pulangnya di antar Torik"Kata Mamah Torik.


"Iya Tante,,"


"Panggilnya jangan Tante dong,kan bentar lagi mau nikah sama Torik,panggilnya mamah aja yah,,"


"I,,iya Tan eh Mah,,"Tiya sedikit kagok.


"Nah gitu,,kamu harus biasain yah,"


"Mah,,Kita harus ke kantor sekarang,ada masalah ini,"


"Masalah apa Pah,mereka memangnya ngga bisa hendel,,"


"Ngga tau ini katanya ada satu kontener yang salah kirim,"


"Ini mah masalah besar Pah,ya udah ayo kita ke kantor sekarang,"


Mamah pamitan dulu pada Torik dan adiknya,setelah itu mamah dan papah Torik pergi ke kantor.


"Sayang kita ke kamarku aja yuk,"Torik mengajak ke kamarnya.


"Ngga ah kak ngga enak,mau ngapain emangnya ,di sini aja yah,"


"Aku mau kasih sesuatu sama kamu,udah ayo ngga ada mamah sama papah ini,ngga enak sama siapa,,"Torik menarik tangan Tiya agar bangun,dan menggandengnya masuk ke kamar.


Tiya pun akhirnya mau karena Torik terus mengajaknya,sampai di kamar Tiya duduk di sofa,sedang Torik membuka koper nya,Torik mengambil hadiah untuk Tiya.


"Ini buat kamu,lihatlah kamu suka ngga,"Torik memberikan kotak yang berwarna merah ke Tiya,dan Tiya mengambilnya,lalu membukanya dengan pelan.


Tiya sedikit melongo karena isinya ternyata perhiasan.


"Gimana,,suka ngga,,"


"Kak ini pasti mahal ,,"


"Pertanyaan nya itu kamu suka ngga,bukan malah balik tanya ini mahal ,gimana suka ngga,,?"Tiya tersenyum dan mengangguk


"Bagus banget,,Tiya suka,terimakasih ya kak,,"


"Kalau suka cium dulu,,"Torik mendekatkan pipinya ke Tiya,Tiya terlihat malu malu.

__ADS_1


"Udah ayo cium,kan ngga ada orang,jadi ngga usah malu,,"Tiya lalu mencium pipi Torik dengan cepat,Torik tersenyum melihat Tiya yang buru buru menciumnya.


"Kak,,anterin Tiya pulang yuk,,tapi kalau Kaka cepek Tiya naik taxsi aja,"


"Kenapa ingin cepat pulang,,?"


"Tiya ngga enak dan takut kalau di sini lama lama bersama Kaka,,"


"Takut kenapa,,emang Kaka mau gigit kamu,"Tiya menggeleng.


"Tiya takut ada setan,terus nanti kaya Iza hamil duluan,,"Torik tertawa cukup kencang saat dengar omongan Tiya.


"Iihh,,Kaka ngapain ketawa ,,emang ada yang lucu,,"


"Maaf,,,ngga ada yang lucu cuman kenapa kamu berfikir segitunya,"


"Udah ah ayo antar Tiya pulang Kak,,"


"Ya udah ayo,,Aku antar pulang,"


Keduanya keluar dari kamar Torik,Torik pamitan sama mba ,dan bilang mau mengantar Tiya.


Di mobil Torik terus saja menggenggam tangan Tiya,dan sesekali Torik menciumnya.


"Sayang,,,kita nanti mau bulan madu ke mana,?"


"Tiya terserah Kaka aja,, Tiya akan ikut kemana Kaka pergi untuk bulan madu,"


"Emang kamu ngga ingin pergi bulan madu bareng Iza,,?"


"Iza nya aja lagi hamil,kata Mamah ngga boleh pergi pergi dan cape cape,ngga tau deh mereka mau bulan madu apa ngga,"


"Oh iya yah,tapi kamu coba tanya aja,biar lebih enak,takutnya Iza pengin pergi bulan madu,"


"Iya nanti Tiya tanyain sama Iza,"Torik tersenyum lalu memeluk kening Tiya.


Sampai di rumah Tiya,keduanya turun dan masuk kedalam sambil bergandengan tangan,karena sudah sore semuanya pada ada di kamar.


"Kak,Kaka duduk dulu yah,Tiya panggil mamah sama papah dulu,"


"Iya,,"Torik duduk di sofa,Tiya ke kamar Mamahnya.


Beni dari atas turun ke bawah mau ambil minum buat Iza,Beni melihat ada Torik langsung mendekat.


"Kapan sampai Rik,?"

__ADS_1


"Baru sampai,,gimana kabarnya kak,"keduanya lalu bersalaman.


"Oh baru ,,Aku baik,,Tiya nya mana,?"


"Lagi manggil om sama Tante,enak yah kak dah nikah,"


"Enak dong Rik,kamu juga besok nyusul ini,lya udah yah Aku mau ambil minum dulu,"


"Iya kak silakan,,"


Torik duduk lagi tapi tidak lama terlihat Papah dan Mamah yang berjalan mendekat.


"Malam Om,Tante,,"Torik lalu cium tangan.


"Malam,,gimana kabar nya Rik,,?"


"Baik Om,,"


Lalu mereka lanjut mengobrol,sampai waktunya makan malam,Torik ikut makan bersama,Iza dan Beni juga sudah gabung.


"karena 2 hari lagi kalian akan menikah,jadi selama dua hari kalian tidak boleh bertemu dulu yah,,"kata Mamah,Tiya dan Torik saling tatap.


"Kok gitu Mah,,"


"Iya sayang,,kalian harus di pingit,,"


Selsai makan,Torik pamit untuk pulang,"sayang,,sebenarnya Aku masih ingin terus di sini sama kamu,tapi ini sudah malam,jadi Aku harus pulang,"


"Iya kak,,besok dua hari lagi kita baru ke temu,Kaka ngga boleh pergi yah,harus di rumah aja,"


"Iya,,kamu juga yah,"Tiya menjawab Iya.


"Kita akan bertemu saat hari pernikahan kita,semoga kita selalu di beri kesehatan,dan acaranya besok juga lancar,"


"Amin kak,,"


Saat Torik mau buka pintu mobil,Torik melihat ke Tiya,Tangan Torik mengusap kepala Tiya dengan sayang,sambil keduanya tersenyum.


"Aku mencintai kamu,,sampai jumpa dua hari lagi di hari bahagianya kita,,"


"Iya kak,,Tiya juga cinta Kaka,Tiya akan menunggu kedatangan kakak dua hari kedepan,"tangan Torik mengusap pipi Tiya.


Setelah itu Torik pun masuk ke mobil dan menjalankannya meninggalkan rumah Tiya.


jangan lupa like komentar dan votenya terimakasih...

__ADS_1


__ADS_2