Cerita Cinta Masa Remajaku (Lingkaran Friendzone)

Cerita Cinta Masa Remajaku (Lingkaran Friendzone)
10


__ADS_3

Di sisi lain,para most wanted juga sedang bercengkrama,tanpaknya mereka juga membahas kelanjutan masa depan mereka.


" Dre,... loe seriusan begitu pelulusan nanti bakal tunangan?"


" Serius lah. lagian semuanya udah diatur sama ortu kita. tapi tenang aja kita berdua bakalan lanjut kuliah kok. kalian gimana??"


"Gue mau lanjut juga sich. Barengan sama Vanesha aja nanti. Kita udah cari universitas yang pas. Jadi kita bisa barengan nanti,Vanesha jadi dokter kandungan gue jadi dokter anaknya.komplit ga tuch. Nanti Yuda jadi pengusahanya, Ardian jadi kuasa hukum nya. Lengkap ga tuch" ucap Vanno sang calon dokter anak.


" Loe yakin yan ambil beasiswa loe dijurusan hukum itu. Kan masih ada pilihan lain, bisnis aja gitu. siapa tau nanti loe jadi pengusaha?" saran sahabatnya.


" Yakinlah . gue mau keadilan nanti di kehidupan kita selanjutnya. kalau soal bisnis nanti bisa dipikirkan lagi itu" Ardian menjawab sobatnya dengan tenang dan percaya diri. ia itu memang sifatnya dia.


" Aku sangat menantikan itu. aih ga sabar gue pengen cepat-cepat kuliah dan mendapat gelar plus penghasilan sendiri..!


" Mari berusaha sekuat dan semampu kita. Setelahnya yang di atas akan melanjutkan dengan izinnya."


" Ya sudah.. kantin aja yogg. Lagian kan jamkos,di kelas juga ga ada kegiatan"


"Kuylah. haus juga..."


Segera keempatnya melangkah menuju kantin. Andre dan Rivanno berjalan di depan diikuti Yuda dan Ardian paling belakang.


Saat perjalanan ke kantin Ardian menangkap sosok gadis yang sudah lama berdiam dihatinya bersama Aldi sang ketos dingin,dia berdiri lama melihat pemandangan itu.


"Alicia, ngapain dia bersama Aldy. apa jangan jangan...." belum juga kelar gumaman Ardian


"Yan ngapain loe berdiri disitu. Buruan gak haus loe!!! " teriak temannya yang udah duluan duduk di tempat biasanya.


Dia melangkahkan kakinya dan mengabaikan harinya yang sedikit campur aduk


.


Tiga tahun ini,mereka saling mengenal. Bahkan juga sudah dekat karena mereka berdelapan sudah sering bersama. Tak jarang juga kalau ada kegiatan atau acara sekolah keduanya sering bersama juga.


Dia tidak bisa berbohong dengan perasaannya. selama ini dia berpikir itu hanya cinta monyet saja,tapi nyatanya perasaannya bisa bertahan selama ini. Ditambah lagi dari segi sosial,dia semakin tak punya nyali untuk mengutarakannya. cukup tau diri.

__ADS_1


Alicia dari keluarga terpandang sementara dia hanya anak yatim dan pensiunan tenaga pengajar dengan dua orang anak yang hidupnya jauh dari kata berkecukupan. Bahkan untuk melanjutkan sekolah aja harus berjuang mengandalkan beasiswa. makanya selama ini dia mencoba mengubur dalam rasa cintanya,takut merusak persahabatan.


takut orang yang dicintai menjauh karena perasaannya.


" Yan,loe kenapa sich dari tadi bengong Mulu,ada masalah?? "


sekarang dia udah di kantin bersama tiga most wanted lain nya dan jangan lupakan the girly juga bersama mereka dan minus Alicia.Dan pastinya dia tau kemana orangnya.


" Nggak apa-apa kok!! Ardian mencoba bersikap biasa sambil menarik minuman di depannya yang sudah dipesankan dulu sama mereka dan mulai menikmatinya." Apa gue nyerah aja ya. secara Aldy kan anak orang terpandang. ayahnya aja pengusaha properti,dibandingin gue gak ada apa-apanya. Mana ada anak orang di ajak hidup susah" batinnya lagi.


"Maaf ya telat gabungnya" Tiba tiba seseorang membuyarkan lamunannya. seseorang yang membuat perasaan nya tak menentu hari ini.Dan dengan santainya dia duduk di dekat Ardian seperti biasanya.siapa lagi kalau bukan Alicia.


"eh Lic darimana loe. tumben datangnya ga bareng??" tanya Rivanno antusias.


"Ada urusan tadi" jawab Alicia sekenanya. emang tadi ada urusan kan sama Aldy.


" Tau tuch. tadi tiba tiba siketos nongol aja dan ajak Alicia ngomong,makanya kita tinggalin, dia nya ga mau kita dengar omongan dia.Nyusul lah jadinya!. ." sambar Ariska dengan wajah polosnya. Dia gak tau dengan penjelasan nya itu ada hati yang semakin tak karuan


" Rivaldy??? Ketos?? Tumben amat dia ngomong Ama loe Lic? Loe ga ikutan anggota OSIS kan? Jangan-jangan ada udang dibalik batu nich!! " seru Yuda tiba-tiba dan refleks dia melirik Ardian. yang dilirik hanya diam dan mencoba bersikap datar.


Dan akhirnya mereka melupakan itu,larut dalam hidangan di depan masing-masing.


sampai terdengar suara dari mikropon sekolah


"DIBERITAHUKAN KEPADA SELURUH SISWA SISWI KAMI BERHUBUNG ADA RAPAT MAKA SELURUH NYA HARI INI BISA PULANG LEBIH AWAL. JANGAN LUPA SENIN DEPAN MASUK SEPERTI BIASA. JANGAN COBA MENAMBAH LIBUR JIKA TIDAK MAU BERHUBUNGAN DENGAN SAYA"


Sekira begitulah suara dari pengeras suara itu, suara gutui bagian kesiswaan yang terkenal dengan kegarangannya.


tak lama kemudian terdengar teriakan dan sorak Sorai di sekolah itu.


"horeee.. hari ini pulang cepat"


" bisa jalan-jalan"


" ahh seronoknya"

__ADS_1


" gue mau kencan deh seharian penuh"


" akhirnya punya waktu buat nongkrong"


Dan masih banyak lagi ocehan mereka yang sangat bahagia dengan kabar dari kantor itu.


Mereka segera bergegas dan menuju parkiran sekolah. seperti biasanya most wanted dan the girly bakal kumpul di parkiran sekolah.


Echa sudah duduk manis di mobilnya Vanno,begitu juga dengan Ariska yang udah nangkring di boncengannya Andre.


Yuda dan Yolana biasanya akan ada drama sedikit.tapi kali ini berbeda,biasanya Yola yang menciptakan drama tapi..


"Buruan Yo ,loe ga mau pulang?? " ujar Yuda dan hal itu mengundang rasa penasaran dong. Dan yang bersangkutan malah kaget setengah mati.


" Aih babang tamvan gue. meleleh Adek" ucap Yola spontan " ah ia gue mau u pulang,tapi diantarkan sampai rumah ya. nanti PHP lagi" Yolana nyengir dengan gayanya dan ga mau dong menyia-nyiakan kesempatan dengan segera mendekat mobil babang tamvan nya.hehehehe


" Semangat banget Yo!! " celoteh Alicia yang masih setia berdiri melihat reaksi si Yolana dengan sikap Yuda yang berbeda hari ini.dan tiba-tiba..


" Wah kalian dah kumpul disini ternyata!!


Yan ,gue izin hari ini Alicia bareng gue pulang nya ya!! " ujar seseorang tiba-tiba. spontan aja semua mata tertuju pada orang yang berbicara itu.


" Hah dia izin ke gue" batin Ardian


" Mati gue, please jangan dong yan!! gue gak suka" batin Alicia juga. dia mencoba melirik sobatnya meminta bantuan." Salah satu dari kalian kumohon mengertilah,gue ga mau jalan sama kulkas yang ini" benaknya lagi.


" Aduh telat loe Al,lain kali aja ya. Kebetulan hari ini kita udah janji. ini udah mau jalan" untung Echa paham dengan situasi ini.


" Penting banget ya.. atau gue ikutan aja dech ga boleh ya..!! Rivaldy masih mencoba usahanya.


" Sebenarnya nya ga apa-apa sich. tapi sorry ya Dy, kita ga biasa dengan orang baru!" sindir yolana.dan ditatap tajam sama Yuda.


" Ngapain ngomong gitu, klo dia tersinggung gimana" bisik Yuda.


" Biarin aja .lagian siapa suruh datang diwaktu yang tidak tepat" jawab Yola dengan bisikan juga.

__ADS_1


" Maaf ya Dy, kita mau jalan dulu. mungkin lain kali loe bisa lebih cepat lagi konfirmasi waktunya" akhirnya Alicia membuka suara. Dan dia segera duduk diboncengkan Ardian.


__ADS_2