Cerita Cinta Masa Remajaku (Lingkaran Friendzone)

Cerita Cinta Masa Remajaku (Lingkaran Friendzone)
38


__ADS_3

Al dan Fani akhirnya meninggalkan rumah si kembar. Keduanya beranjak dengan pikiran masing masing.


Ayah Arvin tampak duduk santai di kursi kebesarannya sedari dulu. Kursi plastik favoritnya bahkan sudah terlihat usang masih saja dipakainya. Sikembar sudah berulangkali menyarankan agar diganti, tapi beliau tak mau. " Ini kursi kenangan. Ayah akan pakai sampai benar benar ayah tak bisa memakainya lagi. Jadi jangan kalian coba untuk membuangnya "


" Dunia sempit sekali. Apa ini sungguh-sungguh kebetulan atau apa ya. Mahendra, Rian Santoso, Nayla,Alena putri! Agh beruntungnya kalian masih bersama sekarang. Sandra ku sudah meninggalkan aku sendiri. Apa ucapan tak sengaja dulu di dengar oleh Tuhan ya. Sampai sampai anak anak ku bisa mengenal mereka. Mungkin ini takdir.


Flashback on


Di sebuah rumah sakit tempat kelahiran si kembar. Nayla,Alena,Mahendra,Rian, tampak mondar-mandir di luar ruangan persalinan.


" Kenapa lama sekali " protes Hendra ..


" Mungkin sebentar lagi pah, bersabarlah !" Alena menenangkan sang suami.


" Nah itu sudah terdengar suara tangisan! seru Nayla


Tak lama kemudian ruangan itu terbuka.


" Apa persalinannya sudah selesai dok , bagaimana dengan bayinya ,ibunya baik baik aja kan dok ? pertanyaan Alena membuat dokter itu mengerutkan keningnya.


" Maaf do istri saya terlalu bersemangat ! ucap Hendra.


" Owh tidak apa-apa pak. Ibunya sehat bayi nya laki laki dan.... " belum dokter menyelesaikan ucapannya sudah langsung disambar


" Agh laki laki. terimakasih dokter. Dia akan jadi menantuku " Nayla langsung berkoar.


" Enak aja. aku yang jadi mertuanya. pokoknya dia menantuku ! protes Alena.


Rian dan Hendra hanya menggeleng kan kepala.

__ADS_1


" Aih kalian ini. masih bayi juga sudah direbutkan " lerai Rian.


" Tau nich. lagian mah USG anak kita kan laki laki. Emang mau punya mantu laki juga " kekeh Hendra


" Begitu lahir kita bikin lagi " ucap Alena singkat tanpa saringan. Nayla tertawa girang.


" Kamu juga Nay, punya anak perempuan memang. Nikah aja belum !! ledek Rian


" Gak lama lagi lho kita kan udah persiapkan semuanya. Pokoknya dia anak mantuku !!" ujarnya lagi.


" Ga dia anak mantuku " tantang Alena.


Tiba tiba Arvin hadir diantara mereka, dengan penampilan cukup berantakan. Dan tersenyum melihat perdebatan sahabat sahabat nya itu.


" Vin , anakmu jadi mantuku ya !! " ucap Alena.


" Hmm . Boleh. tapi kalau anaknya mau nanti " jawab Arvin santai.


Rian dan Hendra hanya menggelengkan kepala. keduanya pusing dengan tingkah kedua wanita dihadapan mereka.


" Ia Nay anak ku juga boleh jadi mantumu " jawab Arvin.


" Vin yang benarnya gimana? tadi aku diiyakan masa Nayla diiyakan juga " Alena terus protes.


" Agh kalian ini bikin aku pusing aja.. Anakku bisa jadi mantu kalian berdua, karena memang jagoan kembar " jelas Arvin.


" Wah....." keempat sahabatnya langsung melongo takjub. selama ini Arvin dan Sandra memang merahasiakan ini dari sahabatnya itu.


" Ia . kalian bisa dapat satu satu. Jadi ga usah berantam lagi ya " kekeh Arvin. " Ardian dan Ardit namanya. keren kan ?? lanjut ayah Arvin.

__ADS_1


" Ardian calon mantuku " pungkas nayla


" Kalau gitu Ardit anak mantuku " sambung Alena


" Sudah selesai kan pembagiannya. sekarang mari kita lihat ibunya sama sikembar! udah bisa dijenguk kan Vin "


" Sudah. silahkan. aku mau mandi dulu. berantakan sekali ini.


Flashback off


" Alicia Santoso , Stefanie Putri Mahendra!! Kenapa bisa kebetulan dengan ucapan Alena dan Nayla la. agh indah sekali. Akhirnya aku menemukan mereka juga. Bagaimana kabar mereka sekarang ya. Aku akan buat mereka ga nyangka dengan kejutan ku. "


Di perjalanan pulang Al


" Kenapa Om Arvin meminta balik cincin nya? Apa berubah pikiran setelah tau kalau aku dari keluarga Santoso?? Atau kenapa ya?. Apa om Arvin tidak setuju kalau aku menjalin hubungan dengan Ardi. Tapi selama ini berjalan seperti biasa saja. bahkan terasa banget kalau kami merasa diterima. Tapi kenapa?? aghh tapi tunggu tadi om Arvin bilang tak akan mengecewakan kami , itu artinya apa ya??


" Kenapa hanya dengan mendengar nama papa om Arvin langsung berubah. Apa yang disembunyikan beliau. Kenapa cincin itu harus diminta balik. Apa om Arvin tak suka Ardit menitipkan cincin itu padaku. Tapi Om bilang tak akan mengecewakan kami. maksudnya apa. tak mengecewakan katanya, ini aja aku sudah merasa kecewa. aghh pusing kan jadinya.


Al dan Stefanie melanjutkan perjalanan mereka menuju rumah masing masing dan tentu dengan pemikiran yang hampir sama.


" Darimana dek "


" Main sama Al


" Kalian pergi kemana sich. Abang lihat kalian semakin hari semakin dekat aja. "


" Kami sudah berdamai dengan keadaan Abang. Jadi jangan kawatir kan stefi ok. aku mandi dulu sudah gerah soalnya." stefi berlalu meninggalkan Yuda yang bingun sendiri melihat tingkah adekan nya itu.


" Berdamai katanya!! Abang bahkan belum percaya dengan ucapanmu itu de. Bagaimana ceritanya berdamai dengan hati yang terluka. agh semakin gila aku memikirkannya.

__ADS_1


Loe harus tanggungjawab Ardian


Bagaimana caranya loe mengakurkan mereka seperti itu. Apa yang sudah loe lakukan sama mereka. awas aja kalau pulang nanti aku harus minta penjelasan mu!! guman Yuda." Huft mending aku ketemu Yola aja dech. dari pada pusing dengan tingkah Adek satu itu." Yuda pun bergegas,dia menaiki mobilnya dan membelah jalan kota menuju rumah pujaan hatinya itu.


__ADS_2