
"Darimana aja sayang? muka kucel gitu ko dibawa bawa? canda sang mama
"Alicia main di lapangan ma sama girly. Naik dulu ya ma,capek, gerah juga dah lengket banget nih" pamit Alicia. setibanya di kamar dia berbaring dan pikirannya kembali ke lapangan itu.
" penasaran banget sumpah. Arghhhh segitu bucinnya kah Sampai gue kek gini. Ah mandi aja dulu,siapa tahu otak jadi seger" gumamnya. gelisah banget dia kelihatannya.
Tapi gelisahnya tidak sendirian lho ada yang menemani galaunya di seberang sana.
Ardit melangkahkan kakinya,tujuan terbaik saat ini adalah kamarnya. langkah gontainya dan wajah kusutnya menarik perhatian saudaranya,begitu masuk langsung diikuti dari belakang.
"Aku rasa kau sudah kelebihan banyak uang. Sampai setiap hari kau membelinya. huh tidak penting sama sekali." ujar saudaranya itu,siapa lagi kalau bukan Ardian ,dia menoleh
"CK apa maksudmu?
"Aku berharapnya dapat sesuatu darimu saat pulang,eh dapat sich tapi muka kusut lagi. Beli dimana sich? Bukannya dari lapangan? dilapangan ada yang jual" canda nya
" Arghhhh kau membuatku makin down. klo tidak bisa bantu jangan memperkeruh" protesnya sambil merebahkan tubuhnya.
" Gmana mau bantu kau aja tak cerita darimana kau belanja" ocehnya lagi.
"CK kau membuatku kesal saja"
" Ya sudah kalo tak mau cerita mandi sana gih" ucap Ardi dan beranjak dari duduknya.
" Ok baiklah, aku cerita. setidaknya duduklah dahulu" pasrahnya dan dia pun juga duduk.
" Huh kau jual mahal sekali. ok aku duduk dan kau ceritalah sebelum AQ berubah pikiran. jangan kau beli lagi wajah seperti ini"
" Tadi aku dari lapangan" Ardit mulai bercerita
"Ya aku tahu kau dari lapangan. yang tidak kuketahui muka kusutmi dapat dimana" potong Ardian.
" CK menyebalkan sekali kau,dengarkan saja biar kau nanti tau!!
" Hmm baiklah lanjutkan"
"Tadi dilapangan aku lihat cewek yang bareng sama lelaki itu Dy!
"Bukan gebetan kau tapi kan??"
"Bukan. tapi cewek tadi barengan sama temannya yang lain. Tapi gabung sama team sekolah ku!
" Yang buat muka kusut apa?
"Aku jadi teringat sama dia. Tau agh kau ga bakalan ngerti. gak pernah jatuh cinta juga. udah sana keluar"
" Nggak sopan banget ngusir Abang sendiri?
"Ya elah Abang 10 menit aja bangga kali kau. udah sana buruan mau mandi dan gak mau diganggu saat ini! ujar Ardit sambil mendorong saudaranya itu menuju pintu.
"Ia keluar pun aku. selamat menikmatilah ya" tawanya...
๐ผ๐ผ๐ผ๐ผ๐ผ
Hari ini semua yang merasa siswa berangkat ke sekolah. ini udah hari Senin guys ya. Apalagi SMA N 1,bukan karena takut ketinggalan pelajaran tapi takut sama guru BK yang galak nya ga ketulungan itu. Tak heran semenjak beliau di sekolah ini yang bolos dan melanggar peraturan berubah total.
Buku hitam tak lagi berwarna hitam ,putih bersih ๐๐๐( emang dari Sononya kertas putih ya bo)
Seperti biasa the girly sudah tampak disekolahkan itu,begitu mereka kumpul,tiba tiba aja banyak yang berlarian ke arah gerbang dan mayoritas nya adalah wanita. tak sedikit juga yang berteriak histeris.
" Ada apaan sich,kek kedatangan artis aja!! heran mereka sambil geleng-geleng kepala.
__ADS_1
" Palingan cowok cowok baru pada nyampe. nggak heran gue,secara bebeb gue kan tamvan" bangga Vanesha.
"Lebay banget loe.Tapi aneh dech,biasanya juga ga seheboh itu kan? heran Alicia.
"Ia juga ya,jadi penasaran,gabung Yog!! ajak Ariska semangat 45.
"Ighh jangan norak deh Ris!! udah agh kepo aja kalian,lagian tanpa kesana beritanya juga akan tetap sampe kan nanti" jelas Alicia." Udah sich biarin aja,sepertinya kantin lebih menggoda ia ga girls" lanjutnya.
" Kuylah,tadi makan dikit aja di rumah,ga sempat . kirain masih libur jadi keterusan tidurnya" lanjut yang lain.Dan mereka sepakat ke kantin,baru aja berbalik udah kaget lagi mereka,
" Lho... kalian udah nyampe?? Jadi...." kaget Vanesha karena cowok cowok udah nongol aja di depan mereka.
" Yang digerbang apaan? mereka saling pandang.
"Kenapa sich" cowok pada heran.
" Nggak ada kita mau ke kantin" sambar Yolana.
"Ikut aja deh klo gitu!! para cowok pun mengikuti langkah girly menuju tempat ternyaman kalau lagi lapar. baru juga beberapa langkah sudah ada yang menghentikan tujuan awal mereka,sebuah teriakan yang menyebut nama mereka.
" Alicia,Vanesha ,Yolana, Ariska!!! suara nyaring dari arah gerbang,spontan aja mereka semua berbalik dan melihat siapa yang memanggil,seketika kaget dan saling pandang.
" Ngapain sich pada nongol disini" batin mereka
"Siapa? Kalian kenal" tanya mereka lagi.
" Ehhh semalam ketemu di lapangan" jujur Ariska.
"Semalam di lapangan?? Main??ko ga ajak ajak?? Apa karena ada mereka?? selidik Rivanno.Vanesha hanya nyengir malah Ariska yang inisiatif menjawab.
" hah ga dong yang! ketemu disana" gugup Ariska. Andre malah menggeleng sambil senyum tipis " aghh mati gue, pertanda ga baik" batin Riska.
Tamu nya pun mendekat,semua siswa yang berkerumun di gerbang tadi ikut mengkawal. ah ada ada saja. Rio dan gengnya datang entah dengan tujuan apa. Akhirnya ketua genknya pun bersuara.
Alicia salting kan jadinya,tapi berusaha menutupi dengan wajah datarnya " Ngapain kalian kemari? kalian tidak sekolah kah" tanyanya basa basi.Ga tau aja jantungnya udah deg deg an sekarang. apalagi Ardian ada disana juga,jadi gimana gitu ya kan.
"Aih manis sekali. terimakasih perhatiannya cantik" ucap Rio lagi dan menggerakkan kakinya lebih dekat lagi ke arah girly.
" Mau apa kau?? tantang Yolana begitu tamu tak diundang itu dah berjarak satu meter dengan mereka.
" Mendingan kalian pergi deh,udah mau siang. Nanti kami telat masuk kelas" saran Vanesha.
"Makasih Cha ,begitu kawatir sama kita" ujar Rangga yang dari awal memang sudah menarget ya.
" haha Cha?? darimana dapat panggilan itu.. sok dekat banget dia" batin Rivanno.
"Apa tujuan kalian kemari?? kami gak punya banyak waktu,kalau tidak ada yang penting kami tinggal" terang Alicia.
" Galak amat Al, kami mau nagih janji kalian" ucap Rio
" Hei kau tak perlu nongol di sekolah ini jika hanya untuk itu" sarkas Yolana.
" terus Harus bagaimana?? Apa kami harus ke rumah kalian boleh juga,alamatnya mana?? kami tak punya nomor kalian untuk dihubungi" jelas Rio
"Huhh menyebalkan sekali.. kalian sekolah lah,besok kita ketemu di sana" pasrah Alicia
" Benarkah cantik. ok kita tunggu ya. cabut guys" ajak nya pada teman teman nya itu.
Dalam sekejap kerumunan itu sepi,bersamaan dengan bunyi bell, pertanda upacara akan dimulai.
"Pasti nanti kena interogasi gua.agh kenapa sih mereka harus nongol. mana panggil gue Cha lagi dapat darimana dia itu?? batin Vanesha
__ADS_1
"Agh gila baru aja mau buka lembaran baru udah aja penghalang" batin Yolana
"Andre bakal mikir yang aneh aneh ga ya" batin Riska
" Huftt kira kira istirahat nanti akan terjadi apa ya!! Lagian menyebalkan sekali mereka. Untuk apa coba datang ke sekolah,udah ga waras kali ya" lirih Alicia,sambil sesekali melirik sahabat sahabat nya dan juga cowok cowok . Berhubung upacara udah mau dimulai udahan dulu ngebatin ya ya.
Rangkaian upacara berjalan dengan hikmat ditambah suasana cerah hingga berakhirnya acara itu.
" Untung aja kepsek pidatonya pendek,sempat tambah durasi lagi bisa pingsan gue"
"Mana ga sempat sarapan gegara cowok sialan tadi"
"Udahlah udah bell tuh. nanti istirahat aja ke kantin nya. gak lama juga,tinggal 2 jam mata pelajaran"
"Kuylah"
Akhirnya mereka meninggalkan lapangan dan memasuki kelas masing-masing. pelajaran pertama akan dimulai.
" Baiklah anak anak,berhubung ujian akhir sudah semakin dekat,kita tak ada pelajaran tambahan lagi. Keluarkan bank soalnya, kita latihan mengerjakan soal soal.. Kita mulai dari halaman pertama"
Anak anak dalam kelas itu mengeluarkan buku ,dan mengerjakan sesuai perintah guru mereka. semua kelihatannya serius dengan aktivitas ini.
Tak terasa waktu istirahat pun tiba, mereka berhamburan Tah kemana aja tujuan nya,dan yang paling favorit adalah kantin Mak ben.kantin legendaris๐.
" Girls akhirnya perut gue dapat jatah juga!
"Sama gue ga bisa nahan lagi tadi"
" Gue sich bisa menahan lapar, yang ga bisa gue mikirin gimana reaksinya Vanno nanti setelah kejadian tadi pagi" jujur Vanesha dengan muka kasihan nya.
"CK Cha kenapa loe ingatin lagi sich,jangan bahas dulu kenapa pusing gue" ujar Yolana.
" Hahh ngapain loe yang pusing. masalahnya apa? gue nich sama Riska mesti bilang apa!! Yang jomblo mah enak" ujar Echa.
" Agh ga peka banget cha.yolana pusinglah jelasin apa nanti,alasan ngejelasin apa juga!! goda Alicia
" hahahaha" tawa mereka
"Eh btw Lic,ngapain juga loe bilang besok sama mereka" protes Riska.
" ia Lic ,ini aja belum kelar udah tambah lagi masalah nya nanti" sambung Echa.
" Tadinya biar mereka cepat pergi aja sich,tapi setelah dipikir-pikir mending diikuti aja memang"
" Hah sama aja masuk kandang buaya Lic,gue ga gak mau" protes Ariska.
" Ia Lic, kalau mereka baper gimana? Lagian loe tahu kan maksudnya mereka itu apa??"
" Nah justru itu,gimana kalau besok kita ajak cowok cowok juga " usul Alicia.
"Hahhahh tujuan nya apa??
"Kalian bisa kenalin mereka kan???"
" Dengan sendirinya mereka tahu dan sadar diri, lalu mundur dengan teratur.. gue setuju" senyum Vanesha mengembang.
"Masalahnya sekarang,cowok pada mau apa nggak. Ini aja pasti lagi ngambek,buktinya gak nongol nongol dari tadi" Yolana tidak percaya diri.
" Bisa saja lagi ga lapar, positif thinking aja Yo. nanti pulang sekolah loe bisa gombal seperti biasa" Alicia mencairkan suasana. semoga berhasil ya. "Nasib gue nanti gimana?? huftt gak suka dengan suasana seperti ini batinnya.
"Masuk Yog. Jam istirahat udah mau habis. Keempatnya pun memasuki ruangan.dan benar saja mostwanted duduk ditempat masing masing,bahkan tidak ada berpindah dari tadi pagi, sepertinya sibuk dengan soal soal tadi,atau sibuk apa lah ya. The girly ambil tempat duduk juga,seketika hening melanda,untung bell berbunyi dan kelas pun di mulai.
__ADS_1
Wahhh part terpanjang sejauh ini. selamat membaca kawan komen dong buat yang baca!! biar aku tahu kalau ada yang baca ternyata. nanti komen aku balas