
Tringngngnggggggg
Bel panjang pertandai usai pelajaran berbunyi.Seketika aja ruangan kelas udah sepi,yang ramai gantian jadi diparkirkan.
Tapi tidak dengan the girly,kenapa??Besok giliran piket mereka. jadi kebersihan sepulang sekolah hari ini.Sudah menjadi peraturan,biar besok tidak buru buru,dan tidak banyak abu juga. setiap hari ada 6 orang yang piket. Hari ini the girly ditambah Yuda dan Riko teman sekelas mereka yang lain. laki laki bertugas mengangkati kursi ke atas meja untuk memudahkan yang cewek membersihkan.
" Dre!!!" panggil Riska yang melihatnya ketika beranjak meninggalkan kelas,seolah udah paham apa maksudnya,
" Kantin" jawabnya singkat dan melangkahkan kakinya tanpa menoleh meninggalkan ruangan itu.
"Huh suasana apa ini,dingin banget responnya. udah menyamai ketos" gumamnya lemah sambil mengayunkan sapunya. Mereka larut dalam tugas masing masing.
Yolana sesekali melirik Yuda yang fokus dengan gerakan tangannya. tampak nya dia bersikap biasa saja. Dia jadi teringat saran alic tadi di kantin,seketika senyumnya mengembang. lagian kebersihan nya juga dah mau selesai tinggal merapikan aja. Sekarang dia udah di dekat Yuda.
"Yud!!! panggilnya,yang dipanggil menoleh dan berpaling lagi fokus pada kegiatan nya.
" ia kenapa" tanyanya singkat tanpa menghentikan tangannya.
" Gue nebeng lagi ya" ucapnya, kalimat itu meluncur meski dengan susah payah dikeluarkan.
"Kesambet apa loe?? Biasanya juga gak izin dah naik aja" Yuda menjawab sekenanya. Blush merah sudah pipi Yolana, " salah ngomong gue" batinnya.
" Yah gak apa apa dong. gue hanya mau berubah jadi orang yang lebih baik aja!" Yolana salting kan jadinya.
"Jangan berubah hanya karena ada mau nya" sindir Yuda
" Hah... jawab tidak boleh aja berbelit loe Yud!! kesal Yolana dan beranjak menyimpan sapu yang digenggam nya.
" Hei ngambek loe. Gue ga bilang gak boleh ya. Tapi seperti biasa gue masih mau jemput dulu. kemarin loe bilang ga mau, nanti gue disalahin lagi sama loe!!! seru Yuda.
Senyum Yolana melebar" gue mau ikut" ujarnya dengan wajah sumringah.
" Girls udah selesai balik Yog" ajak Alicia .Mereka berenam pun keluar dari ruangan itu,berjalan beriringan di koridor
__ADS_1
"Ehmmmm" deheman seseorang menghentikan langkah mereka. Siapa??
" Duluan ya Cha! pamit mereka . ya Rivanno yang menunggu di depan kelas mereka dekat taman.
" Lic,Andre nungguin di kantin, temani gue ya. lagian motor Andre masih nangkring tuh,siapa tau barengan di kantin" ajak Riska.
" Ya udah gue duluan ya" pamit Riko
" kita juga duluan Lic,Ris " Yolana dan Yuda juga pamit.
🌼🌼🌼
Rivanno & Vanesha
" Ck.....suasana apa ini. Tolong keluarin gue dari sini,,woi gue terdampar. Makhluk kutub Utara tiba tiba nyasar di dekat gue.. Hah gue ngomong apa ya....?" Vanesha tampak kebingungan sesekali dia melirik pria di depannya.
"Siapa?"
"Hah.... apa? siapa?? maksudnya??" gugup dong Vanesha nya. pertanyaan nya ga pake eyd gitu,ga jelas!!
" Hahhh... ia keeennapa???
"Sepertinya dekat banget ya???
" Arghhhh pertanyaan apalagi itu.. bisakah dia ngasih pertanyaan yang masuk akal," lirihnya hampir tak kedengaran. "Dekat?? dekat maksudnya??. Owhh kita emang dekatlah, emang ada boncengan satunya nangkring di knalpot gitu" canda Echa
" serius lagi nggak mood bercanda" lagi lagi ucapan Echa dipatahkan sama nada datar kekasihnya.
" Arghhhh mati gue. dingin banget nich.. dah balik ke zaman dulu kek nya dia" batinnya.
" Segitunya sampe gak diceritakan? Vanno bertanya lagi,jangan lupakan nada datar dan wajah watados nya.
Vanesha nya jadi kelabakan kan. pertanyaan yg ga ada akhlak,muka polos polos dipasang juga,serba salah dia nya." arghhhh harus selesai sore ini juga"
__ADS_1
" Van,berhenti didepan" Echa meminta berhenti di dekat sebuah warung. Niatnya mau cerita dan ngajak makan,soalnya dah jam makan siang juga kan..Rivanno malah terkejut disuruh berhenti,pikiran udah traveling entah kemana.
"Janjian disini Cha?? Gue duluan aja ya klo gitu!! Ucapnya dengan sedikit nada putus asa.
" Tuh kan dah loe gue dia,igh bete banget sih" gerutunya dalam hati. "Owh jadi kamu mau ninggalin aku disini No,jahat banget sich" mungkin dengan sedikit merajuk dia akan luluh mari kita lihat reaksinya..
"Hahhh bukannya mau ketemuan?? Takut ganggu gue nanti" kesal Vanno yang udah di ubun-ubun..agh memang ya lelaki satu ini polos atau apa sich.
" Aku lapar. Makan dulu Yog," Echa berusaha menarik lengan Vano. "Mau dengar ceritanya aku kan?? sambil makan Yog" ajak nya lagi. Rivanno akhirnya pasrah, dan memarkir kan motornya. setelah memesan keduanya duduk di dekat jendela,biar agak berangin kan cocok tuh untuk insan yang lagi kepanasan😂.
" Semalam itu kita masuk pagi,jadi si Al ngajak kelapangan,ya udah kesana aja dadakan. lagian kita kangen juga main dilapangan" Echa mulai menjelaskan,tapi respon manusia disebelahnya seakan tak peduli. sakit ga tuh, sakit lah ya.
" Ya udah deh,kek nya memang ga butuh penjelasan dari gue!! Buruan makan nya ,kita pulang aja. dah terlanjur dipesan juga" ancam Vanesha.
" Hahh ... kok kayak gitu sich Cha. gue dengar kok lanjutin ya" gugup juga kan dia. pura pura jual mahal,gag tau aja Echa orangnya gimana😂.
"Hufttt,. kita itu latihannya Bentara doang. Pas istirahat nongol aja mereka ntaj darimana. kita buru buru mau pulang, tapi mereka malah ajak colab,kita iakan aja asal cepat pulang dari sana. eh nggak nyangka aja datangnya kesekolah" pungkas nya
" Tapi ,tadi kalian setuju aja tuch!! protes Vanno.
" Setujulah. besok kami temanin aku kesana ya" ucap Echa dengan mata berbinar.
"Ckkk licik juga kalian ternyata. maksudnya kami jadi....
" Kalau tidak mau jangan dipaksa, potong Vanesha sebelum Vanno menyelesaikan ucapannya.
" Hei aku bilang apa emang?? Aku gak bakalan biarin wanitaku bertemu pria lain" dengan mantap Vanno mengucapkan kalimat itu.
" Ighh manisnya. Jangan cemberut lagi. siapa suruh punya pacar cantik" kerlingan mata Echa buat Vanno.
" Kamu itu ya .. Ayo pulang!!!!!" Rivanno menggenggam tangan Vanesha keluar dari warung setelah membayar makanan mereka. jangan ditanya wajah Vanesha yang udah merona.
"agh manisnya,udah balik ke mode biasa" senyumnya Vanesha mengembang, dia nangkring lagi di motor nya Vanno dan cuzzz melaju,mereka pun pulang,terlebih dulu Vanesha diantarkan sampai depan rumah.
__ADS_1
Guyssss dukunga gue dong.. ini karya pertama gue,komen dong. sepi amat kek kuburan🤭🤭🤭
Komenan kalian bisa membuat semangat tuk perbaikan lagi.