
"Ganteng banget "
"so perfect "
teriakan histeris dari wanita diparkiran dekat bandara.
"udah ada yang punya belum ya"
"Ih auranya itu lho "
Dua pemuda tampan berwajah mirip memasuki mobil yang sudah dari tadi menunggu kedatangan mereka diparkiran.
"Akhirnya menginjakkan kaki di negara kelahiran."
" Rasanya seperti dua tahun lalu bukan sich "
" Bedalah dua tahun lalu,kekasih gue datang menjemput, eh ini dah punya istri malah ga tau suaminya pulang " ucap Ardit
" Jadi ditelpon nich, aku bisa lho nelpon Stefanie " goda Ardian
" Ck jangan juga lah bang. kan mau buat kejutan "
"Tuh tau. berarti langsung ke RS kan kamunya?
" Iyalah sudah ga sabaran pengen ketemu jantung hatiku "
" HM. yang kangen berat tapi nyatanya aku yang nyampe duluan. bye adekku sayang mau ketemu kakak iparmu dulu "
" cih lagaknya. sok banget dia. dasar"
mobil itu kembali melaju menuju tempat Stefanie bertugas.
SANTOSO COMPANY
" Sore nona Agnesia "
" Ya selamat sore pak. ada yang bisa saya bantu pak ' eh Ardian? loe pulang?? Wuih berubah banget loe! kangen bini loe ya "
Agnesia langsung to the point melihat suami boss nya berdiri tepat dihadapannya.
" Iya dong makanya langsung disamperin kesini. loe apa kabar? masih betah ngejomblo loe "
"igh sekalinya datang ngehina gue loe. sesak tau "
" Becanda aja kali. lagian betah banget. btw Al ada kan ??
" ada sich. tapi tadi dia minta tak ingin diganggu oleh siapapun. tanpa terkecuali.seminggu ini jadwalnya padat banger Ar. kasihan dia loe ga balik lagi kan? kasihan banget tuh bini "
" Baliknya cuma untuk wisuda doang nanti. oh ya boleh bantuin gue ga nich " ucap ardian.
" Siplah. bisa dong. gue juga pengen kali ngelihat all bahagia "
__ADS_1
" Thanks ya "
Ardian dan Agnesia bisa sedikit dekat karena pada dasarnya mereka udah saling kenal sejak Al ambil S1 nya dilanjut sampai Sekarang dan terkadang kalau vc an sering nimbrung.
" Ayolah biar loe lihat gimana lelahnya penampakan wajahnya nanti " ujar Agnesia sambil berjalan menuju ruangan Alicia diikuti Ar dibelakangnya.
tok tok tok
" Al " Ardi dan Agnes masuk perlahan.
" Kenapa sich Nes?? aku kan dah bilang tadi capek ga pengen diganggu "sahut Alicia dari meja kerjanya tanpa mengangkat kepalanya. Dia terlihat tak bersemangat.
" Tapi boss perusahaan ini ngotot banget Al,dia pengen banget ketemu kali aja penting "ucap Agnesia seperti biasa kalau ada proposal pengajuan jadi istri dari kolega nya yang entah berapa banyak.
"Ga minat suruh aja pulang. lagian biasanya juga loe bisa atasi sendiri kan " ucapnya lagiasih tanpa pergerakan.
"Yakin ga nyesel loe?? kesempatan ga datang dua kali lho " goda Agnes lagi. Ardian udah ga sabar pengen meluk istrinya itu. " Apatis banget dia " batinnya.
" Nes, jangan mulai dech. kamu udah benaran bosan kerja sama aku atau apa nich ?? ancam Alicia kali ini pun masih tak beranjak.
" Terserah dech. Tapi boss nya ganteng lho. kalau kamu gak mau buat aku aja dech " goda Agnes lagi.
"Buat kamu aja kalau gitu. udah buruan sana jangan ganggu aja dech kerjaannya " teriak Al
" hahaha. Baiklah aku keluar dulu. Tapi boss nya ngotot tuh,katanya ngajakin kerjasama dikamar buat putra putri yang lucu " teriak Agnesia dari balik pintu. dan brak itu pintu ga bersalah tapi harus kena imbasnya.
Ardian hanya tersenyum mendengar perdebatan mereka. Dia semakin mendekat ke arah Alicia dan sekaran tepat berdiri di depan Al yang masih setia menyandarkan kepalanya dimeja beralaskan tangannya.
cups
seketika seseorang mengecup bibirnya lembut,tentu saja singa garangnya akan keluar.
" Hei kau ap...." tangannya sudah akan melayang.
" Kau apa sayang hmm " Ardian menggodanya dengan kedipan mata. " Dari tadi asyik mengumpat sama Agnes. Demen banget keknya buat dia kesal" lanjut Ardian lagi..
Al hanya mematung, alam bawah sadarnya membawanya berjalan mendekat ke Ardian,suaminya. menengadah kan kepalanya, mengusap lembut pipi pria dihadapannya. Air matanya sudah menggenang.
" Hei kenapa menangis ??
" Hiks hiks hiks" Alicia menangis dan segera masuk ke pelukan separuh jiwanya itu. dipeluknya erat dan semakin erat.
" Kamu jahat. kenapa ga ngasih kabar hmmm.."
" Nggak surprise lagi dong "
" Aku kangen Ar . pake banget. jangan pergi lagi jangan tinggalin aku lagi disini ya. aku ga sanggup lagi menunggu. pokoknya aku mau ikut kemana kamu pergi !
" Tapi tadi kan kamu menolak proposal nya " goda Ar
" Apaan sich. kamu ga pergi lagi kan " tanya Al menatap penuh harap pada suaminya.
__ADS_1
" Tiga hari aku balik acara wisuda "jawab Ar datar menunggu reaksi sang istri.
"Ha... kenapa ga pulang tiga hari aja lagi sich. ini PHP lho namanya " Rajuk Alicia.
" ck tiga hari! hari ini aja kamu bilang udah ga sanggup lagi. konon pula tiga hari. ga salah touch " ledeknya.
" Agh ga asyik banget sich kamu"
" Heeheh sorry sayang. oh ia aku punya sesuatu buat kamu!! Ardian menyodorkan sebuah amplop
" Apa ini?? penghasilan kamu selama disana?? kamu pikir aku butuh " protes Al.
" Iya memang penghasilan selama disana sich. Tapi dibuka dulu dong surprise dari suaminya " ucap Ardian. Al menurut, perlahan dia membuka amplop dan sebentar wajahnya berbinar
" WAW amazing!!! paket honeymoon satu bulan penuh!! 2 Oktober. ini hari wisudamu kan ?? takjub Al
"tentu saja. apa kamu ga berniat mendampingi suamimu menyandang gelarnya nanti??
Aku sudah mempersiapkan semuanya jauh jauh hari, pengen cepat ngabulin permintaan orangtua kita " senyum Ardian.
" Ulluh sweet banget sich. jadi ga sabaran !
"Benaran ga sabar?? Nyicil dulu boleh ga sich ??
" Nyicil ?? bingung Alicia disaat seperti ini ardia malah nyosor mengikis jarak diantara mereka
" Ini ruangan kerja Ar ! gugup Al yang sudah paham arah omongan yang ambigu itu.Ardian meraih remote control di meja Al, dan tit semua akses tertutup sudah.
" Sudah aman kan " senyum Ardian pasti. dia menarik Alicia kepelukannya.Mencium lembut kening Al. Perlahan mendekatkan wajahnya dan sebentar saja bibir mereka sudah menempel dan tanpa sadar sudah ada pergerakan disana. mereka saling mengecap manisnya cinta. melihat reaksi Al yang menerima perlakuannya dan sedikit memberi perlawanan Ardian mencoba mencari kenikmatan lain ditubuh istrinya,bibirnya sudah bertengger dileher jenjang Al dan suara ******* Al lolos begitu saja,membuat Ardian semakin gila. Tangan nya mulai aktif meraba, menggenggam mainan baru sedikit meremasnya, sangat pas ditangannya.
Jangan lupakan Al yang sudah semakin ikut menggila,dia benar benar menikmati ulah suaminya itu. ******* nya pun lolos berkali kali,membuat Ardian makin bersemangat. Bibirnya sudah mulai turun kebawah leher lagi. Dan yah sejak kapan kancing kemeja Al sudah lepas begitu saja memperlihatkan benda istimewa yang digenggam nya tadi. tidak sanggup dengan penampakan itu, Ardi langsung meraupnya , seperti bayi kehausan dia berusaha menghabiskan isinya. Al sudah mengelinjang parah dengan kenikmatan yang belum pernah mereka rasakan sebelumnya.
Mereka bersama mereguk kenikmatan yang sudah lama mereka tunggu, dua tahun parah ga sich.
" Ardian tunggu dulu. aku mau pipis " Alicia tersendat
" hahh " Ar yang mendengarnya menghentikan aktivitas nya. Dia mengancingkan Kemeja Al yang terbuka karena ulahnya.
" Pergilah " ucapnya dengan menatap penuh cinta. Al segera berlalu hilang ditelan pintu toilet
" huft hampir aja! untung ga kebablasan. Kan kemarin dah janji untuk melakukannya saat honeymoon. aghh " lirih Ardian bersamaan dengan keluarnya Al dari toilet.
" Kita pulang ya sayang. Ayah pasti dah nungguin dirumah " ajak Ardian.
" lho " kaget Al
" Nanti pas honeymoon kita tuntaskan " bisik Ardian seolah paham maksud kekagetan Al tadi. dan lihat lah wajahnya sudah memerah, pertanda memang itu benar.
" Gila sih. ini pengalaman pertama kami. Tapi kami terlihat seperti ahlinya " batin keduanya.
Akhirnya keduanya memutuskan untuk segera bergegas pulang.
__ADS_1