
Pernikahan Andre dan Ariska
Gedung nya sudah didekor sedemikian rupa. Benar benar sudah dipersiapkan dengan matang oleh para sahabatnya. Ini adalah pernikahan pertama diantaranya, makanya semuanya harus perfect kata mereka.
Mulai dari gedung,dekorasi, catering,dan semuanya dihandle dengan sangat sempurna
dan hasilnya sungguh sangat memuaskan kan.
Ariska sudah dari tadi ditangan MUA, ditemani para sahabatnya.
" Aura calon pengantin emang beda ya '' goda Alicia
" Ialah, ada aroma aroma gimana gitu " timpal Yolana yang juga sedang dirias, karena mereka semua akan mendampingi Ariska nanti ke pelaminan.
Ariska hanya membalas dengan senyuman godaan sahabatnya itu!
"Tapi memang benar, hari ini kakak cantik sekali lho " puji Stefanie.
" Tapi kita juga kelihatan cantik ko " sambar Vanesha.
" Ia loe cantik Cha, udah ada aura aura menyusul , apa ga keluar auranya " ledek Alicia
" eh sudahlah dari tadi kalian asyik berdebat aja. Kita harus cepat kelar, sebentar lagi acaranya sudah mau dimulai lho" lerai Ariska
" Aduduh yang mau pengantin ga sabaran lagi ternyata dia " tawa mereka.
"Btw, cowok satunya lagi udah ada Ris?? ga mungkin kan ada yang ga punya pasangan nanti ? Vanesha mengingatkan.
" Stefi bilang ga usah, dia udah bawa pasangan katanya. seragamnya aja udah dijemput Ama dia " jelas Riska . Al dan stefi saling melirik dan tersenyum.
" Benaran stef?? ''
" hmmm"
" Siapa?? loe ga pernah cerita sama kita?? teman kampus ya?? loe ko gitu sich '' cerocos Echa
" Pertanyaan nya satu satu dong. Gimana mau jawabnya coba !! entar deh aku kenalin di gedung!! " ucapnya
" Hah sama aja penasaran stef !
" Sabar aja kali nanti juga tau, dan aku jamin kalian pasti mengenalnya dengan sangat " rahasia stefi
" jadi penasaran!! jangan jangan Rivaldi ketos dingin itu ya ??? tebak Yolana.
""Ih ogah sama kulkas yang itu. mendingan kulkas ku yang ini " ujarnya lagi.
"Sudahlah, Yog waktunya berangkat. Nanti kita telat jadi batal deh acaranya manten nya ga muncul muncul !!''
" Hush ngomong apaan sich ga boleh gitu ya "
__ADS_1
Dan akhirnya setelah semuanya selesai mereka beranjak dari ruangan itu. Berjalan beriringan menuju altar pernikahan.
"Wuihh ganteng amat sobat gue "
" Senyumnya aja udah mengalihkan duniaku "
" Mungkin kalau aku cewek bakalan jatuh cinta nih "
" Mulai deh kalian ini. Tapi emang dari sana nya udah ganteng kan ?? bangga Andre
" Ini mah pantang dipuji! langsung narsis dia ! ledek Rivanno.
" Tapi emang benar kan, tapi hari ini kalian juga sangat istimewa! Btw makasih yah Ar ,loe mau pulang jauh jauh untuk hari ini " ujar Andre.
" Tak usah sungkan juga kali. kita kan sahabat, lagian dari awal aku dah janji bakalan datang kan dihari istimewa kalian semua! jawabnya.
" Ia juga sih. Tapi sebenarnya gue pribadi mau nanya sesuatu sama Lo Ar, tapi berhubung ini masih hari bahagia sobat kita, gue rasa besok besok aja. Gue ga mau hari bahagianya Andre jadi berantakan nanti!!
" Hmmm , hah sebenarnya gue juga dah perkirakan ini dari awal sih. cuma kayaknya lebih baik sekarang deh Yud , lagian gue gak mau kalian salah paham terus sama gue. Kalian tau selama 4 tahun ini gue dah nanggung semuanya sendirian, jadi gak mau lebih lama lagi gue menderita!! jelas Ardian
Dan dibalas wajah terkejut dari ketiga sahabatnya.
" Kok jadi loe yang menderita sih. Adek gue nih yang menderita'' ujar Yuda sedikit kesal. Dan dibalas cengiran Ardian ." ko malah ketawa sih Ar, gue serius ini tau "
" Loe yakin Yud, Adek loe menderita. Hahaha ,mau aja loe dibohongin sama dia. yang ada gue sama Al yang menderita ya ''
" Hah maksudnya Ar " heran mereka.
" Ardi?????
" Bukan Ardi juga kali. Kenalin dia Ardit , adik gue. yang kebetulan dulu satu sekolahan sama Stefanie Adek loe Yuda Mahendra !!
" Hai semuanya!! Maaf mengejutkan semuanya " sapa Ardit.
" Satu sekolah sama stefi ,dannnn agh aku ngerti sekarang. gila nego banget gue "
" Hei sudahlah. waktunya kita bergerak. Tadi gue dah bilang kan jelasinnya besok besok aja! ujar Ardian.
" hahh. baiklah mari kita pergi. Ayo calon Adek ipar " ajak Yuda
dan dibalas senyuman Ardit
" Terimakasih kakak ipar " ledeknya.
Dan disinilah mereka.
Berjalan diatas taburan bunga yang aromanya menyeruak Sampai ke ulu hati😛.
Ariska berjalan dengan begitu anggunnya diapit oleh keempat wanita disisi nya. Dengan senyum yang tak pernah lepas dari bibirnya.
__ADS_1
Begitu juga dengan Andre yang berjalan dengan gagahnya diapit keempat pria tampan disampingnya. Dan pandangan kelima pasang mata itu tak lepas dari wajah cantik wanita dihadapan mereka. Yang jaraknya semakin mendekat dan semakin memperjelas rona wajah nya.
Saking fokusnya dengan wajah tampan dan cantik itu ,bahkan mereka tak menyadari kehadiran Ardit disana. dasar bucin ya. dihati mereka hanya ada prianya dan wanitanya.
Acara pemberkatan pernikahan itu berjalan dengan baik dengan lancar. pasangan pengantin fasih dan lantang mengucapkan janji pernikahan mereka. semua keluarga , sahabat dan undangan yang hadir disana menyaksikan dengan penuh kebahagiaan dan suka cita.
Kini tibalah saatnya acara resepsi mereka, banyak undangan yang mengucapkan selamat untuk mereka pasangan yang berbahagia itu.
Dan ketika waktu makan tiba pengantin memutuskan untuk makan bersama denga semua sahabat merekA ,yang ternyata sudah berkumpul ditempat khusus dengan pasangan masing masing. Dan disaat itulah mereka baru menyadarinya.
" Eh stef, loe ga ngenalin teman loe sama Ki..... " belum siap Vanesha melanjutkan omongannya Ardit sudah mengangkat kepalanya dan menunjukkan wajah aslinya
" Hi.. semua kenalin gue Ardit " sapanya
" Lho Ardian " cengo mereka( Echa,Yola,Ariska) sambil bergantian memandangi keduanya.
"awas lalat masuk ke mulut sayang, bukanya jangan terlalu lebar " goda Andre kepada Ariska istrinya yang terkejut, dan spontan menutup mulutnya dengan tangan kanan.
" Ia Cha buka mulut terlalu lebar ga sehat lho " tambah Rivanno.
"Kalian ko biasa aja? kalian ga kaget ? jangan jangan kalian udah tau dari dulu ? protes Yolana.
" Bukan. kita aja baru tau tadi diruang ganti! jelas Yuda
" ckk. berarti... agh aku paham sekarang " gumam Yolana akhirnya.
" Kapan?? Tanya Yolana lanjut.
" Sehari sebelum berangkat " sambar Stefanie.
" Berarti pas si bandara itu, semuanya rencana kalian " protes Echa.
" Ets tunggu dulu. jangan salahin kita dong. nih salahin stefi, ini semua rencana licik nya dia . Gue juga kena imbasnya " ujar Alicia
" Huh kalian benar benar ya. sudah membuat kami berpikiran negatif sama ardian dan Alicia selama ini !! cecar Yuda.
" Eh gue ingat sesuatu. Jangan jangan waktu dilapangan kemarin ,yang didepan kamar mandi itu kamu Dit? ingat Yolana
" Ia. itu aku sama stefi."
" Agh menyebalkan sekali. Kalian benar benar pencipt drama yang sangat hebat!!
" Hei... jangan asal ngomong dong Yo. ini diluar dari pemikiran kita. ga pernah sama sekali ini terlintas dalam hati. hanya saja memang kek gitu ceritanya " protes Ardian
" Hei hei sudahlah tak usah berdebat. lain kali masih bisa kan kita jelasin. Loe berdua juga buruan makannya, g lihat undangan dah pada ngasih selamat " lerai Alicia.
" Hah baiklah. kami kesana dulu. tapi jangan lupa nanti setelah acara selesai kami masih minta penjelasan dari kalian "
" Hmm sudah sana, nanti amplopnya pada dibawa balik " ledek Ar
__ADS_1
" Hah kalian ini "