Cerita Cinta Masa Remajaku (Lingkaran Friendzone)

Cerita Cinta Masa Remajaku (Lingkaran Friendzone)
EP


__ADS_3

Ardian dan Ardit berikut dengan istrinya segera menuju kediaman ayah Arvin. Dua tahun bukan waktu yang singkat buat mereka menahan rindu untuk jagoan mereka itu.


" Rumah sepi yang. Biasanya kalau pulang kerja kek gini ayah dirumah kan" Ardian penasaran Sama kondisi rumah yang sepi seolah tak ada penghuni.


" Biasa nya sich ayah di kebun belakang. Habis dokter temannya si adek rese" protes Al.


" Lah kok protes sama adek. emang teman teman nya adek kenapa ? tanya Ardit penasaran.


" Mereka pengen sayur yang segar yang. Katanya mereka gitu cabut langsung masak gitu. jadi ayah suka standby di kebun belakang.Kemarin aku dah minta mereka yang ambil langsung,kata ayah ga boleh" jelas Fani.


" Hmm. ya udah. kunci ada sama kalian kan. Tolong dibukakan, kami mau nyusul ayah dulu" Ardian dan Ardit segera beranjak begitu istri mereka memasuki rumah.


Keduanya berjalan sambil memperhatikan sekitar,banyak sekali perubahan yang terjadi. Bahkan diluar dari ekspektasi mereka berdua.


Sang ayah tampak duduk di kursi panjang yang sejak dulu memang ada disitu, nampaknya itu memang kursi kenangan (apalagi buat Ardit) memandang langit entah apa yang dipikirkan pria paruh baya itu,meski sudah termakan usia tapi masih tampak wibawa diwajahnya.


" Ayah " Ardian Ardit tak bisa menahan rasa rindu lagi,mereka berlari memeluk pahlawan hidup mereka. Air mata bahagia menetes melewati wajahnya yang sudah ada kerutan itu. Memeluk kembali bahkan dengan lebih erat.


" Terimakasih telah kembali dengan kebanggaan yang tak bisa ayah utarakan "


" Kami yang seharusnya bangga memiliki ayah yang luar biasa. tanpa ayah kita tak bisa seperti ini. Terimakasih buat saran nasehat ,petuah ayah dan didikan luar biasa sejak dari kami kecil. kami akan melanjutkannya " ucap Ardian sambil sesenggukan.

__ADS_1


" Ia ayah. kami akan melanjutkan nya untuk cucu cucu ayah kelak " tambah Ardit. Begitu mendengar kata cucu sang ayah langsung melerai pelukannya.


" Kedua putriku apa sudah pulang. Argh pasti mereka mencari ku! sang ayah langsung bergegas meninggalkan putranya yang terdiam sambil berpandangan.


" Kenapa sekarang malah seperti kita yang jadi mantu ya " guman keduanya. Dan memutuskan mengikuti sang ayah yang sudah tiba bahkan masuk rumah.


🌼🌼🌼🌼🌼


" Al dimana! Owh di kamar mandi " guman Ardian bersamaan dengan keluarnya Al dari kamar mandi, dengan balutan handuk kimono nya.


" Loh udah balik aja. Ayah udah balik juga? ayah di kebun belakang kan? Al bertanya sambil berjalan menuju lemari pakaiannya,bahkan dia tak menyadari pandangan suaminya entah sudah seperti apa. Sibuk memilih didepan lemari tiba tiba tangan kokoh dan kuat melingkar di pinggang rampingnya.


" Eh kenapa? mandi dulu sana yang, banyak kuman Lo dari luar " protes Al.


"Ya ampun yang, disini cuman berdua lho. apa salahnya sich. suami juga "


" Ia tapi bisa kebablasan tau yang. Tadi aja udah mau khilaf " sendu Ardian.


" Kenapa sich kamu harus banget disana"


" yah biar spesial aja sich. emang kamu ga mau "

__ADS_1


"bukan ga mau ya. kamu nya sekarang yang dikit dikit protes " jelas Alicia.


" Sepertinya aku berubah pikiran DECH Al. Aku mandi dulu, tunggu aku jangan kemana-mana " Ar langsung masuk ke kamar mandi diikuti pandangan Al dengan pemikiran yang entah kemana-mana juga.


" emangnya Al mau kemana ,ada ada aja dia. Apa karena kelamaan di sana jadi agak aneh gitu dia nya ya. Heheheeh suami ku lucu sekali " guman Al sambil melanjutkan kegiatan nya mengeringkan rambutnya setelah memakai bajunya.


Di kamar sebelah


"Yang mandi dulu. kenapa sich dari tadi nemplok Mulu kek cicak didinding " protes fanie. Dia mulai risih karena sedari tadi Ardit tak sedikit pun beranjak dari sisinya.


" Kangen tau yang. sebentar lagi yah"


"Ya ampun. aku ga kemana mana. Nanti masih ada malam kalau kamu lupa.Dah sore zmasih mau masak ini untuk makan malam "


" emang boleh "


" apanya "


" Nanti malam lagi "


" Astaga. mesum banget sich kamu. Mandi dulu sana aku mau nyusul Al didapur "

__ADS_1


" Ya udah DECH ia. galak banget sich istri aku" Ardit akhirnya mengalah,dia masuk kamar mandi dan mulai membersihkan diri. Stefi pun kemudian menuju dapur.


__ADS_2