Cerita Cinta Masa Remajaku (Lingkaran Friendzone)

Cerita Cinta Masa Remajaku (Lingkaran Friendzone)
33


__ADS_3

Ardian dan Alicia memilih menjauh dari arditt. Mereka juga sepertinya butuh quality time juga ternyata. Terbukti dari jauhnya jarak antara mereka.Meski sebenarnya yang mereka bahas bukan hal yang tak bisa diketahui orang lain. hanya saja mereka butuh kenyamanan.


" Besok kamu ga ikut kebandara Al?


" Rencananya sich nggak. Tapi setelah kupikir pikir ide nya stefi boleh juga " senyum Al


" Ide stefi?? Wah wahh pasti dia ngeracuni jalan pikiran kamu kan?? Aghh keduanya emang cocok sama sama gesrek!! protes Ardian.


" Hehehe. segitu jelous nya kamu Yan!! ckckck.


" Ga aneh aneh kan rencananya ! tanya Ardian akhirnya.


" Ga ko biasa aja. Dia hanya minta aku ngantarin kamu kebandara, tapi Ardit ga boleh kelihatan disana??


" Hahh.. sama aja menyudutkan aku dong!! Kamu tahu mereka pasti akan memusuhi ku! kamu mau itu terjadi" lanjut Ardian lagi.


" Pikiranmu tepat sekali. haahaahha. Stefi memang menginginkan hal itu terjadi.. Hitung hitung membalas perlakuan kalian itu katanya."


" hahh.. belum ikhlas dia ternyata. Kalau sampai mereka ngasih hadiah samaku bagaimana. owh ayolah sandiwara konyol apa ini Al!!

__ADS_1


" Tenang aja.. aku ga bakal biarkan mereka menyentuh mu " Al menenangkan Ardian yang terlihat ragu saat itu. Bayangkan aja kalau sampai teman-teman nya itu menghadiahi dia dengan kepalan tangan. bisa bonyok wajah tampannya nanti.


" Apa kamu juga akan ikut menyukseskan ide konyol stefi itu"


" Tentu saja. jadi jangan kawatir kan itu.. mulai besok yang perlu kamu ingat adalah.. belajarlah dengan sekuat mungkin disana. sampai akhirnya kelak kamu berhasil. Aku masih menunggumu seperti ucapan mu tempo hari. Berusaha memantaskan diri,meski sebenarnya aku dan keluargaku tak butuh itu. tapi aku mau melihat seberapa besar usaha dan ketulusan mu untukku!! Jadi berjuanglah disana, untuk masa depan mu yang telah kamu rencanakan indah sedari dulu!


" Pasti Al. aku akan berjuang untuk itu. Karena aku juga udah punya kamu untuk kuperjuangkan juga. Jadi ku mohon, bertahanlah untukku. tunggu aku kembali disisimu!! mohon Ardit.


" Hmm. Aku akan menunggu waktu itu tiba. jadi berusahalah " ucap Al tulus. Dan Ardian sangat tersentuh dengan gadis di depannya. Gadis yang telah memenuhi hati dan pikirannya. Dipeluk nya erat kekasih hatinya itu dan dibalas Al dengan senang hati.


" Jangan bersedih Yan. Percayalah hatiku sudah dikuasai olehmu. Aku menyayangimu Yan. jadi jangan patahkan hatiku untuk kedua kalinya."


" Apa ini??


" Hadiah istimewa seorang ibu, pada calon menantunya "


"Hahhh !! Tapi bukankah ibumuu...


" Meski ibu sudah tiada,tapi beliau sudah menguasai hati kami. Ini adalah titipan nya. bahkan jauh sebelum meninggalkan kami! Ibu sudah menyiapkan semuanya.

__ADS_1


Simpanlah. Ketika kami pulang aku akan membuatnya ditempat yang semestinya."


" Baiklah aku akan sangat menantikannya."


"Terimakasih Al. Sepertinya kita harus pulang Al. Kami tidak boleh telat besok kalau tak ingin ketinggalan pesawat!"


"hmm ayog. sepertinya, Ardit sama stefi juga sudah menunggu kita. Aku ngantarin kamu juga ya " ujar Al penuh harap.


" Nanti kamu kecapean lho Al?


" Sweet banget sih pacar aku ini. Ya gaglah Yan. lagian tadi kan kita bareng. emang kamu mau naik apa pulangnya??


" Ya udah deh. terserah tuan putri saja."


" Nah gitu dong. Udah Yog, mereka udah naik mobil juga"


" Ayolah. biar aku yang nyetir, biar nanti pulangnya kamu bisa nyantai!!


" Baiklah bozz q. Nih kontaknya"

__ADS_1


Ardian segera menyambar kunci kontak dari tangan Al. Dan sekarang mereka sudah siap meluncur. Menuju rumah sederhana nan mungil dengan pemandangan hijau disekelilingnya.


__ADS_2