Cerita Cinta Masa Remajaku (Lingkaran Friendzone)

Cerita Cinta Masa Remajaku (Lingkaran Friendzone)
21


__ADS_3

Yuda & Yolana


Mobil Yuda melaju dan sudah mendekati SMA bakti jaya.


" Eh Yud ,kayaknya Rio dan genknya itu sekolah disini deh"


" pikirannya kesitu Mulu keknya! sindir Yuda


" Aih benar ko. Lagian apa sich untungnya mikirin mereka, didekat gue ada loe Segede ini" Yolana kembali kepengaturan pabrik, hobby buat Yuda salting.


" Ckkk ,gue gak percaya. loe tiap hari tau nya gombalin gue,eh tiba tiba ada yang samperin sampe kesekolah!!


" Loe cemburu Yud? sejak kapan? antusias banget Yolana ini.


" Huhh loe pikir dengan gombalin gue tiap hari baperin gue tiap hari, gue jadi nyaman tahu!!


" Gak yakin gue"


" Hei apa maksudnya. setelah loe baperin gue tiap hari, tiba tiba loe baper sama orang lain gitu, apa kabar dengan korban loe ini Yo???


" wow ,apa itu artinya loe udah buka hati buat gue Yud? Amazing banget kalau sampe itu benar" kagum Yolana.


" Gue gak lagi bercanda. Gue serius Yolana!!


Jadi salting kan yolananya.


" ok baiklah. Klo gitu loe harus ikut lapangan besok"


" Untuk apa? main sama merekA? faedahnya apa buat gue!!


" Gue bakalan ngenalin loe sebagai pasangan gue nanti"


chitttt bunyi rem mendadak.


"Kenapa mendadak rem nya?? ada yang lewat??


" Kata kata loe yang lewat Yo. Gue tunggu janji loe besok"


" Huff gue kira apaan!!. Kayaknya aku harus berterimakasih sama yang kuanggap petaka tadi pagi" batin Yolana.Tak terasa mobil Yuda sudah sampai di depan gerbang.


"Yud, itu stefi sama dia kan? Yolana memastikan sesuatu.


"Hmm .. sepertinya. tapi tadi...."


" kita gak lihat, kan piket tadi. apa langsung kesini???


" Bisa jadi sich!!!


"Eh tunggu, jangan jangan benar Yud,selama ini dia dekatin stefi,meski dia sukanya sama Alicia,dan gara gara kejadian tadi pagi bisa aja kan dia mundur!! tebak Yolana.


" Tapi gag yakin sich aku nya. masa ia seorang Ardian nyerah hanya karena itu!!


" tapi kenyataannya lihat sendiri kan Yud!!


" Ah entahlah. Bingung gue. kita tanya stefi aja!


Sementara di balik gerbang


" Stef, sampai kapan sich loe ngehindar terus dari gue?


" Gue ga pernah ngehindar lo Dit,perasaan kamu aja kali"


" Badan sich ia ga hindar, tapi kenapa setiap bicara tentang hati,kamu pasti alihkan pembicaraan!!"


" Gak juga kali. Oh ia duluan ya. udah dijemput tuh" pamit stefi sambil menunjukkan mobil Yuda yang terparkir di depan gerbang.


" Baru aja dibilang stef,udah kamu lakuin" lirihnya


" Pulang sana. Aku masih berharap besok ketemu kamu! Duluan ya Dit " pamit stefi.


" sebenarnya gue juga punya perasaan yang sama Dit, tapi gue harus mastiin dulu apa yang pernah diobrolin bang Yuda sama Yolana, semoga aja semuanya ga benar" batinnya dan dia melangkah mendekati mobil Abang nya itu.


" pantas saja. biasanya langsung turun, ternyata ada pawangnya di dalam" sindir stefi

__ADS_1


" Pendengaran kita masih bagis lho stef"


" Yang bilang budeg siapa" cecarnya


" huss jangan berdebat Mulu. ngapain lama dipintu gerbang?? selidik Yuda


" kalian lihat?? teriaknya.


" Nggak usah teriak juga kali. lembut dikit suaranya kenapa sich! Kalau ga dilihat ngapain nanya?"


" Kan bisa aja iseng"


" Jawab aja"


" seperti biasanya. setiap hari nyatain cinta" lugas stefi.


"Setiap hari????Yakin loe de?"


"Ga percaya banget sich"


" Percaya dech. udahlah nanti aja dibahas. kita langsung pulang ya. Ga ada acara singgah. Yolana udah manyun. padahal tadi udah berencana ngajak makan,soalnya dia memang dah lapar.


Yuda dan Yolana tenggelam dalam pemikiran masing masing.


" setiap hari??? Serius sekali!! selama tiga tahun??? batin Yuda.


"Kalau sampai setiap hari nyatain cinta sama stefi,trus Alicia apakabar? masa ia sich.. arghhhh bisa gila gue mikirnya" batin Yolana.


Tak terasa Yolana udah sampai di depan rumahnya.


" makasih Yud,stef !! hati hati"


"Sama sama calon kakak ipar, senyum stefi. dan merek pun meninggalkan gedung itu menuju kediaman Mahendra.


 


🌼🌼🌼🌼🌼


 


"akhirnya berhasil juga ngomongnya. respon nya juga nggak buruk aku hanya takut dia menjauh gara-gara friendzone itu ternyata sebaliknya amazing banget" gumamnya,tapi tiba-tiba seseorang mengejutkan nya


"kesambet apaan kau senyum senyum sendiri"


"kau Dit, udah pulang juga perasaan tiap hari wajahmu ditekuk Mulu, apa sewaktu membeli kamu minta yang permanen" ,goda Ardian


"ah diam aja deh" sahut Ardit


"duduk dulu aku mau cerita sama kau"


"aromanya enggak wangi nich " cibir Ardit


"hei nggak ada hubungannya dengan mu ini ceritaku"


"baiklah. anggap aja aku balas budi dari kemarin kan kau sudah dengarkan curhatanku"


"Ckk. tau juga kau balas budi rupanya. oke dengarkanlah hari ini aku berhasil mengatakannya. dan kau tahu u aku senang sekali karena responnya positif "cerita Ardian sambil melebarkan senyumnya.


" senyum Apa itu kau meledekku kah baru sekali aja udah senang kali kau kutengok"


"daripada kaum1000 kali tapi tidak pasti"tawa Ardian


" Ckk menyebalkan sekali kau. lagian aku yakin kau terpaksa mengatakannya" tebak Ardit.


"Apa maksudmu kau meremehkanku "tanya Ardian


"aku tak mengatakan begitu tapi aku yakin ada keadaan yang memaksa kamu melakukannya" sindiran ardit tepat tembakan 12 pas bukan.


"kali ini kau benar.!!! eh Rio teman sekolahmu bukan" tanya Ardian .


"kenal dari mana kau dia. manusia nggak punya akhlak itu"


"tadi dia datang ke sekolah kami dengan gengnya sempat ramai sih "jelas Ardian

__ADS_1


"benarkah " ardit tampak berpikir. "apa gebetanmu salah satu dari mereka berempat ??tanya Ardit lanjut.


Ardian bingung" kau kenal mereka" tanya Ardian kemudian


Ardit hanya menggeleng "Tapi kemarin aku melihatnya di lapangan, Rio dan gengnya yang cari gara-gara"


"ah!!!!! sesuai dugaanku jangan bilang gebetanmu ada diantara mereka" tebak Ardian


"salah... tapi kalau nanti aku menyerah sama dia mungkin ,salah satu diantara mereka boleh juga, apalagi yang selalu cepol rambut itu" goda ardit


"Hei ... kau!!! apa maksudnya omonganmu itu??


"Ternyata mata si Rio itu bagus juga, tahu melihat yang bening" sindirnya.Dia hanya mau melihat seberapa aneh nanti reaksi konyol saudara nya itu.


"Jangan kau buat aku berubah pikiran ,Dit"


"Santai aja kali bang ..nggak akanlah terjadi itu.. Dia kakak iparku bukan aku, juga akan menjaganya dari Rio untukmu , siapa tahu bisa menyerap" candanya sambil berlari ke dalam rumah.


Kelihatannya dia senang menggoda Abang nya itu


"Besok aku ke lapangan jangan muncul di sana" Teriaknya


"bisa diatur "


Udah lama dit kita nggak bercanda bareng.Aku senang kau tertawa hari ini"


Hari ini hari menyenangkan buat sebagian besar dari mereka, ya hampir semuanya .


Ardit satu-satunya pria miris


hahaha kasihan sekali dia.


grup the girly


@yolana


girls besok gue mau curhat 😄


@Alicia


senang sekali Anda saya curiga🤔


@Vanessa


gue juga mau curhat girl😅


@Ariska


gue mau berbagi kebahagiaan kenangan gue dipercepat😀😃😄


@Alicia


really😲


@yolana


amazing 🤩


@Vanessa


gimana ceritanya🤭


@ Ariska


besok ,di tempat biasa. disini tidak mungkin kepanjangan. lagian ini masih ada acara keluarga ....hehehe bye🤪 😘😘😘


@Alicia


penasaran🤔


@Yolana


sama🤔

__ADS_1


@ Vanesha


gue juga🤔


__ADS_2