Cerita Cinta Masa Remajaku (Lingkaran Friendzone)

Cerita Cinta Masa Remajaku (Lingkaran Friendzone)
47


__ADS_3

Pernikahan


Dua Minggu kemudian


Hari itu benar-benar tiba.Dua pasang pengantin sudah tampil sempurna diruang rias. Tak heran kalau mereka kelihatan perfect,karena tanpa semuanya itu juga mereka sudah terlihat sempurna apalagi ditambah dengan embel-embel yah apa aja aja dempulan dari para mua.


" Huh seharusnya bahagia ya, tapi kenapa harus merasa sedih sih " kesal Stefanie


" Indah pada waktunya fan,kalau dipikir-pikir sich ia,Vanesha benar juga. Bagaimana kalau seandainya "sekali" langsung gol,kamu gak mau kan kalau harus ditinggal sendirian, sepi gitu " jelas Alicia


" Ia juga sich Al ,tapi gak mesti semepet ini juga kan. Aku yakin ini mah akal akalan para orang tua aja. Niat banget dech ngerjain kek gini " sungut stefi kembali.


"Hehehehe. kita ambil sisi positif nya aja Fan. Dengan begini status kita kan jadi jelas. lagian kalau kamu kangen kan bisa kesana nyusul,tarif pesawat ga bakalan buat keturunanmu kelak kelaparan kan " goda Al


"Ya elah bisa aja ngelesnya Al. Jadi geli dengarnya " lirih stefi.


" Udah ah.yog keluar pasti udah ditungguin diluar ruangan ini " ajak Al.


"Baiklah ayo "


🌼🌼🌼🌼🌼


"Ini mah sudah benar benar niat ya. Kenapa juga bisa di set sedemikian tepat waktunya. Bahkan hanya untuk melepas baju aja tidak punya waktu seleluasa itu " protes Ardit.


" Kesal banget Dit, udahlah ambil sisi positif nya aja. status nya jelas dulu pastinya"


" Tapi kalau kangen gimana "


"Ya elah Dit, empat tahun terakhir ini kalau kangen kamu ngapain coba? Lakukan aja kek biasa apa susahnya sich "


" Tapi status nya beda Ar!


" Anggap aja lagi pacaran jarak jauh. LDR an kata tetangga. Ngotot banget keknya " goda Ardian.

__ADS_1


" Ngomong mah enak. ngerasain nya nanti gimana? " ucap Ardit sedikit lesu.


" Hush. Bersyukurlah hari ini kamu bisa bersanding dengan penguasa hatimu. Anggap aja kita dalam ujian terakhir sebelum memiliki dengan seutuhnya. Lagian loe gak mau kan mengecewakan semua. Cinta sich ia.Tapi lapar itu butuh makan. Cinta ga bikin kenyang kan?? Nah selagi mempersiapkan nya kita bisa menjadikan semuanya lebih baik lagi. percaya dech semua akan indah pada waktunya "nasehat Ardian


" Wuih dalam banget tu puisi. baiklah sepertinya kita harus ikuti rencana konyol mereka " senyum Ardit akhirnya.


" Nah gitu dong ,keluar Yog sudah saatnya "


SAHHHHH


Dua pasangan yang baru saja resmi itu sedang dikelilingi para sahabat setelah para orangtua menjauh. Sepertinya mereka sengaja mengulur waktu. Benar benar kerjasama yang hebat. Berfoto, berpose beramai-ramai bahkan ada yang minta sendiri,couplean juga. Huh menyita waktu,untuk sekedar bicara empat mata saja seperti nya mereka tak akan diberi kesempatan.


" Sepertinya sesi fotonya sudah boleh diakhiri. jadwal keberangkatan sudah didepan mata " suara papa Ryan membubarkan kerumunan sahabat itu.


" Ck ganti baju aja harus buru buru banget. sempurna sekali mereka merencanakan" gerutu Ardit.


"Sabar mas bro. indah pada waktunya. udah buruan ganti bajunya. Takutnya nanti telat " saran Al.


" Yah ga gitu juga sayang kalau telat S2 nya juga ditunda dong" ujar Ardit.


" Abisnya ngeselin banget sich sama waktu, cepat banget geraknya "


" Udah dech fan ,Dit. anggap aja lagi LDR an lagi. Empat tahun aja bisa ditunggu masa yang setengah nya ga sich. Sudah buruan kemas dech " saran Al.


" huft baiklah. Ayo temani ganti baju " ajak Ardit sambil menarik tangan stefi. begitu juga dengan Ardian yang bergegas keruang ganti diikuti Al dibelakangnya. Begitu keluar merek disambut dengan koper dan kebutuhan lainny ya sudah dipersiapkan sebelumnya. emang udah diatur sedemikian rupa. Setelah berpamitan keduanya melangkah sedikit lesu.


"Yang semangat dong menantuku,ingat sudah ada yang nungguin " goda Mahendra.


"Jangan lupa papa sudah mau istirahat jangan diulur lagi waktunya " tambah papa Ryan


" Ayah juga ga sabar pengen gendong cucu. jadi cepatlah pulang. Ayah ga mau nunggu terlalu lama lagi " Arvindo ikutan meledek


" Gimana kalau istri kita ikutan ,biar keinginan semuanya cepat terkabul,ga mesti nunggu dua atau tiga tahun lagi " tawar Ardit

__ADS_1


" Big no Ardit,Ardian.Jangan tawar-menawar lagi waktunya berputar lho. Mamah akan sangat senang kalau kalian pulang tepat waktu nanti " ujar Alena.


" Mama akan berdoa untuk kalian


Semog semuanya berjalan dengan baik " ucap mama Nayla.


" Huft baiklah ibu negara. sini sayang peluk dulu. Stefi dan Alicia mendekat kearah suaminya dan begitu aja masuk pelukan mereka,cukup lama.


" Bawa aku dalam doamu ya sayang. Biar semua indah pada waktunya " bisik Ardian lembut ditelinga sang istri yang berada dalam dekapannya.


" so sweet banget sich suaminya Alicia.Aku pasti akan mendoakan separuh jiwaku tanpa diminta. Jadi berjuanglah aku sangat menantikan hari indah itu " balas Al dengan manisnya.


" Agh manisnya. Rasanya aku ingin membawamu pergi saja " goda Ardian.


" Hehehehe bisa aja kamu "


" Ya udah kalau gak mau ikut ,aku berangkat sendiri aja. kamu jaga hati buat aku ya sayang " Ardian melepas pelukannya. Mengecup lembut kening istrinya dan seluruh wajah nya. dan berakhir sempurna di bibir tipis menggoda Alicia dan itu berlangsung cukup lama,tapi akhirnya suasana romantis itu harus terganggu dengan suara teriakan orangtua.


" pesawat udah siap "


Dengan terpaksa tautan bibir itu harus terpisah. " Ar malu tahu " lirih Al dengan muka merahnya.


" hehehe maaf sayang. tapi buat apa malu sih, kita pasangan suami istri lho. lagian anggap aja ini balasan untuk perbuatan mereka yang ngerjain kita sampai segini banget " jelas Ardian


" igh.. kamu ini. udah sana, jangan lupa udah punya istri sekarang."


" Tentu saja sayang. bye honey


sampai jumpa dihari yang indah nanti "


End yah. perjuangan mereka sudah finish sampai akhir.


🌼🌼🌼🌼🌼

__ADS_1


__ADS_2