
" Ayahhhhh..... kami pulang " teriak sikembar begitu tiba didepan rumah. Ayah Arvin yang kebetulan lagi duduk santai menanti kepulangan kedua pangerannya itu langsung beranjak.
" Kalian sudah sampai!! maaf ayah tak bisa menjemput, tapi ayah sudah mengutus kedua putriku kesana, kalian lebih senang kan mereka yang datang jemput " ayah Arvin menggoda sikembar.
" Lebih senang kalau ayah datang bersama mereka " ujar Ardit dan Ardian bersamaan. " lupakan itu kami sangat merindukan ayah " ketiganya berpelukan ala pria sejati.
"Ayah sangat senang dan bangga dengan kedua putra ayah"
" Terimakasih ayah. tapi kami lebih bangga punya ayah yang sangat hebat seperti ayah ini!"
Seketika suasana haru meliputi rumah itu. Rasa bangga yang luar biasa yang dirasakan seorang ayah. Kedua putranya berhasil membuat nya bangga.
"Apa kami akan dicuekin aja nich " sela Al ditengah keharuan mereka.
" Agh sampai lupa. Ayah calon mantu sesuai permintaan ayah ! ucap Ardit. dan disambut senyuman oleh Ardian.
" Calon mantu darimana! Kalian benar benar ceroboh sekali. Ayah bahkan bisa maju selangkah didepan dari kalian!!
" Bukan kek gitu juga kali ayah. Kita hanya mau waktu yang tepat. seperti sekarang ini. Aghh ayah malah mengacaukan moment romantis ku " gerutu Ardian.
" Mengacaukan bagaimana?? kalian coba pikir aja masa cincin dititip gitu aja. dipakekan dong. Kalau nanti ada yang keduluan masang gimana? emang mau zonk ?? haaa "
__ADS_1
" Tapi kita udah komitmen ayah ? protes ardittt
"Kalau orangtuanya ga setuju dan menerima pinangan orang lain bagaimana? emang mau kek gitu !!
" Ayah menyudutkan kami saja. Agh baiklah terimakasih ayah sudah melamarnya untuk kami. Tapi kami akan tetap memintanya secara pribadi nanti diluar dari kesepakatan orangtua terdahulu yang tidak masuk akal itu " ujar Ardian
" Wahh tak masuk akal kalian bilang! Tapi kenyataannya kalian malah menjalankan nya!
" Ini takdir ayah! Bahkan kami tak saling mengetahui itu sebelumnya!
" Huft tak ada habisnya melawan kalian! ga mau mengalah!! Ayah jadi ragu sebenarnya ayah punya putra atau putri sich sebenarnya!! kelakar sang ayah.
" Hmmm .. Dari tadi asyik berdebat Mulu. Kalian istirahat lah. Ayah kita mau pulang dulu, mau siap siap acara besok " pamit Al dan stefi
" Baiklah putriku, hati hati, terimakasih sudah menjemput kedua anak nakal ini "
" Seriusan kalian pulang?? secepat itu ?? "
" Lebai!!! besok kan masih banyak waktu "
" Jangan lupa besok, jangan sampai telat juga. " Al mengingatkan lagi.
__ADS_1
" Baiklah boz!! sesuai keinginan!
" Ya sudah. kami pamit dulu. pulang dulu ayah "
🌼🌼🌼🌼🌼
Maaf buat semuanya terlalu lama hiatusnya. saya lagi kurang sehat. ini aja belum sempurna kesehatan nya. begitu sehat nanti akan saya kebut kembali. mohon doa nya ya teman teman. udah bosan rebahan terus pikiran kosong ga bisa diajak berpikir ini.
saya juga pengen cepat cepat lihatin komen an kalian.
.
. 🌼
Maaf buat semuanya terlalu lama hiatusnya. saya lagi kurang sehat. ini aja belum sempurna kesehatan nya. begitu sehat nanti akan saya kebut kembali. mohon doa nya ya teman teman. udah bosan rebahan terus pikiran kosong ga bisa diajak berpikir ini.
saya juga pengen cepat cepat lihatin komen an kalian.
Maaf buat semuanya terlalu lama hiatusnya. saya lagi kurang sehat. ini aja belum sempurna kesehatan nya. begitu sehat nanti akan saya kebut kembali. mohon doa nya ya teman teman. udah bosan rebahan terus pikiran kosong ga bisa diajak berpikir ini.
saya juga pengen cepat cepat lihatin komen an kalian.
__ADS_1