Cerita Cinta Masa Remajaku (Lingkaran Friendzone)

Cerita Cinta Masa Remajaku (Lingkaran Friendzone)
24


__ADS_3

"Dit, hei bangun" Ardian mengguncang tubuh kembarannya yang dibanguni masih slow respon. Ardian tetap berusaha


" Apa kau libur pribadi hari ini bahkan sudah hampir jam 7 kau tak ada tanda-tanda mau bangun" ucap Ardian lagi .spontan Ardit duduk dan mengusap wajahnya lalu menguap.


"Belum puas kah tidurmu kau bahkan tidur lewat dari 12 jam''


Memang begitu pulang dari lapangan Ardit memutuskan untuk masuk kamar bahkan makan malam pun dilewatkan nya.


"keluar aku mau mandi" ujar ardit datar .dia langkahkan kakinya ke kamar mandi .Ardian menggelengkan kepala melihat tingkah kembarannya itu dia pun keluar dan menunggu di meja makan tak lama kemudian adiknya itu muncul juga.


"Ayah ke mana "


"udah sarapan duluan, ada acara di RT jadi ayah udah kesana saja kau masih tidur"


"owh "


"tak usah kau pasang wajah seperti itu cepatlah makan waktu banyak "


setelah berdebat mereka fokus dengan sarapan mereka beberapa saat kemudian keduanya berangkat meski bawa motor masing-masing keduanya selalu berangkat bersama.


Di sekolah sudah cukup ramai pagi ini karena kurang dari 10 menit lagi bel akan berbunyi tampak dari siswa-siswi sudah memasuki ruangan mereka masing-masing most wanted dan the'girly juga di sana mereka udah siap dengan pelajaran hari ini


tringngngnggggggg bel berbunyi kelas akan dimulai.


Sepanjang jam pelajaran Alicia melirik Ardian.


" Huft wajahnya bahkan tak menunjukkan rasa bersalah sama sekali "gumannya lirih.

__ADS_1


Yuda juga melakukan hal yang sama


" bahkan sampai detik ini gue masih nggak percaya kalau lo mampu melakukan itu Yan. tega banget loh sumpah" batinnya.


Tak terasa waktu istirahat pun tiba ,sebagian besar langsung keluar menuju kantin tentunya. Tiba-tiba Rivaldy sang ketoz dingin itu masuk dengan pedenya.


" Nanti pulang bareng ya Lic,ini udah cepat lho pesannya. kemarin lu bilang gitu caranya."


Alicia diam di tempat duduk.yolana dan Yuda udah paham ini mereka hanya diam aja tidak merespon. lain dengan yang 4 lagi mereka saling pandang terakhir pandangan mereka jatuh pada Ardian.


dengan segenap kekuatan Alicia berbicara "oke nanti gue tunggu di depan kelas" ucapnya.


"Baiklah dengan senang hati .helm nggak usah ,soalnya gue bawa mobil hari ini dan seterusnya kalau loe mau pulang bareng gue. sampai nanti "pamitnya segera.


Alicia menggenggam helm di tangannya, sahabatnya segera meninggalkan ruangan mereka seperti memberi ruang untuk Mereka menyelesaikan masalah .


" Yan ..helm kamu" ucapnya


"Simpan aja lain kali kan masih bisa dipakai"


sahut Ardian datar.


" maaf... tapi sepertinya aku harus menarik kata-kataku kemarin, aku nggak akan jadi penumpang mu lagi!!


" kenapa?? kau bercanda"


"Aku serius sepertinya ini yang terbaik lebih baik kita berteman seperti biasa"

__ADS_1


"Kenapa Al?? kasih alasan yang jelas "


"Ardian aku rasa kau tahu alasannya .oh ya ini helm kamu siapa tahu ada penumpang baru "


"buatmu aja anggap aja kenang-kenangan kalau dirimu pernah singgah di sini " dan dia segera keluar menemui teman yang lain yang udah pada nongkrong di kantin. Alicia terdiam dia meletakkan helm itu di meja Ardian .dia pun menyusul ke kantin juga, di sana mereka bertingkah seolah-olah tidak terjadi apa-apa.


🌼🌼🌼🌼🌼


seharian ini arti berusaha mendekati Steffi mulai pagi sampai jam istirahat dia nempelin terus.


"apa sih maunya kamu dit??? aku udah bilang jangan ganggu aku lagi!! apa kurang jelas omongan gue?? marah Steffi


"Tapi gue beneran cinta sama lo stef!!"


"Persetan dengan perasaan kamu itu. udahlah dit ,hentikan omong kosong itu gue nggak mau fokus belajar gue hilang hanya karena lo, jadi jangan mengganggu konsentrasi gua" seru stefi.


"Aku nggak akan ganggu belajar Kamu stef nanti setelah selesai ujian baru....


" jangan mimpi !!berapa kali lagi aku harus tegasin sich. jangan dekati gue lagi . Anggap aja kita tidak saling kenal" Stephanie geram sendiri melihat sikap Ardi yang semuanya itu. Dia meninggalkan Ardit yang membeku disana .kemudian dia tersenyum hambar.


"Akhirnya gagal lagi baiklah .stef aku takkan mengganggumu lagi tapi kamu tetap bertahta di hatiku." lirihnya.


Setelah kejadian itu mereka benar-benar melupakannya mereka tetap bersikap biasa aja.Ketika itu Yuda sempat mau buat perhitungan dengan Ardian tapi dicegah oleh Steffi di dalam hatinya yang terdalam dia juga tak mau orang yang telah mengisi hatinya itu babak belur. Bahkan dia bilang tidak mencintainya lagi sebagai buktinya dia kerap diajak Yudha untuk sekedar makan bareng dengan yang lainnya meskipun setelah kejadian itu Ardian seolah-olah menjauh dari mereka alasannya dia mau fokus dengan beasiswanya.


Alicia dan Stephanie juga makin dekat mereka kadang tak habis pikir bisa mencintai pria yang sama dan bahkan sejujurnya Sampai detik ini keduanya tak bisa menepis perasaan itu.


Rivaldi bahkan yang terang-terangan mengejar Alicia tak dapat lampu hijau juga, tapi begitulah keadaannya dulu.

__ADS_1


__ADS_2