CINTA GILANG

CINTA GILANG
Menyusun Rencana~ Cinta Gilang.


__ADS_3


Setelah bersepakat dengan Jek, Gilang, Nando, Tomy dan Niko mulai membahas rencana mereka sebelum pergi ke rumah Zalina. Dalam diskusi itu Gilang mulai memimpin rapat pembahasan mereka dengan sangat serius. Jek pun mengikuti rapat tersebut.


Jek mengatakan rencana Irwan yang akan melakukan aksinya pada Zalina dan keluarganya malam ini. Mendengar hal tersebut Gilang semakin emosi dan membuatnya membanting tanganya di meja.


" IRWAN....! " teriak Gilang.


Gilang berteriak sambil membanting kedua tanganya keras di meja dengan menokak rahang giginya dari dalam dan tatapan yang tajam lurus ke depan.


Jari jemari Gilang di remas kuat di bawah sana. Bukan hanya Gilang yang emosi tapi, ketiga temanya juga ikut emosi saat mendengar perkataanya Jak. Salah satunya Niko. Yang mengigit kuat giginya Di dalam sana, hingga semuanya membentuk urat-urat kecil yang muncul di kiri dan kanan wajahnya. Suasana penuh ketegangan itu terdiam sebentar lalu Nando kembali membuka percakapan.


" Irwan.... berani Zalina terluka sedikit saja, akan aku buat keluargamu hidup seperti neraka, aku sudah kehilangan Sahabat aku dan kini aku tidak mau kehilangan wanita yang sangat penting bahuku, " batin Niko.


Niko yang masih berpikaran mengenai kejahatan Irwan, di sisi lain di mana suasana yang tadinya diam sejenak kini kembali bersuara saat Nando yang kembali membuka percakapab.


" Yang menjadi pertanyaanya mengapa Dia mau membunuh Zalina? " tanya Nando.

__ADS_1


Nando berucap ditengah-tengah suasana rapat yang dibara emosi. Bukan hanya Gilang yang emosi tapi Niko, Tomy dan Nando juga ikut emosi dengan kejahatan yang dilakukan oleh Irwan.


" Karena Zalina adalah gadis yang dicintai Gilang, " seru Jak.


Jak berkata dengan santai sambil berdiri, Gilang dan komplotanya yang mendengar jawaban Jak ikut kaget dan menatap tajam ke arah Jak.


"Apa maksud Anda?" tanya Gilang dengan tatapan tajam.


" Maksud aku, adalah Irwan dari awal ingin menguasai semua harta kekayaan Ayahmu."


" Untuk mencapai tujuan itu Irwan harus menjodohkan kamu dan putrinya Reina, sebenarnya Reina dan Zalina adalah sahabatan sejak kecil, Zalina sangat menyukai seorang pria Ia memendam rasa pada pria itu selama lima tahun. "


" Pria itu adalah kamu Gilang. Sebenarnya pada awalnya Reina tidak menyetujui perjodohan kamu dan dia, tapi saat diadakan pertemuan dua keluarga dan saat itu pertama kali Reina jatuh cinta sama kamu, yang jelasnya Jian dibunuh karena Irwan tahu kamu sangat mencintai Jian. "


" Irwan adalah manusia serakah jadi untuk mencapai tujuanya itu, dia harus melenyapkan yang menjadi penghalang jalanya. "


" Salah satunya adalah Jian dan korbanya dan sekarang adalah Zalina, " jelas Jak.

__ADS_1


Setelah berkata Jak kembali menatap tajam Gilang dan yang lainya.


Gilang yang mendengar penjelasan Jak begitu terkejut, dan bahagia ternyata Zalina menyukainya sudah lama. Gilang pun berjanji tidak mau kehilangan orang yang dia cintai untuk kedua kalinya. Setelah lama berpikir Gilang mulai menjelaskan aksi mereka untuk menuntaskan kejahatan Irwan.


" Tomy dan Nando kalian berdua awasi setiap gerak-gerik Irwan di markasnya dari kejauhan. "


" Saat mereka berangkat kabari aku atau Niko."


" Sedangkan pak Jak membantu para anak buah ayahku untuk membantu para polisi. Sebelum kejahatan Irwan terungkap usahakan identitas anda jangan terbongkar. "


" Baiklah nak, " jawab singkat Jak.


Jak yang menjawab perkataan singkat Gilang. Akhirnya mereka pun mulai menjalani tugas mereka seperti yang sudah di separator bersama.


 


***Bersambung.

__ADS_1


 


Maaf jika part ini pendek, nikmati saja ya 🙏🙏🙏❤🤗. terimakasih bagi yang sudah mampir silakan komen dibawah komentar sesuai ceritaku ya. nantii Aku mampir di cerita kaljan. Jika ada saran silakan di kasih tau ya. makasih semuanya***.


__ADS_2