Cinta Mika

Cinta Mika
BAB 22


__ADS_3

Mika duduk di ranjang dan berdampingan dengan Davi agar bisa satu frame saat panggilan video tadi, ternyata membuat jantung Davi berdetak kencang tak karuan, Davi pun mematung sejenak. Tatapan mata Davi sangat sulit untuk diartikan, Mika pun menatap Davi, tetapi Mika malah mengacuhkan tatapan Davi.


"Ih kamu bukannya cepetan udah jam 6 lewat tau" ucap Mika yang membuyarkan lamunan Davi.


Davi pun tersadar dari lamunannya, ia langsung bergegas ke kamar mandi untuk bersiap. Selang 15 menit Davi keluar dari kamar mandi sudah dengan kaos dalam dan celana pendeknya. Mika hanya melirik cuek, Mika masih berpikir bahwa Davi itu anak kecil jadi tak ada rasa tergoda sedikit pun. Davi menuju ruang ganti pakaian, tak perlu waktu lama Davi pun siap dengan setelan kemeja dan celana Chino serba hitam.


Davi menghampiri mika yang masih di depan meja rias, Davi mengambil sisir dari tangan Mika. Sontak Mika kaget saat melihat Davi, matanya naik turun dari atas ke bawah melihat Davi.


"Kenapa aku ganteng ya?" Tanya Davi dengan nada meledek.


"Iya.. ganteng... Kamu udah dewasa ternyata Yang" jawab Mika dengan jujur sambil tersenyum.


Mendengar ucapan Mika, wajah Davi pun langsung memerah.


"Hehehe kenapa tiba-tiba jantung aku gini.. Please Ka jangan senyum kaya gitu nanti jantung aku copot" gumam Davi dalam hati seraya menjauh dari Mika.


"Hei Yang kamu kenapa??... Kok ngejauh?" Tanya mika bingung.


"Hayu berangkat takut macet" ajak Davi.


"Bentar foto dulu.. sini.." ajak Mika, dan Davi pun mengikuti kemauan Mika untuk mengambil gambar mereka menggunakan ponsel Mika.


"Aku kirim ke kamu ya" senyum Mika. Lalu Mika mengirim foto tersebut ke Davi.


Davi pun senyum-senyum saat melihat foto yang Mika kirim, dengan cepat Davi langsung memasang foto tersebut di profil picture aplikasi WhatsApp yang ada di ponselnya.


Dan mereka pun menuju ke pesta di rumah Andre.


_______________


Di kediaman Andre


Pesta yang di selenggarakan Andre terbilang sederhana, pasalnya pesta itu hanya untuk teman-teman dekatnya saja dan beberapa sepupu Andre. Pesta itu diadakan di halaman belakang rumahnya, dimana terdapat kolam renang dan taman yang cukup besar dan indah karena sudah di pasang beberapa lampu agar pesta lebih indah lagi.


Andre berdiri di tengah taman dengan menggunakan setelan kemeja dan celana serba putih, pantas saja para tamu hanya diperbolehkan memakai pakaian berwarna hitam. Di sekitar Andre sudah ada Leo, Denis, Fabian, dan Rangga.


Davi dan Mika berjalan memasuki halaman belakang rumah Andre, hampir semua mata tertuju kepada mereka berdua. Mereka berdua bagai prince dan princess dalam negeri dongeng. Banyak sekali yang langsung membicarakan mereka.


"Ya ampun Davi ganteng banget"


"Pantes aja Davi nolak Gladis orang udah punya cewe cakep banget"


"Mereka kaya prince and princess ya"


Dan masih banyak lagi, pembicaraan yang disampaikan orang lain terhadap mereka berdua. Bahkan Leo membelalakkan matanya, ia terpesona dengan kecantikan Mika.

__ADS_1


"Selamat ya Ndre.." ucap Davi dan Mika berbarengan. Dan memberi hadiah ke Andre.


"Thanks ya.. Mik cantik banget, Lo juga bro keren banget tapi tetep kerenan gue dong ya hahahha..." ucap Andre bercanda dan tertawa. Dan mereka pun tertawa bersama.


Pesta ini pun berjalan lancar, Andre memotong kue diiringi dengan lagu dan doa dari semua tamu yang hadir.


Davi dan Mika bergabung dengan Leo dan teman-temannya yang lain. Tangan Davi tak pernah lepas menggandeng tangan Mika. Mereka bercengkrama membahas sesuatu yang sepele dan tertawa bersama.


"Aku ke toilet dulu ya.." bisik Mika ke Davi.


"Aku antar ya.." ucap Davi.


"Ga usah aku bisa sendiri" jawab Mika dengan senyuman. Lalu Mika bertanya ke Andre.


"Ndre toilet dimana ya?" Tanya Mika lembut ke Andre ( ya Mika memang selalu berkata lemah lembut dan bertutur halus pada siapapun ).


"Yuk gue antar ya.." ucap Andre.


"Ga usah... Kasih tau aja Ndre dimana letaknya..." Tolak Mika sopan karena takut mengganggu Andre.


"Udah ayo.. gue antar.. biar ga lecet, ntar Davi marah kalo lecet... Hahahaha" jawab Andre dan di tertawakan semua orang terkecuali Gladis dan Leo.


Andre lalu mengantar Mika menuju toilet yang berada di samping kolam renang, tapi ternyata toilet di sana sangat ramai, jadi Andre memilih mengantar Mika ke ruang tengah dimana ada toilet yang lain.


Mika pun langsung menuju toilet di ruang tengah. Andre dengan sabar menunggu Mika di sofa ruang tengah, tangannya dengan cepat mengetik pesan di ponselnya.


Ting Ting bunyi notifikasi pesan masuk, tertulis "oke" dari seseorang disana. Dan Andre bergegas pergi dari duduknya.


Tak lama Mika pun keluar dari toilet, dia menengok ke kanan dan kiri mencari keberadaan Andre tapi tidak ditemukannya.


"Kamu cari siapa?" Tanya seseorang di sana yang membuat Mika kaget.


____________________


POV. Leo


Saat melihat Mika yang baru datang bersama Davi, mata ku benar-benar hampir keluar.


"Ya ampun dia cantik banget.. apa salah aku menyukai pacar temanku Tuhan??" Ucap Leo dalam hati.


Andre yang di samping Leo langsung mengusap punggung Leo seraya berkata " sabar bro..." . Aku hanya bisa tersenyum kecut mendengar ucapan Andre.


Aku hanya bisa mundur beberapa langkah dan bergabung dengan yang lainnya. Tapi pandanganku tak bisa lepas darinya, jantungku pun sudah tidak bisa di ajak kompromi.


Selang beberapa lama, Mika pergi bersama Andre untuk diantarkan menuju toilet. Sesegera mungkin aku mengirim pesan ke Andre.

__ADS_1


Leo : "Ndre kasih gue waktu sama dia dong please..." Permohonanku kepada Andre.


Andre : "sini bro di ruang tengah.. cepet!!"


Leo : "Oke"


Aku memperhatikan sekitar ku, kulihat Davi sedang asik mengobrol dengan Gladis, Rangga dan Fabian, sedangkan Denis bersama Agnes dan Meri, Cha-cha dan Alicia. Lalu aku berjalan agak cepat menuju dalam rumah Andre, dan sampai di ruang tengah kulihat Mika yang baru saja keluar toilet.


"Kamu cari siapa?" Tanyaku ke Mika.


___________


"Loh si Andre kemana Yo?" Tanya Mika.


"Oh tadi nyokapnya manggil.. baru aja" jawab Leo.


"Oh yaudah.. terus Lo ngapain di sini Yo? Apa mau ke toilet juga?" Tanya Mika dengan senyuman.


"Ga.. tadi gue terima telepon jadi nyari tempat sepi" alasan Leo.


Leo dan Mika berjalan bersama menuju tempat di adakannya pesta.


"Mik.. boleh minta nope ga? Kalo ga juga gapapa hehehe" tanya Leo yang gugup di samping Mika.


"Boleh sini hp nya.." ucap Mika dengan tangan meminta ponsel Leo. Leo pun memberikannya, dan setelah mengetik nomor ponsel Mika, Mika langsung mengembalikannya ke Leo.


"Thanks ya.. tapi nanti Davi marah ga ya.. hehe" ucap Leo.


"Kalian kan teman, lagi pula kita juga teman kan.. tenang aja Davi itu orang paling baik yang pernah gue kenal" ucap Mika dengan bangga.


Drrrrrrt drrrrrrt drrrrrrt


Ponsel Davi berdering dengan getaran.


"Iya ka.. 15 menit lagi ya".. ucap Leo ke penelpon di seberang sana yang tak lain Radit.


Hayooo ngapain coba Radit telpon Leo....??? penasaran ga?


__________________________


****Terimakasih untuk semua yang sudah mampir dan membaca tulisan saya yang masih buruk ini.. Maklum pemula 😅 jadi kalau ada salah-salah kata harap dimaklumi ya..


jangan lupa tinggalkan jejak ya kak minta kritik dan sarannya, juga jangan lupa untuk like dan jadikan novel ini favorit kamu ya agar selalu tahu kapan saya Up lagi..


Jika berkenan tolong Vote novel ini.. terimakasih atas kunjungannya 🙏😊😊😊**

__ADS_1


__ADS_2