Cinta pertama Wonyoung

Cinta pertama Wonyoung
Bagian 1


__ADS_3

"Jang wonyoung! Bangun! Nanti kamu telat lohhh.." teriak mama yang membuat ku langsung melihat jam.


"Astaga! Sudah jam 07.10? Apa apaan ini? Kenapa aku bisa kesiangan!" setelah aku melihat jam, aku langsung cuci muka dan pakaian. Masa bodo aku nggak mandi, yang penting aku nggak terlambat. Bisa dihukum aku kalau guru kiler itu tau aku terlambat. Setelah selesai aku langsung kebawah dan mengambil roti yang sudah disiapkan mama.


"Loh kok cepat kali. Pasti nggak mandikan!" tebak mama tepat sasaran.


"Ahh mama... udah nggak sempat lagi wonyoung mandi ma." ucapku sambil mengunyah roti selai coklat.


"Ih anak perempuan kok jorok sih. Dulu mama nggak ada kayak kamu ini." jelas mama dengan memperlihatkan wajah jijiknya yang melihat anak perempuannya yang nggak mandi.


"Biarin ah udah telat juga. Udah ya ma, wonyoung pergi dulu udah telat nih. Dah mama." ucapku sambil berlari keluar rumah.


"Dasar. Mirip siapa coba dia." gerutu mama sendiri.


☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆


Sampainya disekolah.


"Untung aja belum tutup gerbang." ucapku dalam hati.


Baru beberapa langkah aku mendekati gerbang, tiba-tiba gerbang bergerak yang artinya akan ditutup.


"Eh! Tunggu dulu pakk!!" teriak ku sambil berlari.


"Kamu! Kamu terus saja terlambat. cepat masuk saya mau tutup gerbang nya." ucap pak satpam.


"Eh.. iya pak maaf. Terima kasih ya pak." ucapku langsung berlari ke kelas.

__ADS_1


Akhirnya sampai juga. Untungnya pak Lee belum masuk. Aku memasuki kelas dan menghampiri teman sebangku aku yang sibuk bergosip ria dengan teman gosipnya.


"Eh wonyoung udah datang nih. tumben agak cepat." katanya yang mengejekku.


"Nggak usah ngejek napa. Oh ya, pak Lee mana? Tumben belum masuk?" tanya ku sambil duduk di bangku ku.


"Oh.. Bapak itu katanya udah pensiun. Dan hari ini bakal ada guru yang gantiin bapak itu. mungkin bapak itu masih diruang guru." jelas hara. Ya nama nya Lee hara. Sungguh cantik, tapi namanya doang.


"Hmm... Tapi tau dari mana kamu kalau yang ganti cowok?" tanyaku yang penasaran.


"Tau dong... Aku tadi pagi juga udah liat orangnya. Astaga wonyoung. Sumpah ganteng banget orangnya." kata hara dengan ekspresi sedang mengagumi orang itu.


"Emang seberapa ganteng sih? udah tua juga." ketusku sambil membuka buku.


"Kamu ini ya." kata hara yang mendekatkan wajahnya ke wajah ku "Nanti kamu nyesel lohh kalau bilang kayak gitu" ucapnya dan berlalu menghampiri temannya tadi.


Walau aku bisa dibilang malas. Malas semuanya. Tapi aku cukup rajin belajar. Dan aku juara satu di satu sekolah. Aku juga ada cita-cita. Ya. cita-cita ku adalah seorang penulis. Penulis yang terkenal. Tapi kata hara, wajah ku akan sia-sia kalau aku hanya menjadi penulis. Katanya aku cocok jadi artis atau model. Karena wajah dan postur tubuh ku yang luar biasa makanya hara sangat menyayangkan hal itu. Tapi aku tidak peduli. Yang jalani hidupkan aku, bukan hara.


Sekitar sepuluh menit kemudian ada dua orang yang memasuki kelasku. Yang satu pak wakil kepala sekolah. Yang satu lagi cowok muda yang tampan. Walau dibilang muda banget juga nggak. Aku tebak dia berumur 27 atau 28 gitu. Dan sampai didalam dia menatap keseluruh kelas dan berhenti pada satu titik. Dia menatapku. Dia menatapku lama sampai pak wakil kepala sekolah bicara.


"Ya anak-anak. Perkenalkan wali kelas baru kalian. Nama nya pak Kim yohan. Dia baru kali ini mengajar. Dan dia lulusan Universitas terbaik di Amerika. Dia juga.." ucapan pak wakil tepotong.


"Sudah pak. Mereka hanya ingin tau nama aja pak. Jangan berlebihan." ucapnya memotong ucapan pak wakil.


"Ohh baiklah. Sudah ya. Kalian kalau mau kenalan lebih tanya saja padanya. Kalau begitu saya pamit dulu. Jangan bandel-bandel." ucap bapak itu dengan menatap sekeliling kelas.


"Baik pak."ucap kami kompak sekelas.

__ADS_1


"Baiklah. Jangan bosan ya Kim." kata pak wakil menepuk pundak guru baru itu dan berlalu.


"Terima kasih ya pak." ucap bapak itu sambil membungkuk hormat. Setelah pak wakil keluar kelas guru baru itu melanjutkan ucapannya.


"Baiklah. Karena hari ini saya baru disini dan juga belum kenal kalian. Maka hari ini kita hanya perkenalan. Kalian boleh memanggil saya Pak Kim, Pak yohan. Kita mulai dari kamu." katanya menunjuk kearah ku. ya aku duduk di sudut paling belakang.


Mataku terbelalak melihat dia menuju ke arahku. Ah kenapa harus aku duluan. "Ah. Perkenalkan nama saya Jang wonyoung. Senang berkenalan dengan bapak" ucapku sambil membungkuk hormat. Dan aku kembali duduk.


"Selanjutnya." katanya. Dia melirikku dengan tatapan yang sulit ku artikan. Dia melanjutkan langkahnya sampai kami seluruh kelas memperkenalkan diri.


☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆


Waktu istirahat.


"Hara." panggilku menatap hara yang sedang mengunyah makanannya.


"Apa?" jawabnya yang tak mengalihkan pandangan dari makanannya.


"Pak yohan tadi kok dia ngeliatin aku segitunya sih? Aku jadi risih tadi. Kamu liat nggak ra?" tanya ku antusias.


"Masa sih? Aku tadi gk terlalu fokus karena dia mendekat gitu. Aku deg degan banget tau nggak sih." ocehnya dengan muka merahnya.


"Ihh di tanya malah mikirin kayak begituan. udah ah. hara mah nggak seru." kataku melanjutkan makan ku. Tiba2 ada seseorang menghampiri meja kami.


"Kamu Jang wonyoung kan?"tanyanya begitu sampai di hadapan kami.


☆☆☆☆☆☆☆

__ADS_1


Halooo ini cerita perdana author. mohon dukungannya ya...😁


__ADS_2