Cinta Satu Malam CEO Tampan

Cinta Satu Malam CEO Tampan
foto


__ADS_3

Cukup lama Ailin meringkuk seperti kucing tak berdaya didalam pelukan Leon, Leon tak sedikitpun memberi ruang, hanya sekedar untuk menghirup udara segar saja Ailin harus mengeliat susah payah.


"Aku belum menyiapkan Zico." ucap Ailin dengan nada parau dan lesu, sudah berulang kali ia membuat alasan tapi tak ada satupun yang di indahkan oleh pria bertubuh kekar itu.


Entah ada angin apa, setelah Ailin menyebut kata Zico, Leon segera melepaskan tubuhnya, bahkan sedikit mendorong Ailin sampai tubuh gadis itu jatuh dari atas ranjang.


"Argh, lembut sedikit!." pekik gadis itu sambil mengusap punggung yang sakit karna terjatuh dari kasur yang lumayan tinggi.


Dengan kesal dan bibir sedikit mengerucut, Ailin mencoba bangkit sambil masih mengusap-usap punggungnya. Namun sebelum gadis itu benar-benar bangkit, tak sengaja netranya menangkap sebuah bayangan benda.


Kotak merah muda yang disimpan dibawah ranjang membuat Ailin mengerutkan keningnya heran.


"Apa ini?." gumam gadis itu sambil meraih kotak merah jambu tersebut.


Leon yang mendengar gumaman istrinya juga nampak bangkit sambil memperhatikan apa yang sedang Ailin lakukan.


"Kau dapat hadiah itu dari siapa?." tanya Leon sambil tertawa sedikit mengejek.

__ADS_1


Bila di ingat-ingat, rasanya tak mungkin jika itu dari teman,kerabat, atau karyawan-nya. Karna Leon termasuk tipikal orang yang tak suka diberi hadiah, semua orang tau hal itu.


"Akupun tak tahu, rasanya lupa-lupa ingat." sahut Ailin sambil masih berpikir, mencoba mengingat orang yang memberikan hadiah itu padanya.


Ailin bergegas bangkit kemudian duduk disisi ranjang, tepat disamping Leon yang sedang duduk menyandar ke kepala ranjang.


"Owh iya, sekarang aku ingat, dihari sebelum Zico sakit, ada wanita cantik yang berdiri didepan pintu kamar kita, ya spontan aku samperin, terus dia nitipin ini buat istrinya pak Leon. Saat itu aku gak ngaku kalo aku ini istri kamu. Siapa yah nama orangnya, duh lupa." ucap Ailin sambil merutuki kebodohan-nya, bagaimana mungkin ia lupa bidadari cantik yang telah memberikan hadia itu padanya.


Leon mengangguk kan kepalanya. "Yasudah kalau begitu cepat buka." ucapnya sambil memperbaiki posisi duduknya, mencari posisi nyaman untuk melihat isi kado yang membuatnya penasaran setengah mati.


Perlahan jemari lentik Ailin dengan gemulai membuka kotak merah jambu tersebut, tak perlu bersusah payah, kotak itu bisa dibuka dengan mudah.


Ailin segera meraih foto itu, kemudian melihatnya lebih dekat. Hatinya sedikit ternyuh saat melihat foto ranjang Leon dengan wanita lain.


Namun gengsinya mengalahkan rasa cemburu yang ia rasakan. Ailin tertawa sambil mengasongkan foto yang ia pegang kepada Leon. "Hahaha, orang ini kira aku akan cemburu ketika melihat foto seperti ini?." ucap Ailin sambil sesekali menjatukan pukulan lembut keatas paha Leon.


Dalam foto itu nampak Leon dengan seorang wanita tidur dalam selimut yang sama, nampak keduanya tak mengenakan pakaian, tubuh polos mereka hanya ditutupi oleh selimut sebatas dada.

__ADS_1


Sebuah foto yang tentu akan membuat istri siapapun marah dan cemburu, namun Ailin mencoba tetap tenang, dia dan Leon menikah karna Zico, tak lebih.


Jadi tak ada alasan jika ia harus marah karna foto semacam itu.


"Nah wanita ini yang memberikan kado itu padaku." lanjut Ailin saat mengingat wajah si pemberi kado.


Leon yang masih terpaku hanya bisa diam sambil memperhatikan foto vulgar yang ada didepan-nya.


"Jemitha?." gumam Leon memastikan.


"Ya itu dia, namanya Jemitha." sahut Ailin meng iyakan.


Mengingat nama itu langsung membuat darah Leon mendidih, dengan kasar pria itu meremas foto yang sedang ia pegang kemudian membuangnya asal.


"Jangan pernah sebut nama wanita itu didepanku, dan satu hal lagi, jangan ungkit masalah foto itu, aku tak suka." ucap leon kemudian kembali berbaring dengan selimut menutupi tubuhnya sampai kepala.


Ailin yang merasakan kemarahan Leon segera memunguti foto yang tadi pria itu buang, lalu memasukan-nya kembali kedalam kotak lalu membawanya keluar dari dalam kamar.

__ADS_1


Entah apa yang terjadi antara Leon dan Jemitha, namun hal itu benar-benar membuat Ailin penasaran.


__ADS_2