
"Ya! Kamu memang benar, Elle. Aku bukan RENDRA, aku adalah NATHAN." Akhirnya Nathan berkata jujur kepada Elle. Seberapa pun ia berusaha untuk membohongi Elle, nyatanya gadis itu tetap saja tidak mempercayainya, dan pada akhirnya Nathan pun memilih untuk berterus terang, dan mengakui bahwa dirinya memang bukanlah Rendra.
Elle yang mendengar pengakuan Nathan pun terdiam, kristal bening itu kembali keluar dan membasahi wajah cantiknya, Elle tak mampu berkata apa-apa lagi, karena kini semuanya sudah terbongkar, harapannya sudah lenyap, ia merasa sakit, sakit yang teramat dalam.
"Kenapa? Kenapa kamu melakukan ini kepadaku? Apa yang sebenarnya terjadi sama Rendra?" Lirih Elle setelah beberapa menit terdiam dengan air mata yang terus saja keluar dari netra jernih miliknya.
Nathan menghembuskan nafasnya, ia menatap Elle dengan dalam, ntah mengapa hatinya merasa sakit ketika ia melihat Elle saat ini. Rasa bersalah itu mulai muncul menyelimuti dirinya saat ini. "Maafkan aku." Dua kata itu keluar dari mulut Nathan.
"Aku tidak butuh kata maafmu, Nathan! Aku hanya ingin tahu kebenaran dari semua ini." Elle terisak, air matanya jatuh semakin deras membasahi wajahnya.
__ADS_1
"Aku akan menjelaskan semuanya sama kamu, Elle. Tapi, aku mohon jangan menangis lagi." Ucap Nathan seraya mengulurkan tangannya berniat untuk menghapus air mata di wajah Elle. Namun, belum sempat tangannya menyentuh wajah cantik itu, Elle sudah menepisnya kasar.
"Jangan menyentuhku! Kamu bukan Rendra." Seru Elle terlihat sangat marah. "Jelaskan semuanya sekarang, aku ingin tahu apa alasanmu menggantikan kekasihku sebagai suamiku." Ucapnya lagi.
Nathan terlihat menarik nafasnya dalam, lalu mengeluarkannya perlahan. "Rendra koma karena kecelakaan, dan itulah alasanku menggantikan dia sebagai suamimu." Jelas Nathan membuat Elle terkejut.
"A,,, apa, Rendra koma? Ka,, kamu tidak sedang becanda kan, Nathan!" Seru Elle dengan nada suaranya yang bergetar.
"Kenapa kamu tidak jujur dari awal? Kenapa, Nathan, kenapa?" Lirih Elle yang saat ini merasakan sakit yang sungguh luar biasa.
__ADS_1
"Jika aku memberitahumu dari awal keadaan Rendra, kamu pasti akan meninggalkannya bukan? Kamu pasti memilih pergi daripada kamu harus mempertahankan laki-laki yang sedang koma itu. Kamu pasti.... " Ucapan Nathan tercekat di tenggorokan ketika tangan lembut Elle mendarat sempurna di pipi kanannya dan hal itu tentu saja membuat Nathan begitu terkejut.
"Apakah aku seburuk itu di matamu, Nathan!" Seru Elle seraya menatap tajam Nathan yang saat ini sedang memegang sebelah pipinya. "Kamu salah jika kamu berpikiran sempit seperti itu tentangku, Nathan. Karena apa? Karena aku sangat mencintai Rendra, apapun dan bagaimana pun keadaan dia, aku akan tetap mencintainya. Aku tidak akan pernah meninggalkan dia." Ucap Elle di iringi dengan isak tangisnya membuat Nathan terdiam.
Elle tidak menyangka jika kakak kembar dari laki-laki yang sangat di cintainya itu memiliki pikiran sempit tentang dirinya. "Katakan! Dimana Rendra di rawat sekarang, aku akan pergi menemuinya." Tanya Elle sembari menghapus air matanya.
"Aku akan membawamu ke rumah sakit di mana Rendra di rawat. Tapi, tidak sekarang." Ucap Nathan setelah lama terdiam.
"Sekarang! Kamu hanya perlu memberitahuku rumah sakitnya dimana, dan aku akan pergi kesana sendiri.Sahut Elle dengan nada suaranya yang masih bergetar.
__ADS_1
"Jangan keras kepala, Elle. Sekarang tenangkan dulu dirimu, besok kita pergi ke rumah sakit." Ucap Nathan dengan tegas. Setelah mengatakan hal itu Nathan pun langsung berlalu pergi meninggalkan Elle.
Bersambung.